FRENI MEGA HIDAYAH
2026 · Book · Open Access
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya partisipasi keagamaan remaja Islam di Desa Hargomulyo pada era media sosial. Pergeseran pola interaksi dari kegiatan keagamaan tatap muka ke aktivitas digital menyebabkan keterlibatan remaja dalam majelis ta’lim semakin berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Majelis Ta’lim dalam meningkatkan partisipasi keagamaan remaja Islam di Desa Hargomulyo di era media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara terstruktur dengan ketua majelis ta’lim dan remaja, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Ta’lim memiliki peran sebagai fasilitator pembinaan keagamaan, penguat nilai spiritual, serta agen dakwah yang perlu beradaptasi dengan media sosial agar lebih relevan dengan dunia remaja. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya inovasi metode dakwah berbasis digital untuk meningkatkan partisipasi keagamaan remaja secara berkelanjutan.
MUHAMMAD KHOIRUN NIZAR
2026 · Book · Open Access
Abstrak Penelitian berjudul “Interpretasi Ayat-Ayat Sains dalam Al-Qur’an (Studi Tematik Tafsir Klasik dan Tafsir Kontemporer Mengenai Bentuk Bumi)” ini dilatarbelakangi oleh pentingnya dialog antara wahyu dan ilmu pengetahuan modern, khususnya dalam memahami ayat-ayat kauniyyah yang menggambarkan fenomena alam semesta. Isyarat ilmiah tentang bentuk bumi dalam Al-Qur’an menjadi kajian menarik karena mencerminkan keterpaduan antara teks suci dan pengetahuan empiris manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan bentuk bumi dalam perspektif tafsir klasik dan kontemporer, dengan fokus pada pemikiran Imam Fakhruddin ar-Razi dalam Mafātīḥ al-Ghayb dan Tantawi Jauhari dalam Al-Jawāhir fī Tafsīr al-Qur’ān al-Karīm. Metode yang digunakan ialah tafsir tematik (maudhu‘i) melalui pengumpulan ayat-ayat relevan seperti Q.S. An-Nāzi‘āt [79]: 30, Al-Ghāshiyah [88]: 20, An-Naba’ [78]: 6, dan Adz-Dzāriyāt [51]: 48; analisis linguistik terhadap kata kunci seperti dahāhā, mihād, dan farashnāhā; serta kajian makna kontekstual berdasarkan penafsiran kedua mufasir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Imam ar-Razi menafsirkan ayat-ayat tersebut melalui pendekatan filosofis-kosmologis yang dipengaruhi paradigma geosentris abad pertengahan, namun tetap membuka kemungkinan bentuk bumi yang bulat. Sementara itu, Tantawi Jauhari, sebagai mufasir kontemporer, menggunakan pendekatan ilmiah-empiris yang selaras dengan temuan sains modern, menegaskan bumi sebagai bulat dan berotasi, serta menjadikannya bukti i‘jāz ‘ilmī Al-Qur’an. Perbedaan keduanya tidak menunjukkan kontradiksi, melainkan menggambarkan dinamika epistemologi tafsir yang terus berkembang sesuai kemajuan ilmu pengetahuan dan konteks zaman. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa Al-Qur’an bersifat transhistoris, terbuka terhadap perkembangan sains, dan mendorong integrasi antara wahyu dan akal dalam memahami fenomena alam ciptaan Allah.
