COLLECTION
Koleksi Perpustakaan
Koleksi otomatis dari Perpustakaan
Publikasi
Upaya Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Ketahanan Diri Siswa SMP Menghadapi Pergaulan Bebas
Pergaulan bebas, atau yang sering disebut dengan pergaulan tanpa batas, telah merambah ke hampir semua sektor kehidupan, termasuk di sekolah. Remaja yang seharusnya menjadi penerus bangsa, malah terjebak dalam perilaku yang merusak moral mereka. Di sinilah pentingnya pendidikan agama Islam yang berfungsi sebagai benteng kuat dalam membangun ketahanan diri mereka. Pendidikan agama Islam bukan hanya tentang memahami ibadah, tetapi lebih dari itu, ia mengajarkan prinsip hidup yang kokoh, nilai-nilai moral yang kuat, dan kontrol diri yang tak tergoyahkan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan siswa, guru PAI, dan kepala sekolah, serta analisis dokumen. Dalam konteks ini, PAI sangat berpengaruh dalam membentuk ketahanan diri siswa.melalui program pembiasaan setiap pagi seperti salat dhuha,pembacaan rotibul hadad, pembacaan alqur’an membuat siswa mengalami peningkatan.
Implementasi pendidikan karakter berbasis pesantren dalam pembelajaran pendidikan agama Islam kelas VII di SMP Ma'arif 9 seputih banyak Lampung Tengah
This study aims to analyze the implementation of character education based on islamic boarding school in the learning of islamic religious education for class VII at SMP Ma’arif 9 Seputih Banyak Central Lampung. This study uses a qualitative approach using field research methods (filed Research) and literature studies to collect data from interviews, observations, and documentation. The results of the study indicate that SMP Ma’arif 9 Seputih Banyak Central Lampung has integrated character education into islamic religious education learning, integrated it into school program and built caommunication and cooperation between islamic boarding school and school. The implementation of character education based on islamic boarding in islamic learning islamic religious education forms a generation that is academically competent and responsible.
Akulturasi Budaya Jawa Dalam Tradisi Piton-Piton Perspektif Ajaran Islam Kampung Gaya Baru 1 Kecamatan Seputih Surabaya Lampung Tengah
efektifitas aplikasi digital my pprq pada administrasi keuangan ponpes roudlatul quran metro lampung
ABSTRAK Pondok Pesantren Roudlatul Qur'an menghadapi tantangan dalam pengelolaan administrasi keuangan yang masih manual, terutama terkait pembayaran SPP/Syahriah. Untuk mengatasi hal tersebut, dikembangkan aplikasi MY PPRQ yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam administrasi keuangan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk menganalisis efektivitas aplikasi MY PPRQ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ini efektif dalam mempermudah pembayaran, mengurangi tunggakan, dan meningkatkan pengawasan keuangan pesantren. Aplikasi MY PPRQ juga membantu wali santri memantau keuangan dan aktivitas santri secara real-time. Namun, beberapa kendala terkait sosialisasi dan pemahaman penggunaan aplikasi oleh wali santri masih ditemukan. Secara keseluruhan, aplikasi ini meningkatkan efisiensi administrasi keuangan dan disiplin santri. Penelitian menyarankan agar Pondok Pesantren memperkuat sosialisasi dan pelatihan penggunaan aplikasi untuk memaksimalkan hasil yang diinginkan.
