Integrasi Seni Rebana Sebagai Warisan Budaya Islam Dalam Pembentukan Karakter Siswa di SMP Ma'arif 9 Seputih Banyak
Seni rebana merupakan salah satu warisan budaya Islam yang memiliki nilai edukatif dan moral bagi peserta didik. Seni ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana dakwah yang efektif dalam menyampaikan nilai-nilai moral dan keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran seni rebana dalam pembentukan karakter siswa di SMP Ma'arif 9 Seputih Banyak. Identifikasi masalah dalam jurnal ini yaitu; (1) kurangnya integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran, (2) kurangnya pemanfaatan seni rebana sebagai media pendidikan karakter, (3) kurangnya perhatian terhadap kesenian tradisional islam, (4) perlunya kajian lebih lanjut tentang integrasi seni rebana dalam pendidikan karakter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan guru pembina seni rebana, serta dokumentasi kegiatan ekstrakurikuler. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi pola-pola karakter yang berkembang melalui kegiatan ekstrakurikuler seni rebana. Proses integrasi dilakukan melalui tiga tahap utama yaitu; pembiasaan, internalisasi nilai, aplikasi nilai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi seni rebana dalam kegiatan ekstrakurikuler dan pembelajaran mampu menanamkan nilai-nilai religius, disiplin, kerja sama, dan tanggung jawab pada siswa. Dengan demikian, seni rebana bukan hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai media efektif dalam pembentukan karakter siswa. seni rebana dapat dijadikan sebagai sarana edukatif yang efektif dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, berbudaya, dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. Selain itu, Dengan integrasi yang tepat, seni rebana dapat menjadi instrumen yang tidak hanya melestarikan warisan budaya Islam tetapi juga memperkuat karakter siswa dalam kehidupan sehari-hari.