INTERNALISASI NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA MELALUI DAKWAH KULTURAL GUS DUR DI GERAKAN PEMUDA ANSHOR DESA TOTO KATON KECAMATAN PUNGGUR LAMPUNG TENGAH
Penelitian ini mengkaji internalisasi nilai-nilai moderasi beragama melalui dakwah kultural Gus Dur di Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Desa Toto Katon, Kecamatan Punggur, Lampung Tengah. Fenomena radikalisme dan intoleransi menjadi ancaman serius bagi bangsa yang majemuk, sehingga moderasi beragama menjadi suatu keharusan yang harus dijunjung tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Penelitian ini membahas tiga rumusan masalah utama, yaitu: (1) bagaimana dakwah kultural Gus Dur dipahami dan dipraktikkan oleh anggota GP Ansor; (2) bagaimana proses internalisasi nilai- nilai moderasi beragama berlangsung dalam komunitas; dan (3) faktor-faktor apa saja yang mendukung atau menghambat proses tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GP Ansor telah berhasil menginternalisasikan nilai-nilai moderasi beragama melalui pendidikan kader yang terstruktur, partisipasi dalam tradisi budaya lokal, serta keteladanan dalam perilaku sehari-hari. Implementasi dakwah kultural Gus Dur melalui tradisi lokal, keteladanan personal, dan pendekatan humor yang komunikatif terbukti efektif serta selaras dengan praktik budaya masyarakat setempat. Proses internalisasi berlangsung melalui tiga tahapan, yaitu pengetahuan moral (moral knowing), perasaan moral (moral feeling), dan tindakan moral (moral action). Faktor pendukung meliputi dukungan tokoh Nahdlatul Ulama, program kaderisasi yang terstruktur, kuatnya tradisi keagamaan lokal, serta koordinasi dengan GP Ansor tingkat yang lebih tinggi. Adapun faktor penghambat meliputi pengaruh radikalisme di media sosial, keterbatasan pemahaman sebagian anggota, serta keterbatasan sumber daya. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan dakwah Gus Dur tetap relevan dan efektif dalam membentuk karakter moderat di kalangan pemuda akar rumput.