Penerapan kelompok belajar terbimbing wali kelas 3B dalam peningkatan belajar di pondok modern darussalam gontor Putri kampus 8 tahun ajaran 2024 2025
Peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan aspek krusial dalam kemajuan suatu bangsa, salah satunya melalui motivasi belajar yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi, peranan wali kelas, dan mekanisme dalam penerapan kelompok belajar terbimbing oleh wali kelas dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 8. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan implementasi kelompok belajar dipegang penuh oleh wali kelas. Peranan wali kelas dalam kelompok belajar bukan hanya sedekar pengajar melainkan membangun hubungan yang harmonis dan saling percaya dengan siswa. Mekanisme kelompok belajar terbimbing di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 8 Tahun Ajaran 2024-2025 meliputi pembentukan dan penjadwalan kelompok, pendampingan dan pengawasan oleh wali kelas dan evaluasi dan penguatan motivasi
Peran pendidikan agama islam dalam meningkatkan literasi Al Qur'an siswa kelas X SMA Taruna Gajah Mada Metro
SMA Taruna Gajah Mada merupakan sekolah berbasis militer yang menekankan disiplin dan ketangguhan. Di tengah fokus utama pada pendidikan fisik, sekolah ini juga menerapkan pembiasaan membaca Al-Qur’an untuk membentuk karakter spiritual siswa. Literasi Al-Qur'an tidak hanya mencakup kemampuan membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilainya. Oleh karena itu, peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sangat penting dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru PAI dalam meningkatkan literasi Al-Qur'an di SMA Taruna Gajah Mada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru PAI, kepala sekolah, serta beberapa siswa kelas X, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sebagai fasilitator, motivator, dan teladan dalam pembelajaran Al-Qur'an. Strategi yang diterapkan meliputi pembelajaran berbasis praktik langsung, pembiasaan membaca Al-Qur’an sebelum dan di antara jam pelajaran, serta penguatan karakter berbasis nilai Islam. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan waktu dan kurangnya motivasi siswa, guru PAI mengatasinya melalui kolaborasi dengan pihak sekolah dan orang tua. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa peran aktif guru PAI dalam pembelajaran Al-Qur’an memiliki dampak positif terhadap literasi Al-Qur'an siswa, baik dalam aspek membaca, memahami, maupun mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Dengan strategi yang tepat dan dukungan dari seluruh elemen sekolah, literasi Al-Qur’an dapat terus ditingkatkan secara efektif.
Implementasi Kitab Akhlak Lil Banat Dalam Membentuk Adab dan Budi Pekerti Santri di Kelas 1 Isti'dadiyyah Madrasah Islamiyyah Darul Falah
Peran Media Sosial Dalam Pembentukan Karakter Sosial Pada Remaja Didesa Panaragan Jaya Indah
Social media with the power of its internet network influences social character and life, including teenagers. Social media is an internet-based platform that allows users to create, share and exchange information, ideas and content in various forms (text, images, videos, etc.) in real-time compared to conventional media such as radio, television, magazines and newspapers. Social media plays an important role in facilitating self-expression and social interaction, but it also has the potential for negative and positive influences and a lack of social character attitudes such as tolerance, respect, togetherness, mutual cooperation and empathy. This article aims to analyze the role of social media in forming social character in teenagers in Panaragan Jaya Indah village. The method used is a qualitative research method. The research sample was 6 teenagers and 2 parents. In this study, the researcher used several data collection tools, namely through observation, interviews and documentation. This researcher used a sampling technique in the form of snowball sampling to ensure data authenticity. The research results show that the role of social media in forming social character in teenagers in Panaragan Jaya Indah village is that researchers see the ethics of social media users as being keepers for filtering information, with the ethics of social media users it can be directed towards self-development, responsibility and meaning in life together. The development of social character in teenagers can be seen from how teenagers use social media according to their needs, especially the need to learn,build friendships and build positive networks with other people.
KONSELING KELOMPOK CBT TEKNIK COGNITIVE DEFUSION DALAM UPAYA MENINGKATKAN SELF CONFIDENCE SISWA
Abstract This research aims to examine the effect of Cognitive Behavior Therapy (CBT) group counseling using cognitive defusion techniques to increase students' self-confidence at Sunan Ampel Punggur Middle School. Adolescents' low self-confidence is a critical issue in education, considering that puberty is a sensitive period for forming self-concept. The decreasing self-confidence in junior high school students can be seen in withdrawn behavior, difficulty interacting socially, and the inability to express one's potential optimally. The research used a true-experimental design with a pretest-posttest control group design. From a population of 103 students, a sample of 14 students was selected through purposive sampling and divided into experimental and control groups. The experimental group received group counseling intervention for 6 meetings. The research instrument is a questionnaire with 19 items that have been tested for validity (rcount 0.499-0.612 > rtable 0.497) and reliability (Cronbach's Alpha X=0.850; Y=0.735). Data analysis used the Shapiro-Wilk normality test, Levene's Test of homogeneity, and paired sample t-test. Cognitive defusion techniques are focused on helping students not become over-identified with negative thoughts, allowing them to take a more objective perspective on internal experiences. The results showed a significant difference in the experimental group (t=16.644; p=0.0000.05) with an increase in scores from 52.29 to 86.71, while the control group did not show a significant change (t=0.669; p=0.528>0.05). In conclusion, CBT group counseling with cognitive defusion techniques effectively increases junior high school students' self-confidence through mechanisms for separating themselves from negative thoughts, developing adaptive thinking patterns, and strengthening personal competence.
