Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

2.019 item publik

Publikasi

Halaman 36 dari 101

Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Kedisiplinan SIswa Di SDN 01 Bumi Sari

INTAN WAHYU WIDIYAWATI
2025 · Book · Open Access

Kedisiplinan siswa merupakan salah satu aspek penting dalam dunia pendidikan yang berkontribusi terhadap keberhasilan akademik dan pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk kedisiplinan siswa di SDN 01 Bumi Sari. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran yang signifikan dalam membentuk kedisiplinan siswa melalui keteladanan, pembiasaan, serta penerapan aturan yang konsisten. Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan pembentukan kedisiplinan siswa meliputi peran aktif guru dalam memberikan motivasi, kerja sama dengan orang tua, serta penerapan metode pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai disiplin. Namun, terdapat pula tantangan yang dihadapi, seperti kurangnya kesadaran siswa terhadap pentingnya disiplin dan minimnya keterlibatan orang tua dalam pengawasan perilaku anak di rumah.Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi guru, orang tua, dan pihak sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan siswa melalui peran guru PAI yang lebih optimal.

Tradisi membayar uang dan kerbau saat begawi cakak pupadun perspektif sosiologis hukum Islam (studi kasus Masyarakat adat Lampung pupadun didesa bumi aji anak tuha Lampung tengah)

DEBIE SETYA NEGARA
2025 · Book · Open Access

Tradisi merupakan aktivitas turun-temurun dari masa lampau yang dilakukan secara berkelanjutan tanpa perubahan signifikan. Di Lampung, salah satu tradisi yang masih dilestarikan adalah begawi cakak pupadun. Tradisi ini melibatkan penggunaan pakaian adat saat pernikahan atau cangget, serta pembayaran berupa uang dan kerbau. Tradisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuaiannya dengan hukum Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tradisi begawi cakak pupadun pada masyarakat adat Lampung Pupadun Desa Bumi Aji, Anak Tuha, Lampung Tengah. Dalam persfektif sosiologis hukum islam, Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data primer diproleh melalui interaksi langsung melalui tokoh adat, masyarakat, dan tokoh agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan utama tradisi ini adalah untuk memperoleh gelar suttan, yang menentukan status sosial dalam adat. Namun, secara sosiologis hukum Islam, tradisi ini dianggap berlebihan karena membutuhkan biaya besar. Meskipun demikian, tradisi ini tetap diperbolehkan selama tidak mengubah keyakinan terhadap keimanan Allah. Kesimpulannya, tradisi begawi cakak pupadun dapat diterima dalam sosiologis hukum Islam selama tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam.

INTERPRETASI FUTURISTIK WASIAT WAJIBAH UNTUK ANAK ANGKAT PERSPEKTIF KOMPILASI HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Desa Bumi Sari Kecamatan Natar Lampung Selatan)

ALLE FIRMANSYAH
2025 · Book · Open Access

Islam tidak melarang pengikutnya untuk mengumpulkan harta benda, karena orang-orang akan terus berusaha mencari kebutuhan hidup untuk memenuhi kebutuhan esensial, opsional, dan tersier mereka. Meski demikian, Islam menawarkan batasan-batasan yang menjadi patokan dan standar bagi umatnya agar tidak israf, fokus pada pedoman harta yang halal dan haram, baik substansinya maupun cara memperolehnya. Sejujurnya, sumber daya halal dan haram memiliki dampak dan konsekuensi intelektual yang sangat besar bagi pemiliknya. Dengan kekayaan, seseorang dapat menjunjung tinggi dirinya, keluarganya, dan agamanya.

Analisa Mitigasi Risiko Pembiayaan Mudharobah Studi BMT As-Syafi'iyah Berkah Nasional Kotagajah Perspektif Veithzal Rivai Tahun 2024