ARNANTO
2026 · Book · Open Access
This study aims to investigate the effectiveness of digital-based learning strategies using Interactive Flat Panel (IFP) on students’ achievement in writing descriptive paragraphs. A quasi-experimental design was employed involving two groups: an experimental class and a control class, each consisting of 20 tenth-grade students at SMAN 2 Dente Teladas in the academic year 2025/2026. The experimental group was taught using IFP-based digital learning, while the control group received conventional instruction. Data was collected through pre-test and post-test and analyzed using an independent sample t-test. The findings reveal a significant improvement in students’ writing achievement. The mean score of the experimental class increased from 59.45 in the pre-test to 86.45 in the post-test, while the control class improved from 58.75 to 75.35. The t-test result shows that t-observed (2.77) is higher than t-table at both 5% (2.01) and 1% (2.68) significance levels, indicating a statistically significant difference between the two groups. In addition, the percentage of students achieving the minimum mastery criterion (KKM ≥ 71) in the experimental class increased from 25% to 100%, compared to 20% to 70% in the control class. These results suggest that the integration of multimedia, interactivity, and real-time feedback through IFP effectively enhances students’ engagement and writing performance. This study contributes to literature by demonstrating the effectiveness of IFP as an integrated instructional tool in improving descriptive writing skills. The findings imply that technology-enhanced learning should be promoted to support more interactive and student-centered classroom practices.
SAKDIYAH
2026 · Book · Open Access
Pengaruh Efektifitas Pembiayaan Murabahah Terhadap Produktivitas Usaha Mikro Anggota di BMT Assyafiiyah Berkah Nasional” Skripsi Universitas Ma’arif Lampung (UMALA), 2026 Pembiayaan murabahah merupakan suatu pembiayaan yang diberikan kepada anggota untuk membeli barang yang diperlukan dengan perjanjian. Efektifitas pembiayaan kepada Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Assyafiiyah yang dilakukan oleh nasabah bertujuan untuk menambah modal usaha yang dimilikinya dengan harapan kedepannya usaha yang dijalankan bisa berjalan dengan lancar. Efektivitas pada produktivitas usaha mikro anggota semakin berhasil rencana yang dilaksanakan semakin efektif terencana. Pembiayaan berfokus pada produktivitas usaha mikro anggota, karena menentukan kemampuan seseorang untuk menghasilkan barang atau produk untuk anggota. Efektivitas disini menunjukkan keberhasilan tercapai atau tidaknya sasaran yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh efektifitas pembiayaan murabahah terhadap produktivitas usaha mikro anggota di BMT Assyafiiyah Berkah Nasional. Manfaat penelitian Memperluas wawasan penulis dibidang perbankan Syariah, khususnya pada pengaruh efektifitas pembiayaan Murabahah terhadap produktivitas usaha mikro anggota. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif.. Populasi adalah jumlah keseluruhan dari unit analisis (subjek) yang ciri-cirinya akan diduga, Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Teknik pengumpulan datanya Angket dan dokumentasi. Analisis data dalam suatu proses pengolahan datanya dengan Analisis regresi sederhana digunakan untuk menguji pengaruh variabel independen dengan skala pengukuran interval. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel efektifitas pembiayaan murabahah yang diperoleh dari hasil penelitian adalah 1791 skor teoritik tertinggi variabel ini, karena jumlah responden 50 anggota, Sehingga, produktivitas usaha mikro anggota adalah 1791: 2000 = 0.8955 atau 89% termasuk kategori sangat baik. Pernyataan di atas dapat diketahui nilai thitung = 4.555 dengan nilai signifikansi 0,000 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti ada pengaruh yang signifikan efektifitas pembiayaan murabahah terhadap produktivitas usaha mikro anggota di BMT Assyafiiyah Berkah Nasional dengan kondisi bahwa Fhitung lebih besar dari Ftabel dan nilai Sig yang lebih kecil dari alfha (0,05), maka dapat disimpulkan bahwa menerima Ha yang berarti terdapat efektifitas pembiayaan murabahah terhadap produktivitas usaha mikro anggota.
