ALDIVA MEREDIANA A. P
2025 · Book · Open Access
Poligami merupakan salah satu bentuk pernikahan yang melibatkan satu laki-laki dengan beberapa perempuan. Dalam prakteknya poligami banyak menimbulkan konflik dan ketidaksetaraan dalam rumah tangga, bahkan yang terjadi dimasyarakat tidak hanya perkawinan poligami yang terdaftar secara hukum pemerintah tetapi juga ada perkawinan poligami yang dilakukan secara sirri, ini terjadi karena tidak adanya komunikasi antara suami dan istri yang di nikahi secara sah dimata agama, hukum, dan pemerintah. Tujuan Penilitian: 1). Untuk mengetahui bagaimana relasi suami isteri dalam poligami sirri di Kecamatan Seputih Banyak. 2). Untuk menganalisis perkawinan poligami sirri dengan perspektif analisis Qiroah Mubadalah. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneitian ini menggunakan tehnik analisis data induktif, yang penarikan kesimpulannya dari sesuatu yang khusus kemudian membentuk suatu yang umum. Poligami sirri dalam penelitian ini terjadi ketidak sesuaian dalam perspektif qiroah mubadalah, ini dipengaruhi oleh factor- faktor dasar, karena dalam konsepnya menekankan kesetaraaan dan keadilan dalam hubungan antar gender. Hasil penelitian relasi suami istri pada pernikahan poligami sirri di Kecamatan Seputih Banyak Lampung Tengah yaitu pelaksanaan praktek poligami sirri yang ada di masyarakat masih cenderung dilatar belakangi oleh tujuan yang bersifat pribadi dan sepihak, bisa karena tuntutan teologis atau biologis misalnya untuk sekedar mendapatkan keturunan, atau karena tidak mendapat persetujuan dari istri, dll. Sedangkan relasi suami istri poligami sirri dalam analisis qiroah mubadalah yang dilakukan para pelaku poligami siri tidak memenuhi kreteria dalam perspekstif qiro’ah mubadalah karena sebagai berikuit: 1. Poligami sirri merugikan kaum wanita dan anak keturunannya. 2. Menimbulkan ketidaksetaraaan antara istri- istri. 3. Menimbulkan Ketidakadilan dalam pembagian waktu, perhatian, sumber daya antar istri. 4. Ketidakseimbangan karena suami tidak dapat memenuhi kebutuhan dan harapan setiap hari. 5. Ketidakpastian suami dalam memenuhi kebutuhan istri – istri setiap hari.
CHAFIDUL MUBAROQ
2025 · Book · Open Access
This study examines the concept of magic in the story of Prophet Musa as interpreted by Al-Baidawi in his tafsir Anwār al-Tanzīl wa Asrār al-Ta’wīl, focusing on verses related to magic in Surah Ṭāhā. The objective is to explore Al-Baidawi’s understanding of the nature of magic, its distinction from miracles, and its theological and moral implications within the narrative of Prophet Musa. Employing a descriptive-analytical method with a qualitative approach, this research analyzes verses 65–70 of Surah Ṭāhā, which depict the confrontation between the magicians of Pharaoh and the miracle of Musa. The findings reveal that, according to Al-Baidawi, magic constitutes a perceptual manipulation that deceives the human eye, whereas a miracle is a direct manifestation of divine power. Magic is classified as a major sin and an act of disbelief (kufr) due to its association with shirk (polytheism), and it has both physical and psychological effects, as illustrated by Musa’s fear upon witnessing the magicians’ illusions. These insights remain relevant in modern contexts, particularly in addressing manipulative mystical practices and psychological phenomena linked to contemporary forms of magic. The practical implications of this study include strengthening Islamic education, legal regulation of occult practices, and the application of Islamic psychology to address disturbances caused by negative suggestion. Moreover, it highlights the importance of cultivating critical awareness of modern mysticism while reinforcing belief in Allah as the sole source of true power.