M SYAIFUL ANWAR
2025 · Book · Open Access

Mitigasi risiko dalam pembiayaan mudharabah merupakan langkah krusial bagi BMT guna menjaga stabilitas keuangan dan mengurangi risiko gagal bayar. Risiko seperti moral hazard, asimetri informasi, dan rendahnya pemahaman anggota terhadap akad mudharabah dapat menghambat aktivitas pembiayaan. Oleh karena itu, BMT Assyafi’iyah perlu memperketat proses seleksi calon penerima pembiayaan dengan menilai kelayakan usaha dan rekam jejak keuangan mereka, seperti melakukan pengawasan rutin, memberikan pendampingan bisnis, mengedukasi anggota mengenai akad mudharabah, hak, dan kewajiban guna meminimalisir risiko gagal bayar. BMT Assyafi’iyah Berkah Nasional Kotagajah sebagai lembaga keuangan berbasis koperasi memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola pembiayaan mudharabah agar tetap sesuai dengan prinsip islam. Sebagai lembaga yang dimiliki anggota, efektivitas mitigasi risiko tidak hanya memengaruhi keberlangsungan operasional BMT tetapi kesejahteraan anggotanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi mitigasi risiko dalam pembiayaan mudharabah di BMT Assyafi’iyah Berkah Nasional serta menilai kesesuaiannya dengan prinsip mitigasi risiko menurut Veithzal RivBmt Assyafi’iyaai. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, serta analisis dokumen internal untuk memperoleh pemahaman yang mendalam dan konseptual. Penelitian ini berupaya menjawab dua pertanyaan utama, bagaimana penerapan mitigasi risiko dalam pembiyaan mudharabah di BMT Assyafiiyah Berkah Nasional, bagaimana kesesuaian strategi mitigasi risiko yang diterapkan dengan prinsip mitigasi risiko menurut Veithzal Rivai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BMT Assyafi’iyah telah menerapkan strategi mitigasi seperti seleksi ketat dan pendampingan usaha, tetapi kesesuaiannya masih terkendala oleh keterbatasan SDM, minimnya teknologi pengawasan, serta kurangnya pemahaman anggota terhadap akad mudharabah. Untuk mengatasi hal ini, penelitian merekomendasikan peningkatan kapasitas SDM, penguatan sistem pengawasan berbasis teknologi, serta edukasi intensif bagi anggota. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi BMT lain dalam meningkatkan efektivitas mitigasi risiko guna menciptakan pembiayaan syariah yang lebih berkelanjutan.

Pengendalian internal guna mencegah fraud pada KSPPS BMT As syafi'iyah BN kantor cabang metro

Fahrudin Hasan
2025 · Book · Open Access

sistem pengendalian internal yang dilaksankan, dengan memperhatikan komponen kompenen pengendalian internal seperti lingkungan pengendalian, evaluasi resiko, komunikasi dan informasi, pengawasan dan aktivitas pengendalian, akan mampu menciptakan sebuah sistem pengendalian yang solid. Sebagai satu tim yang independen Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) menjadi sebuah tim yang mengambil posisi sebagai komponen pelaksana aktivitas pengendalian dimana dalam tugas dan tanggung jawabnya akan melaksnakan proses audit secara menyeluruh di semua bagian operasional kegiatan mulai dari bidang simpanan, pembiayaan, serta arsip dan transaksi, dimana adanya audit tersebut untuk memastikan seluruh kebijakan dan aturan yang dibuat di laksanakan dan mampu mendetekasi potensi terjadinya fraud, dimana dampak dari fraud akan mempengaruhi keberlangsungan kegiatan operasional lembaga serta mengakibatkan kerugian, baik kerugaian finansial juga penilaian kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pengendalian internal dalam KSPPS BMT Assyafi'iyah dilaksnakan dan perannya dalam mendeteksi adanya potensi fraud, dimana Fraud dapat terjadi karena lemahnya pengendalian internal, yang seharusnya melindungi aset lembaga dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan. Fokus penelitian adalah pada dijalankannya sistem pengendalian internal, termasuk analisis risiko, pelaporan keuangan, dan aktivitas pengendalian. Dengan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Studi ini memberikan rekomendasi untuk pengembangan pengendalian internal guna mencegah fraud dan meningkatkan efektivitas operasional dan kepercayaan terhadap lembaga keuangan syariah.

Pengaruh Media Sosial terhadap keharmonisan Rumah Tangga di Desa Toto Mulyo Kecamatan Way Bungur Kabupaten Lampung Timur

