Media Sosial Tiktok dan Dampaknya Terhadap Konsentrasi Akademik Remaja Awal
Meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan remaja menimbulkan kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap konsentrasi belajar. TikTok merupakan salah satu platform yang banyak digunakan oleh siswa karena menyediakan konten video singkat yang menarik dan mudah diakses. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan penggunaan media sosial Tiktok terhadap konsentrasi belajar remaja awal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan metode cross-sectional. Populasi penelitian N =193 siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kotagajah dengan sampel N = 138 siswa yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala Social Media Engagement Scale for Adolescents (SMES-A) sebanyak 11 item dan skala konsentrasi belajar sebanyak 28 item. Analisis data menggunakan korelasi product moment dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi sebesar -0,030 dengan nilai signifikansi 0,725 (p > 0,05) sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas penggunaan TikTok dengan konsentrasi belajar siswa. Hasil regresi juga menunjukkan bahwa penggunaan media sosial hanya memberikan kontribusi sebesar 0,1% terhadap variasi konsentrasi belajar. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media sosial bukan merupakan faktor utama yang memengaruhi konsentrasi belajar siswa, karena konsentrasi belajar juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti motivasi belajar, minat terhadap pelajaran, serta lingkungan belajar