M TEGAS ABDILLAH
2026 · Book · Open Access
KHOIRUL ANAM
2026 · Book · Open Access
Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola partisipasi sosial masyarakat dari bentuk aktivisme konvensional menuju aktivisme berbasis media sosial yang dikenal sebagai clicktivism, yang memunculkan perdebatan mengenai sejauh mana aktivitas ini berkontribusi terhadap perubahan sosial dan bagaimana kesesuaiannya dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena clicktivism dalam perspektif Al-Qur’an serta mengkaji relevansinya terhadap perubahan sosial berdasarkan ayat-ayat sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), menggunakan metode tafsir maudhu‘i melalui pengumpulan dan analisis ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan tema sosial, didukung oleh literatur tafsir klasik dan kontemporer serta kajian ilmiah terkait aktivisme digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa clicktivism memiliki keterkaitan dengan nilai-nilai Qur’ani seperti amar ma’ruf nahi munkar, ta‘āwun, keadilan, dan tanggung jawab sosial, serta dapat berfungsi sebagai sarana awal dalam membangun kesadaran dan partisipasi sosial di era digital, meskipun sering kali masih bersifat simbolik dan belum diikuti tindakan nyata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa clicktivism memiliki potensi sebagai media transformasi sosial yang konstruktif apabila diiringi dengan aksi konkret, sehingga integrasi antara partisipasi digital dan tindakan nyata menjadi kunci dalam mewujudkan perubahan sosial yang sesuai dengan nilai-nilai Al-Qur’an.
MISBAKHUL HUDA
2026 · Book · Open Access
Penelitian ini berangkat dari identifikasi masalah berupa krisis makna akibat modernisasi, digitalisasi, dan kecenderungan hidup materialistik yang berdampak pada melemahnya dimensi spiritual serta meningkatnya gangguan kesehatan mental. Kondisi ini menunjukkan keterbatasan pemahaman umat Islam terhadap konsep Kecintaan Terhadap Allah serta minimnya kajian tafsir yang mengkaji cinta Ilahi secara komprehensif dalam perspektif mufasir klasik, sehingga kajian ini menjadi urgen untuk mengaitkan warisan tafsir klasik dengan problem spiritual masyarakat modern dan konteks kehidupan kontemporer. Penelitian ini menjawab pertanyaan mengenai konsep Kecintaan Terhadap Allah dalam tafsir Fakhruddin al-Razi, metodologi penafsirannya, dan relevansinya di era modern. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan pendekatan tematik, menggunakan Mafātīḥ al-Ghayb sebagai sumber utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecintaan Terhadap Allah merupakan konstruksi integratif antara ma‘rifah, rasionalitas, dan spiritualitas yang bersifat teosentris serta berimplikasi etis-praktis. Lebih lanjut, kajian ini mengidentifikasi relevansi konsep tersebut di era modern: maḥabbah ilāllāh terbukti fungsional dalam mengatasi krisis makna, memperkuat kesehatan mental, membangun etika sosial, dan menjawab kekeringan spiritual yang ditimbulkan oleh dominasi materialisme dan rasionalisme, sehingga berkontribusi dalam memperkaya khazanah tafsir klasik sekaligus menawarkan solusi konseptual bagi kehidupan kontemporer.
MUHAMMAD ADNAN
2026 · Book · Open Access
DESTINA SAPITRI
2026 · Book · Open Access
Masih terdapat kesenjangan antara konsep ideal kepatuhan syariah dengan praktik di lapangan, khususnya terkait variasi pemahaman karyawan terhadap prinsip syariah serta belum optimalnya integritas kinerja yang ditunjukkan melalui ketidakkonsistenan dalam penerapan SOP dan rendahnya inisiatif pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integritas kinerja karyawan serta pengaruh kepatuhan syariah terhadap integritas kinerja karyawan di BMT Artha Buana Kota Metro. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan manajer, karyawan, dan bagian SDM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integritas kinerja karyawan telah terbentuk dan cenderung positif, namun belum optimal dalam aspek konsistensi, profesionalisme, dan internalisasi nilai syariah. Kepatuhan syariah terbukti berpengaruh signifikan terhadap integritas kinerja, baik sebagai aturan formal maupun sebagai sistem nilai yang membentuk perilaku kerja. Namun, efektivitasnya masih dipengaruhi oleh pemahaman karyawan, peran manajemen, sistem pengawasan, dan budaya organisasi.