PURWOJATMIKO
2025 · Book · Open Access

Seiring berkembangnya inovasi digital serta kemajuan teknologi dalam dunia maya, salah satu fenomena yang hadir di tengah masyarakat adalah keberadaan platform jejaring sosial. Jejaring sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana terbaru dalam menjalin interaksi dan komunikasi, tetapi juga membawa pengaruh yang luas terhadap berbagai aspek kehidupan. Berdasarkan kecenderungan yang terjadi saat ini, penggunaan jejaring sosial dapat memberikan dampak yang beragam, baik dalam bentuk manfaat maupun tantangan bagi ketenteraman dalam kehidupan rumah tangga. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi sejauh mana dampak yang ditimbulkan oleh keberadaan media sosial terhadap keharmonisan dalam kehidupan rumah tangga yang ada di Desa Toto Mulyo, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengukur seberapa besar pengaruh penggunaan platform digital terhadap dinamika hubungan keluarga di wilayah tersebut. Penelitian ini diselenggarakan di Dusun III yang terletak di Desa Toto Mulyo, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, dengan menerapkan pendekatan berbasis kuantitatif sebagai metode utama dalam proses pengumpulan dan analisis data. Subjek penelitian ini mencakup masyarakat yang menetap di wilayah Dusun III Desa Toto Mulyo, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, yang dijadikan sebagai populasi penelitian. Dari hasil analisis data yang telah diperoleh, ditemukan bahwa pemanfaatan media sosial memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap tingkat keharmonisan keluarga di desa tersebut. Hal ini dapat dibuktikan melalui hasil perhitungan statistik yang menunjukkan bahwa nilai thitung yang diperoleh lebih besar dibandingkan dengan ttabel (14,569 > 1,661). Selain itu, tingkat signifikansi yang dihasilkan, yaitu sebesar 0,000, yang lebih kecil dari 0,05, semakin menguatkan fakta bahwa terdapat hubungan yang erat antara intensitas penggunaan media sosial dengan tingkat keharmonisan dalam kehidupan rumah tangga. Berdasarkan analisis yang dilakukan, besarnya pengaruh dari penggunaan media sosial terhadap keharmonisan keluarga di wilayah tersebut tercatat mencapai 68,8%.

PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN PUZZLE DALAM MeningkATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD NEGERI 19 TULANG BAWANG UDIK

ASRI NURAINI
2025 · Book · Open Access

Puzzle merupakan salah satu metode pembelajaran populer di sekolah karena dapat meningkatkan motivasi dan fokus siswa. Media pembelajaran tidak hanya memperkuat konsentrasi, tetapi juga menumbuhkan minat belajar. Dengan pendekatan yang interaktif dan menarik seperti puzzle, siswa dapat belajar dengan lebih menyenangkan sekaligus memperluas wawasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode pembelajaran berbasis puzzle terhadap minat belajar siswa dalam mata pelajaran IPA di kelas V SD Negeri 19 Tulang Bawang Udik. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif, sementara teknik pengumpulan data mencakup observasi, dokumentasi, dan wawancara. Siswa dan guru kelas V SD Negeri 19 Tulang Bawang Udik menjadi objek penelitian ini. Setelah data penelitian dikumpulkan dan dianalisis, hasilnya disampaikan, kemudian ditarik kesimpulan atau dilakukan konfirmasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis puzzle dapat meningkatkan minat belajar siswa. Hal ini terlihat dari meningkatnya kegembiraan siswa selama proses pembelajaran, partisipasi aktif mereka dalam kegiatan belajar, ketertarikan terhadap materi yang diajarkan, serta perhatian yang lebih besar terhadap penjelasan guru.

Praktik Utang Piutang Sembako Perspektif Wahbah Az-Zuhaili

MUHAMMAD FAHMI FUDOLI
2025 · Book · Open Access

Praktik utang-piutang sembako di Desa Sidosari, Kecamatan Natar, merupakan salah satu bentuk solidaritas sosial yang diimplementasikan oleh masyarakat setempat untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok dalam rangka acara-acara penting, seperti pernikahan dan khitanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik tersebut dari perspektif fiqh Islam, khususnya berdasarkan pandangan Wahbah Az-Zuhaili mengenai qardh (pinjaman). Penelitian ini mengkaji bagaimana transaksi utang-piutang sembako sejalan dengan prinsip-prinsip qardh yang sah menurut fiqh Islam, yang mengutamakan kesetaraan nilai dan pengembalian barang tanpa adanya keuntungan tambahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yaitu untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang realitas sosial, fenomena, atau perilaku yang terjadi di lapangan. Sumber data yang di gunakan yaitu sumber data primer dan sekunder melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa praktik utang-piutang sembako di Desa Sidosari dinilai sah dan sesuai dengan prinsip fiqh qardh menurut perspektif Wahbah Az-Zuhaili. Dikarenakan transaksi tersebut telah memenuhi rukun qordh yaitu Shigot qordh ijab dan qobul, para pihak yang terlibat bertanggung jawab, serta barang yang dipinjamkan harus barang yang dapat di serah terimakan (muslam fih). Selain rukun, syarat qardh juga sudah terpenuhi seperti : Ijab dan qobul (shigot), kecakapan untuk berakad dari semua pihak, dan harta yang di pinjamkan berupa harta mitsli. Serta tidak mengandung unsur yang bertentangan dengan syariat Islam, khususnya dalam konteks prinsip qardh menurut Wahbah Az-Zuhaili