Bimbingan Kelompok dengan Teknik Mind-Mapping Untuk Meningkatkan Pemahaman Minat dan Bakat Guna Menentukan Keputusan Karir Siswa
Interests and talents are important aspects that determine the increase in student competence, including ability in career decisions. This research aims to analyze the effect of group guidance using mind mapping techniques to increase students' understanding of interests and talents to determine career decisions for class X students at SMK Negeri 3 Metro. This research uses a quantitative approach, real/pure experimental design (true-experimental design), by type of research pretest-posttest control group design. This research instrument uses a scale of interests, talents, and career decisions. Data were collected using a questionnaire tested for validity and reliability and analyzed using SPSS with normality, homogeneity, and t-test pair. The validity test results showed that all 19 questionnaire items are declared valid with an r valuecount ranging from 0.363 to 0.694, which is greater than rtable 0.349. Meanwhile, for reliability, it is said to be reliable because of the score Cronbach’s Alpha 0.874 > 0.60. The research results showed a significant difference in students' understanding of interests and talents before and after being given group guidance using techniques of mind mapping (p 0.05). The experimental group experienced an increase in the average score from 69.90 to 80.20, with a t-value of 6.386 and a p-value of 0.000, indicating a significant effect. As for the significant differences between pretest and posttest in the experimental group with values themselves = 0.000 0.05. This proves that group guidance with mind-mapping techniques effectively increases understanding of students' interests and talents.
Implementasi nilai-nilai aswaja dalam kehidupan: studi kasus di desa Trimulyo
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana prinsip-prinsip Aswaja memengaruhi kehidupan masyarakat di Desa Trimulyo. Sebagian besar penduduk desa ini menganut agama Islam dan telah lama menjadikan ajaran Aswaja sebagai pedoman dalam kehidupan sosial dan spiritual mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan serta studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip Aswaja berperan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Desa Trimulyo. Dalam bidang sosial, masyarakat menerapkan prinsip gotong royong, kebersamaan, dan toleransi antar agama dan suku. Dalam hal keagamaan masyarakat secara rutin melaksanakan ibadah sholat berjamaah, dan aktif dalam kegiatan majelis taklim, seperti yasinan, sholawatan, yang memperdalam pemahaman agama secara moderat. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami bagaimana ajaran islam yang moderat dapat diterapkan dalam konteks masyarakat desa untuk menciptakan kedamaian sosial.
PERAN GURU AKIDAH AKHLAK DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA YANG MANDIRI DAN KREATIF KELAS VII DI MTS ASA'ADAH GUNUNG SUGIH
peran guru pendidikan agama islam dalam membentuk karakter siswa pad era digital di kelas VIII SMP Islam Plus Sabilunnajah
Pengaruh Pola Asuh Otoriter (Authoritarian Parenting) Terhadap Kesejahteraan Psikologi (Psychological Well Being) Siswa di SMA Taruna Gajah Mada Metro
Article Information: Received Revised Accepted Published Keywords: Authoritarian; Psychological Well-Being; Student. Abstract Authoritarian parenting is an important focus in child developmental psychology considering that authoritarian parenting has a very significant impact on psychological well-being. The main characteristic of authoritarian parenting is extreme control over children's needs so that it can hinder children's emotional, social, and independent development). This study aims to analyze the influence of authoritarian parenting on the psychological well-being of students at SMA Taruna Gajah Mada Metro. This study uses a quantitative method with a simple linear regression analysis on 155 students selected through simple random sampling. Data collection was carried out using two scales, namely the PAQ scale with validity (ps.001) = 0.94 and reliability (α = 0.77-0.92) and the PWB scale with validity (V=0.6-0.95) and reality (α=0.543-0.828). The results of the analysis showed that two classical assumption tests, namely the normality and linearity tests, were met, with a significance value of >0.05. The results of the simple linear regression test also show that authoritarian parenting has a significant influence on the psychological well-being of students. This can be seen from the significance value of less than 0.05, which is 0.000. The simple linear regression equation obtained is Y = 38.284 + 0.166X with the result of the R Square value of 0.13. So it can be concluded that authoritarian parenting has a significant influence, which is 13% on the psychological well-being of students at SMA Taruna Gajah Mada Metro.