SRI WAHYUNI
2025 · Book · Open Access
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui studi komparasi hasil belajar antara siswa reguler dan siswa pondok pesantren kelas V di SD NU Metro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatifdesain komparatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 68siswa, teknik sampling yang digunakan teknik pengambilan sampel, yaitu probabilitas pengambilan sampel dan non probability sampling, sehingga diperoleh 15 siswa yang tinggal di pondok dan 15 siswa yang tidak tinggal di pondok. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa reguler dan siswa pondok pesantren hal iini dibuktikan dengan uji homogenitas dimana nilai signifikasi signifikansi 0.335 > 0,05, dan uji t-test yaitu 1.005 ˃ 2.042 dan nilai signifikansi yaitu 0,000 ˂ 0,05. Berdasarkan hasil perhitungan diatas di peroleh nilai signifikasi sebesar 0,000 lebih kecil dari nilai taraf signifikansi 5% atau 0,05.
DITA PUTRI ANGIANA
2025 · Book · Open Access
Penelitian ini menyelidiki tantangan-tantangan yang dihadapi siswa kelas III SDN 1 Way Sari dalam memahami materi matematika, terutama dalam kemampuan numerasi. Penelitian ini berfokus pada kesulitan siswa dalam memahami konsep satuan panjang, berat, dan waktu, serta faktor-faktor yang memengaruhi belajar mereka. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Subjek penelitian melibatkan seorang guru kelas dan 22 siswa kelas III. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sebagian besar siswa kesulitan dalam memahami soal cerita, menentukan operasi hitung yang tepat, dan melakukan perhitungan dengan benar. Akar permasalahan ini berasal dari faktor internal, seperti motivasi belajar yang rendah dan gaya belajar siswa yang beragam, serta faktor eksternal, seperti metode mengajar yang kurang variatif dan terbatasnya media pembelajaran. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan pentingnya penerapan strategi belajar yang lebih kreatif dan interaktif untuk meningkatkan pemahaman numerasi siswa dalam pelajaran matematika.
DEWI HASANATUL ALIMAH
2025 · Book · Open Access
PUTRI AMBAR NINGRUM
2025 · Book · Open Access
CINDY ANTASYA
2025 · Book · Open Access
RIDWAN BAIHAQI
2025 · Book · Open Access
Analisis Eksekusi Barang Jaminan Perspektif Etika Bisnis Islam (Studi Di KSPPS BMT Artha Buana Metro) Oleh: Ridwan Baihaqi Npm: 201130048 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan eksekusi jaminan di KSPPS BMT Artha Buana Metro dari perspektif etika bisnis Islam. Dalam konteks lembaga keuangan syariah, eksekusi jaminan sering dianggap sebagai langkah terakhir yang bisa memicu ketegangan antara lembaga dan anggota. Oleh karena itu, penting untuk mengkaji apakah tindakan ini sesuai dengan prinsip-prinsip etika bisnis Islam yang menekankan keseimbangan, kebebasan, tanggung jawab, kebajikan, keadilan, maslahat, dan tolong-menolong. Penelitian ini dipilih karena pentingnya memahami apakah lembaga keuangan syariah seperti KSPPS BMT Artha Buana Metro dapat menjalankan eksekusi jaminan tanpa mengabaikan nilai-nilai etika yang terkandung dalam ajaran Islam. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, serta observasi terhadap praktik eksekusi jaminan yang dilakukan oleh KSPPS BMT Artha Buana Metro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksekusi jaminan di lembaga ini tidak dilakukan secara sembarangan, tetapi melalui proses yang sangat hati-hati dan berlandaskan pada prinsip-prinsip etika bisnis Islam. BMT Artha Buana Metro mempertimbangkan keseimbangan antara hak lembaga dan kondisi anggota, menghargai kebebasan anggota, serta menjalankan tanggung jawab melalui edukasi dan pendekatan persuasif. Proses eksekusi juga dilaksanakan dengan penuh kebajikan, keadilan, dan untuk kemaslahatan bersama. Selain itu, BMT selalu mengutamakan prinsip tolong-menolong, memberikan kesempatan bagi anggota untuk mencari solusi bersama sebelum eksekusi dilakukan. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa praktik eksekusi jaminan di KSPPS BMT Artha Buana Metro telah sejalan dengan prinsip-prinsip etika bisnis Islam, menunjukkan komitmen lembaga dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan lembaga dan kesejahteraan anggota, serta menjalankan operasional secara adil dan beretika.