Upaya peningkatan hasil belajar peserta didik dengan penerapan model pembelajaran cooperative learning pada mata pelajaran IPA kelas 5 mis Al yazier

RENI WIJIYATI
2025 · Book · Open Access

Hasil belajar peserta didik pada pelajaran IPA masih tergolong rendah. Permasalahannya diantaranya peserta didik sulit memahami pelajaran, siswa kurang tertarik dengan materi yang disampaikan, dan guru tidak menggunakan model pembelajaran yang tepat. Demi mengatasi permasalah tersebut peneliti ingin menerapkan model pembelajaran cooperative learning. Penelitian ini masuk dalam kategori penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang mengacu kepada apa yang dilakukan seorang guru di dalam kelas untuk memperbaiki proses pembelajaran. Data diperoleh dari observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar IPA siswa kelas 5 MIS Al Yazier Rawajitu Utara Mesuji Tahun Pelajaran 2024/2025 meningkat. Hal ini dibuktikan dari nilai hasil belajar siwa kelas 5 berjumlah 13 siswa meningkat.jumlah skor post-test pada siklus I adalah 233 dan pada siklus II sebesar 317, sehingga jumlah skor meningkat. Hasil rata-rata nilai pada siklus I 58 dan pada pos test pada siklus II sebesar 79 hasil rata-rata tersebut menujukan bahwa peningkatan sebesar 21%.

Penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS materi Mengubah Bentuk Energi kelas IV di SDN 3 BUMI NABUNG BARU

PUTRIANA WIJANARTI
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini tentang penerapan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada pembelajaran IPAS materi mengubah bentuk energi. Pada penelitian ini guru selalu berinovasi dalam proses pembelajaran, untuk membimbing peserta didik pada penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Sehingga, pada penerapan metode kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dan tercapainya tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran IPAS materi mengubah bentuk energi. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2025 di SDN 3 Bumi Nabung Baru. Subjek dalam penelitian ini yaitu kelas IV. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif lapangan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajia data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan, peserta didik telah mampu menerapkan metode kooperatif tipe jigsaw, dalam proses pembelajaran berlangsung. Peserta didik merasa senang dapat belajar dengan berkolaborasi antara sesama teman sehingga, materi dapat dipahami dengan mudah dan meningkatnya pemahaman materi mengubah bentuk energi dan proses pembelajaran berlangsung kondusif. Meningkatnya hasil belajar dilihat dari data dokumentasi evaluasi pembelajaran menunjukan bahwa pada pertemuan 1 dan 2 memiliki skor nilai rata-rata yaitu, pertemuan pertama adalah 69 dan untuk pertemuan ke 2 yaitu 96. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, metode kooperatif tipe jigsaw dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada pelajaran IPAS materi Mengubah Bentuk Energi.

Peran guru pendidikan agama Islam dalam mencegah perilaku bullying di kelas XI TKJ SMK Ma'arif 1 metro

ISNATUN NIKMAH
2025 · Book · Open Access

Peran guru PAI menjadi faktor penting dalam mencegah perilaku bullying di sekolah, khususnya dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Penelitian ini dibuat bertujuan untuk mengetahui peran guru pendidikan agama Islam dalam mencegah perilaku bullying khususnya di SMK Ma’arif 1 Metro. Hal ini disebabkan karena adanya perilaku bullying di Sekolah. Oleh sebab itu peran guru Pendidikan Agama Islam ini sangat penting untuk mencegah terjadinya perilaku tersebut. Adapun metode yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian kali ini yaitu guru pendidikan agama Islam di kelas XI TKJ SMK Ma’arif 1 Metro. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan (reduksi data), display data (penyajian data). Hasil dari penelitian ini adalah, peran guru pendidikan agama Islam dalam mencegah perilaku bullying di kelas XI TKJ SMK Ma’arif 1 Metro

Analisis Kegiatan Ekstrakulikuler Arabic Club Pada Maharah Kalam Di Pondok Pesantren Daruttauhid Al Hasaniyyah Lampung