Efektivitas Konseling Solution Focus Brief Counseling (SFBC) bagi Kesejahteraan Remaja dalam Toxic Relationship
Kesejahteraan psikologis remaja rentan terganggu akibat toxic relationship yang dapat menyebabkan stres, kecemasan, dan isolasi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis remaja yang terjebak dalam toxic relationship dengan mengevaluasi pendekatan SFBC sebagai metodenya. Dengan desain kuasi-eksperimen, penelitian ini melibatkan 24 responden yang dipilih secara purposive sampling. Pengukuran dilakukan menggunakan skala Toxic Relationship yang valid dengan skor 0.40 hingga 0.79 dan reliabel dengan skor 0.934 sebagai alat pengumpulan sampel dan Psychological Well-Being yang valid dengan skor 0.6 hingga 0.95 dan reliabel dengan skor 0.543 dan 0.828 dengan menggunakan desain pretest-postest. Dalam uji asumsi dasar pada hasil pretest dan postest seluruh data berdistribusi normal dan homogen dengan signifikansi 0.05, sehingga uji T dapat digunakan untuk analisis perbedaan skor. Hasil uji T menunjukkan bahwa konseling SFBC secara signifikan meningkatkan kesejahteraan psikologis remaja dalam kelompok eksperimen, dengan skor meningkat dari 44,00 menjadi 100,67. Peningkatan ini lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, yang hanya mengalami peningkatan dari 44,25 menjadi 59,25. Dengan demikian, konseling SFBC terbukti efektif dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis remaja yang terjebak dalam hubungan toxic. Kesimpulan pada penelitian ini menegaskan bahwa SFBC dapat menjadi pendekatan yang efisien dan praktis karna pendekatan ini berfokus pada solusi yang dapat diterapkan dengan cepat, yang sesuai dengan karakteristik remaja yang lebih menyukai metode konseling yang langsung memberikan hasil.
Implementasi Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Siswa SMP Makarti Mandiri Sungai Nibung
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemajuan pendidikan Islam dalam membina kepribadian siswa Nibung di SMP Makarti Mandiri. Terkait dengan reset ini, merupakan reset kualitatif yang didasarkan pada pendapat kepala sekolah, guru PAI, dan siswa kelas VIII SMP Makarti Mandiri Nibung. Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan pola induktif piker merupakan metode analisis data dalam penelitian ini. Pendidikan semi-formal tidak berhasil dalam memberikan pengetahuan dan keterampilan. Pembelajaran harus mampu menghasilkan peserta bimbingan antpanitia yang lebih memiliki karakter positif dan wawasan. Apabila pendidikan sampai pada titik transformasi kognitif yang tidak mereka pahami, maka akan berlangsung kehidupan sehari-hari sebagai peserta antpanitia bimbingan yang pintar tanpa dibarengi dengan kebiasaan-kebiasaan yang positif. Akan tetapi dalam dunia pendidikan sering disebut sebagai pendidikan yang berlandaskan pada asas biarlah peserta didik antpanitia membimbing pandai dalam wawasan dan jua pandai dalam tabiat dan watak. Oleh karena itu, bimbingan antpanitia sangat efektif dalam mempromosikan pendidikan kepribadian dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hasil pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pendidikan Islam dapat membantu siswa SMP Makarti Mandiri dalam mengembangkan kepribadiannya melalui beberapa cara. Yang termasuk di dalamnya adalah: sistem Ketelasertaan (al-Uswah al-Hasanah), sistem habituasi (Ta'widiyyah), sistem Mau'izhah dengan Nasehat, sistem Qashash (cerita), Amtsal (ibarat), Tsawab (Hadiah), dan 'Iqab (vonis). Keywords: Implementasi Pendidikan Agama Islam, Karakter
PERAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER ROHIS ( KEROHANIAN ISLAM) DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS SISWA DI SMA NEGERI 1 SEKAMPUNG
Penurunan kualitas karakter religius pada siswa, seperti rendahnya kedisiplinan, kurangnya empati, dan perilaku menyimpang, menjadi tantangan dalam dunia pendidikan. Di SMAN 1 Sekampung, ekstrakurikuler ROHIS (Kerohanian Islam) dirancang sebagai solusi untuk menanamkan nilai-nilai agama dan membentuk karakter religius siswa. Berbagai kegiatan seperti keputrian, baca tulis Al-Qur'an, dan dakwah melalui da’i, qira’, serta hadroh, menjadi media efektif dalam pembentukan akhlak mulia, meningkatkan kedisiplinan, serta menanamkan rasa hormat dan toleransi antar siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran kegiatan ekstrakurikuler ROHIS dalam membentuk karakter religious siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pembimbing ROHIS, siswa, dan guru Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Sekampung. Proses analisis dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Fokus penelitian adalah Peran kegiatan ekstrakurikuler ROHIS dalam menanamkan tujuh indikator karakter religius, yaitu empati, hati nurani, kontrol diri, rasa hormat, kebaikan hati, toleransi, dan keadilan. Hasil penelitian mengungkap bahwa kegiatan ekstrakurikuler ROHIS memiliki peran penting dalam membentuk karakter religius siswa. Siswa yang aktif dalam kegiatan ini menunjukkan perubahan positif, seperti meningkatnya kedisiplinan, kesadaran spiritual, serta sikap yang lebih menghormati guru dan sesama. Beberapa kendala, seperti keterlambatan dan benturan jadwal, dapat diatasi melalui pendekatan personal dan bimbingan yang sabar dari pembina. Program ini tidak hanya menguatkan nilai-nilai religius siswa, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih harmonis dan bernuansa Islami.