DODI OKTAMA PUTRA
2025 · Book · Open Access
Abstrak. Penelitian ini mengkaji peran Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) dalam meningkatkan produktivitas lembaga keuangan mikro syariah. Studi dilakukan di KSPPS BMT Artha Buana Kota Metro dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian meliputi manajer, kepala HRD, dan karyawan BMT Arta Buana Kota Metro. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi peran MSDM dalam meningkatkan produktivitas karyawan serta memberikan rekomendasi strategis bagi lembaga keuangan syariah lainnya dalam merancang strategi MSDM yang lebih efektif dan efisien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MSDM memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan produktivitas karyawan, melalui praktik rekrutmen berbasis nilai syariah, pelatihan berkelanjutan, dan sistem penilaian kinerja yang komprehensif. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami strategi pengembangan sumber daya manusia di lembaga keuangan mikro syariah.
FEBRI
2025 · Book · Open Access
Strategi pemasaran merupakan serangkaian langkah terencana yang dilakukan untuk mempromosikan dan mendistribusikan produk kepada konsumen dengan tujuan meningkatkan daya tarik dan jumlah anggota. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi masyarakat terhadap produk Tabungan Idul Fitri di KSPPS BMT Artha Buana Metro Cabang Mulyojati, meskipun produk ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) serta membantu masyarakat dalam merencanakan kebutuhan Hari Raya. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana strategi pemasaran yang diterapkan dapat meningkatkan jumlah anggota produk tersebut. Penelitian ini menggunakan teori bauran pemasaran 4P (Product, Price, Place, Promotion) untuk menganalisis strategi yang diterapkan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, serta dilengkapi observasi dan dokumentasi. Adapun Teknik analisis data menggunakan induktif melalui tahapan reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Teknik triangulasi untuk menguji keabsahan datanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pemasaran 4P mampu meningkatkan jumlah anggota Tabungan Idul Fitri secara bertahap, dari 167 orang pada tahun 2022 menjadi 215 orang pada tahun 2024. Walaupun peningkatan jumlah anggota belum signifikan, strategi ini cukup baik dalam mempertahankan loyalitas anggota lama serta menarik anggota baru. Penelitian ini menyarankan agar KSPPS BMT Artha Buana Metro Cabang Mulyojati lebih mengoptimalkan aspek promosi digital dan memperluas jaringan distribusi produk untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas serta meningkatkan daya tarik program tabungan serupa di masa mendatang.
AHMAD IBNU MAJAH
2025 · Book · Open Access
BMT Assyafi’iyah Berkah Nasional KC Kotagajah menjadi lembaga keuangan syariah yang berperan dalam mendanai usaha tani melalui akad murabahah, namun pemanfaatannya masih terbatas karena rendahnya pemahaman petani dan kurangnya sosialisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan BMT dalam menjangkau petani. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya optimalisasi strategi pemasaran pada akad murabahah sebagai pembiayaan syariah di sektor pertanian. Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi pemasaran akad murabahah di BMT Assyafi’iyah Berkah Nasional KC. Kotagajah diterapkan secara terpadu dengan menggabungkan prinsip strategi pemasaran Islam dan konsep 4P (Product, Price, Place, Promotion). Produk unggulan “Murabahah Ceria” dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan petani, dengan keunggulan transparansi harga, tanpa bunga, dan proses pengajuan yang mudah melalui layanan jemput syarat serta pencairan dana via transfer. Strategi harga menggunakan margin tetap yang disepakati di awal akad, sehingga dianggap adil dan terjangkau. Kantor BMT yang terletak di pusat ekonomi Kotagajah memperkuat strategi place karena memudahkan akses petani. Promosi dilakukan secara edukatif dan spiritual melalui media sosial, forum kelompok tani, balai desa, dan masjid, yang membangun kepercayaan masyarakat. Selain itu, BMT juga menerapkan tujuh strategi menurut Veithzal Rivai, yaitu menembus pasar melalui pendekatan langsung ke petani, mengembangkan pasar ke desa sekitar, mengembangkan produk dengan inovasi layanan, melakukan diversifikasi pembiayaan pertanian, menerapkan efisiensi biaya, memfokuskan pasar pada segmen petani, serta melakukan diferensiasi layanan berbasis nilai-nilai Islam. Kombinasi strategi ini menjadikan BMT unggul dalam membangun loyalitas anggota, memperluas pasar, dan meningkatkan kepercayaan petani terhadap pembiayaan syariah secara berkelanjutan dan sesuai dengan syariat.