NANANG ERWANTO
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan ekstrakulikuler Arabic club, menganalisis kegiatan Arabic club yang berfokus pada kemampuan berbicara, serta mengidentifikasi factor pendukung dan penghambat kegiatan ini. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif lapangan. Objek penelitian ini adalah santri kelas Spm - 4 Muhadloroh, yang berjumlah 30 santri di pondok pesantren Daruttauhid Al Hasaniyyah Lampung. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data pada penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada guru Bahasa arab dan santri. Hasil observasi menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakulikuler Arabic club dilaksanakan pada malam minggu ba’da isya yakni pukul 20.30 – 21.30 Wib. Ekstrakulikuler ini memiliki beberapa kegiatan yaitu muhadatsah, ilqo mufrodat, ta’lim luhgah, khitobah, MC Berbahasa arab. Adapun factor pendukung kegiatan ini yaitu adanya tenaga pendidik yang profesional dan dukungan dari orang tua. Sedangkan factor penghambat yaitu, Belum adanya penegasan untuk membiasakan berkomunikasi menggunakan bahasa Arab, kurangnya motivasi, perbedaan kemampuan individu, dan kurangnya biah lughawiyyah. Penelitian ini memberikan wawasan praktis bagi pengelola pondok pesantren dan pengajar bahasa Arab dalam merancang kegiatan ekstrakurikuler yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berbicara santri sehingga Disarankan adanya evaluasi berkala dan variasi metode dalam Arabic Club untuk optimalisasi peningkatan kemampuan berbicara santri.

Nilai nilai Islam dalam sistem waris adat semendo

ABDUL YUSUF
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini mengkaji nilai-nilai Islam dalam sistem hukum waris masyarakat adat Semendo di Desa Galang Tinggi, Kecamatan Mekakau Ilir, Sumatra Selatan. Dalam tradisi Semendo, terdapat sistem pewarisan "Tunggu Tubang" yang memberikan hak waris utama kepada anak perempuan sulung. Sistem ini berbeda dengan hukum waris Islam yang mengatur pembagian warisan secara proporsional berdasarkan ketentuan Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk memahami sistem kewarisan adat Semendo serta mengidentifikasi nilai-nilai Islam yang terkandung di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem "Tunggu Tubang" memiliki landasan adat yang kuat dan masih dipertahankan oleh masyarakat Semendo, meskipun terjadi perubahan seiring perkembangan zaman. Beberapa nilai Islam seperti keadilan, persaudaraan, dan keseimbangan sosial masih tercermin dalam praktik waris adat ini, meskipun terdapat perbedaan dalam pembagian warisan. Kesimpulannya, sistem waris adat Semendo mencerminkan akulturasi antara tradisi lokal dan ajaran Islam, yang membutuhkan pendekatan yang lebih harmonis agar tetap sesuai dengan prinsip-prinsip hukum Islam.

Analisis kemampuan literasi siswa kelas 1 mi munada pada tema 1 diriku sub tema tubuhku

TITIN LUKMIATIN
2025 · Book · Open Access

Kemampuan litererasi membaca merupakan salah satu keterampilan mendasar yang harus dimiliki oleh siswa sejak dini, terutama di tingkat sekolah dasar. Literasi tidak hanya mencakup kemampuan membaca teks tertulis, tetapi juga pemahaman, analisis, dan refleksi terhadap informasi yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi siswa kelas I MI Munada Sungai Nibung pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan tema "Diriku" subtema "Tubuhku". Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas I yang berjumlah 36 siswa. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi membaca siswa masih tergolong rendah, ditandai dengan kesulitan dalam mengenal huruf, membaca suku kata, dan memahami isi bacaan. Beberapa faktor yang menjadi penyebab rendahnya kemampuan literasi siswa antara lain kurangnya kebiasaan membaca, minimnya dukungan lingkungan dalam meningkatkan budaya literasi, serta penggunaan metode pembelajaran yang belum optimal. Upaya yang telah dilakukan sekolah dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa meliputi penerapan metode fonik, penggunaan media interaktif, kegiatan membaca bersama, bimbingan individu, serta penyediaan program pojok baca. Selain itu, keterlibatan orang tua dalam mendukung literasi membaca di rumah juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa. Dengan mempertimbangkan temuan ini, diperlukan strategi yang lebih efektif dan berkelanjutan dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa sejak dini. Penggunaan metode pembelajaran yang lebih menarik, peningkatan akses terhadap bahan bacaan, serta kolaborasi antara sekolah dan orang tua menjadi langkah yang perlu dioptimalkan untuk meningkatkan keterampilan literasi siswa.