Implementasi pendidikan karakter berbasis nilai - nilai Akhlak dalam meningkatkan kualitas diri siswa di MTS Ma'arif 7 Purbolimggo
ABSTRACT Penelitian ini didasarkan pada studi kasus terkait keprihatinan peneliti terhadap penurunan kualitas karakter bangsa, yang tampak pada rendahnya prestasi belajar siswa, kurang baiknya akhlak siswa, minimnya rasa percaya diri dan kemandirian, serta masih adanya siswa yang melanggar peraturan sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di MTs Ma’arif 7 Purbolinggo. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: Pertama, perencanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru Aqidah Akhlak dalam upaya membentuk karakter peserta didik disusun dengan melibatkan media pembelajaran. Perencanaan ini mencakup penyusunan penggunaan media serta metode belajar yang selaras dengan tujuan pembelajaran. Kedua, penerapan pembelajaran Aqidah Akhlak dalam membentuk karakter siswa telah berpedoman pada aturan serta tata tertib yang telah dirancang dan diterapkan dalam setiap proses pembelajaran di lembaga pendidikan. Ketiga, evaluasi pembelajaran dilakukan melalui tugas yang diberikan oleh guru, ulangan harian, nilai Ujian Tengah Semester (UTS), serta nilai Ujian Akhir Semester (UAS) siswa. Pelaksanaan pembelajaran Aqidah Akhlak yang diterapkan oleh para guru dari setiap lokasi penelitian memberikan hasil yang signifikan. Adapun bentuk kualitas diri yang berkembang di MTs Ma’arif 7 Purbolinggo meliputi akhlak mulia, kemandirian, kedisiplinan, dan kepercayaan diri. Namun, dari keempat aspek kualitas diri ini, hanya sebagian siswa yang menunjukkan perkembangan yang baik, sementara sebagian lainnya hanya memiliki beberapa aspek kualitas diri tersebut. Keywords: Pendidikan Karak
Penerapan Metode An-Nahdliyah Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur'an di SMP Islam YPI 1 Seputih Mataram
Penelitian ini mengkaji penerapan metode An-Nahdliyah dalam meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur'an di SMP Islam YPI 1 Seputih Mataram. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana metode ini membantu siswa dalam memahami Al-Qur'an serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi teknik pengajaran An-Nahdliyah yang dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa serta menganalisis dukungan dan tantangan yang dihadapi dalam penerapannya. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini melibatkan wawancara, dokumentasi, dan observasi partisipatif. Data dianalisis melalui reduksi, klasifikasi, dan formulasi hipotesis untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode An-Nahdliyah dalam meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur'an di sekolah belum sepenuhnya terealisasi, sehingga tujuan utamanya belum tercapai. Terdapat beberapa faktor yang menghambat siswa SMP dalam menggunakan metode An-Nahdliyah untuk mencapai tujuan mereka. Keberhasilan metode An-Nahdliyah dalam meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur'an sangat bergantung pada keterlibatan aktif orang tua dan dukungan lingkungan sekitar. Namun, kurangnya pengetahuan, lingkungan yang kurang kondusif, serta keterbatasan fasilitas pendukung menjadi hambatan dalam penerapan metode ini.