Lutfi Khoiriah
2026 · Book · Open Access
Penelitian ini menganalisis tingkat kesehatan bank syariah dengan menggunakan rasio solvabilitas pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk selama periode 2020–2024, serta mengetahui dampak kesehatan bank terhadap operasional dan keberlangsungan perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan PT Bank Syariah Indonesia yang diperoleh melalui dokumentasi. Analisis dilakukan dengan menggunakan dua indikator rasio solvabilitas, yaitu Debt to Asset Ratio (DAR) dan Debt to Equity Ratio (DER). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai DAR selama periode penelitian berada pada kisaran 23%–30%, yang berarti berada di bawah standar 40% dan dikategorikan dalam kondisi sehat. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar aset bank dibiayai oleh modal sendiri. Namun, nilai DER berada pada kisaran 219%–320%, jauh di atas standar sehat (70%), sehingga dikategorikan sangat tidak sehat. Kondisi ini menunjukkan tingginya ketergantungan bank terhadap utang dibandingkan dengan modal sendiri. Dengan demikian, meskipun dari sisi aset bank tergolong sehat, struktur permodalan masih belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PT Bank Syariah Indonesia perlu meningkatkan ekuitas dan mengurangi ketergantungan terhadap utang guna menjaga stabilitas keuangan jangka panjang.
NANDA SAPUTRA
2026 · Book · Open Access
RAFIQA ANNISA MUCHTAR
2026 · Book · Open Access
Fenomena nikah daring (online) menjadi isu kontemporer yang menimbulkan perdebatan di kalangan ulama, terutama terkait keabsahannya menurut hukum Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan praktik nikah daring di Desa Batanghari Nuban dengan menggunakan perspektif empat madzhab, yaitu Mazhab Hanafi, Mazhab Maliki, Mazhab Syafi’i, dan Mazhab Hanbali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui wawancara dengan tokoh agama, aparat desa, dan masyarakat yang pernah atau mengetahui praktik nikah daring, serta dokumentasi dan studi literatur dari kitab-kitab fiqh klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik nikah daring di Desa Batanghari Nuban umumnya dilakukan melalui media komunikasi seperti video call dengan mempertimbangkan kondisi tertentu, seperti jarak dan keterbatasan mobilitas. Dalam perspektif empat madzhab, terdapat perbedaan pendapat terkait keabsahan akad nikah yang tidak dilakukan dalam satu majelis secara fisik. Mazhab Hanafi cenderung lebih fleksibel selama ijab dan kabul dapat dipastikan kesinambungannya, sedangkan Mazhab Maliki, Syafi’i, dan Hanbali pada umumnya mensyaratkan ittihad al-majlis (kesatuan majelis) secara lebih ketat, sehingga akad nikah daring dipandang tidak sah apabila tidak memenuhi syarat tersebut. Namun, sebagian ulama kontemporer memberikan kelonggaran dengan mempertimbangkan perkembangan teknologi dan prinsip kemaslahatan.
UMAR HARIS NAWAWI
2026 · Book · Open Access
Perceraian akibat perselingkuhan merupakan fenomena yang sering terjadi dalam praktik peradilan agama dan menimbulkan persoalan hukum yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hukum hakim Pengadilan Agama Bandar Lampung dalam memutus perkara perceraian yang disebabkan oleh perselingkuhan, meliputi dasar hukum, proses pembuktian, serta aspek yuridis, sosiologis, dan kemaslahatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode penelitian lapangan. Data diperoleh melalui wawancara dengan hakim, penggugat, dan tergugat, serta didukung oleh dokumentasi putusan dan studi kepustakaan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif dengan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim dalam memutus perkara perceraian akibat perselingkuhan tidak hanya berpegang pada ketentuan normatif seperti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 jo. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019, Kompilasi Hukum Islam, dan PERMA tentang mediasi, tetapi juga mempertimbangkan fakta persidangan secara menyeluruh. Perselingkuhan tidak selalu menjadi alasan langsung perceraian, melainkan dinilai dari dampaknya terhadap keharmonisan rumah tangga, seperti hilangnya kepercayaan dan terjadinya pertengkaran terus-menerus. Hakim juga mempertimbangkan aspek kemaslahatan, yaitu apabila rumah tangga sudah tidak dapat dipertahankan dan berpotensi menimbulkan kemudaratan, maka perceraian dipandang sebagai jalan terakhir yang paling adil.
SUMA JANTRI ZERI
2026 · Book · Open Access
Fenomena sengketa pertanahan yang melibatkan penguasaan dan pengalihan hak atas tanah tanpa dasar hukum yang sah masih kerap terjadi di masyarakat, khususnya dalam hubungan kekeluargaan seperti antara ahli waris dan anak angkat. Kondisi ini menimbulkan persoalan hukum terkait keabsahan pengalihan hak serta mekanisme penyelesaian sengketa yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan tindakan pengalihan hak atas tanah secara sepihak oleh anak angkat serta mengkaji upaya hukum yang dapat ditempuh dalam penyelesaian sengketa tersebut di Desa Tulung Pasik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan yuridis normatif dan sosiologis. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan ahli waris, pihak yang menguasai tanah, aparat desa, dan masyarakat setempat, sedangkan data sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan serta literatur hukum terkait. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan menghubungkan norma hukum dengan fakta empiris di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan tanah oleh anak angkat dalam kasus ini hanya didasarkan pada izin penggunaan yang diberikan melalui wasiat, bukan pemberian hak milik. Tindakan pengalihan atau klaim kepemilikan secara sepihak tidak memiliki kekuatan hukum yang sah karena tidak memenuhi syarat peralihan hak atas tanah, baik secara materiil maupun formil sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Dari aspek penyelesaian sengketa, upaya non-litigasi melalui mediasi adat dan kekeluargaan terbukti lebih efektif dalam mencapai kesepakatan, meskipun secara normatif jalur litigasi tetap tersedia untuk menjamin kepastian hukum.
SAPNA TRISNAYANTI
2026 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw serta menganalisis peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model tersebut.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV MI Ma’arif NU 5 Sekampung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes (pre-test dan post-test), observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan nilai rata-rata siswa antara pre-test dan post-test. Selain itu, model Jigsaw juga mampu meningkatkan keaktifan, kerja sama, serta motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw efektif digunakan dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada konsep rangka dan panca indera manusia. Model ini dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan di sekolah dasar.
MELDA SARI
2026 · Book · Open Access
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar sering masih menggunakan metode berpusat pada guru, sehingga keaktifan siswa rendah dan hasil belajar belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode pembelajaran Team Games Tournament (TGT) pada mata pelajaran IPA di kelas III SD Nahdlatul Ulama Metro serta mengevaluasi pengaruhnya terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen Pretest–Posttest Control Group, melibatkan 40 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (TGT) dan kontrol (metode konvensional). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode TGT melalui tahapan penyampaian materi, pembentukan kelompok belajar, diskusi, permainan akademik, dan turnamen antar kelompok membuat proses pembelajaran lebih aktif dan menyenangkan; siswa lebih berani bertanya, berdiskusi, serta mampu bekerja sama dalam kelompok. Nilai rata-rata hasil belajar meningkat signifikan dari 63 pada pretest menjadi 85 pada posttest, sehingga sebagian besar siswa mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Temuan ini menegaskan bahwa metode TGT efektif meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPA siswa di sekolah dasar
M BADRUL MUNIR
2026 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan akhlak siswa di SD NU Metro serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data meliputi observasi non-partisipan, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru PAI dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi akhlak siswa masih perlu ditingkatkan, terutama dalam hal disiplin ibadah dan kepatuhan terhadap aturan sekolah. Strategi yang diterapkan guru PAI meliputi strategi keteladanan, pembiasaan kegiatan keagamaan (shalat Dhuha dan Dhuhur berjamaah), pemberian nasihat, pemberian reward dan punishment, serta pengintegrasian nilai akhlak dalam pembelajaran. Faktor pendukung meliputi dukungan kepala sekolah dan orang tua serta visi sekolah yang berorientasi akhlak. Faktor penghambat meliputi latar belakang keluarga siswa yang beragam, pengaruh lingkungan pergaulan, dan kurangnya kesadaran siswa. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kerjasama antara sekolah, guru, dan orang tua dalam pembinaan akhlak siswa secara berkelanjutan. Kata Kunci: Strategi Guru, Pendidikan Agama Islam, Akhlak Siswa, SD NU Metro
ANISA KHOIRUN NIKMAH
2026 · Book · Open Access
pembelajaran kitab kuning di pondok pesantren tri bhakti attaqwa sunan muria putri masih mengahadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal kemampuan santri membaca teks Arab gundul dan memahami isi kitab secara mandiri. perbedaan kemampuan dasar antar santri juga menjadi kendalan dalam mencapai pemahaman yang optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode sorogan dalam meningkatkan pemahaman santri terhadap kitab kuning di pondok pesantren tri bakhti attaqwa dengan persepektif teori sosiokultural lev S. Vygotsky. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian meliputi ustadzah dan santri yang mengikuti kegiatan sorogan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode sorogan efektif dalam meningkatkan pemahaman santri, yang ditandai dengan peningkatan kemampuan membaca, menerjemahkan, dan memahami isi kitab secara bertahap. Proses pembelajaran mencerminkan konsep zone Of proximal development (ZPD) dan scaffolding, dimana santri berkembang melalui bimbingan bertahap dari ustadzah. selain itu, metode ini juga membentuk kemandirian, disiplin, dan tanggung jawab santri. dengan demikian, método sorogan tetap relevan sebagai pendekatan pembelajaran kitab kuning yang efektif dan sesuai dengan teori perkembangan modern.
BETI WULANDARI
2026 · Book · Open Access
This study aims to analyze the implementation of the Yanbu'a method to improve the tahsin Al-Qur'an of students at Pondok Pesantren Darul Ma'arif Sekampung. The Yanbu'a method is one of the structured learning approaches developed to facilitate the reading of the Qur'an according to tajwid rules. This study uses a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, in-depth interviews with teachers and students, and documentation of the learning process. Data analysis was carried out with interactive models including data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the implementation of the Yanbu'a method at Pondok Pesantren Darul Ma'arif Sekampung was carried out systematically through seven levels from basic to advanced. The effectiveness of this method is indicated by an increase in students' ability to read the Qur'an with correct makharijul huruf, proper application of tajwid rules, and improvement in reading fluency. Supporting factors include systematic curriculum, competent teachers, adequate facilities, and student motivation. While the inhibiting factors include the limited time allocation for learning and the variation in the initial ability of students. This study concludes that the Yanbu'a method can be an effective solution to improve the quality of tahsin Al-Qur'an students in Islamic boarding schools.
AMANATUN NAFI'AH
2026 · Book · Open Access
This study aims to analyze the teaching patterns of teachers in supporting the religious development of children with special needs (autism) in Fiqh learning for third-grade students at MIS Terpadu Nurul Qodiri. The background of this study is based on the important role of teachers in inclusive education, especially in guiding children with autism who have different characteristics and learning needs compared to regular students. This research employed a qualitative method with a phenomenological approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation.The results of the study indicate that the teaching patterns applied by teachers are adaptive and individualized, using personal approaches, visual media, direct practice, and repetition of material to enhance students’ understanding. In addition, teachers simplify the learning materials and provide intensive guidance according to the needs of children with autism. The religious development of students is reflected in three aspects: cognitive (understanding simple Fiqh materials), psychomotor (ability to perform worship practices such as ablution and prayer), and affective (religious attitudes developed through habituation and teacher modeling).In conclusion, the teaching patterns of teachers play a significant role in supporting the religious development of children with special needs. Appropriate, flexible, and student-centered teaching patterns can gradually improve the understanding and practice of religious values among students with autism.