DIAN ASTARINI
2025 · Book · Open Access
Istighāṡah triwulanan yang dilakukan oleh jamaah di Desa Cahayamas bukan hanya sebagai ibadah bersama, tetapi juga sebagai bagian dari tradisi budaya yang membentuk cara mereka memahami ajaran agama dan kehidupan sosial. Meski demikian, belum banyak penelitian yang menyoroti bagaimana praktik ini dipahami oleh jamaah dalam hubungannya dengan ayat-ayat al-Qur’an, serta bagaimana nilai-nilai dari praktik tersebut membentuk identitas religius dan kultural mereka. Kajian ini menjadi penting untuk mengetahui lebih dalam makna yang hidup dalam praktik keagamaan mereka.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji resepsi eksegesis dan aspek kultural dalam praktik istighāṡah triwulanan oleh jamaah di Desa Cahayamas, Mesuji Makmur,Sumatra Selatan. Praktik istighāṡah tidak hanya sebagai ritual keagamaan, namun juga sebagai bentuk interaksi sosial dan budaya yang memperlihatkan bagaimana nilai-nilai Qur’ani dihayati dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pendekatan Living Qur’an kualitatif dan metode deskriptif, penelitian ini mengandalkan wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Analisis dilakukan dengan pendekatan teori resepsi dari Ahmad Rafiq, yang mencakup resepsi eksegesis, dan fungsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jamaah memahami ayat-ayat yang dibaca dalam istighāṡah sebagai penguat spiritual dan penyambung harapan kepada Allah. Praktik ini juga memperkuat solidaritas sosial, identitas religius, serta merefleksikan dinamika interaksi antara teks suci dan budaya lokal. Penelitian ini memiliki implikasi penting dalam pengembangan studi Al-Qur’an berbasis kontekstual dan memberikan kontribusi terhadap pemahaman living Qur’an dalam masyarakat muslim Indonesia.
MUHAMMAD JABIR AL FARUK
2025 · Book · Open Access
Praktik ruqyah sebagai salah satu bentuk terapi spiritual digunakan oleh masyarakat Muslim untuk mengatasi gangguan fisik dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek pelafalan ayat-ayat ruqyah terhadap kesembuhan pasien serta faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas ruqyah dalam konteks fisik, psikologis, dan sosial. Penelitian ini menggunakan teori living Qur’an dengan Pendekatan etnografi. Untuk memahami praktik ruqyah dalam konteks kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Penelitian ini dilakukan di Masjid At-Taqwa, Labuhan Ratu, yang menjadi pusat kegiatan JRA Lampung Timur, pada periode Februari hingga April 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi ruqyah memiliki efek signifikan terhadap kesembuhan pasien, yang tercermin dalam peningkatan fokus, berkurangnya stres, reduksi gejala depresi, serta perbaikan kualitas tidur. Faktor yang mempengaruhi keberhasilan terapi termasuk keyakinan pasien, dukungan keluarga. Praktik ruqyah tidak hanya menyembuhkan secara fisik dan psikologis, tetapi juga memulihkan aspek sosial dan spiritual pasien.
MUH. NIKI FAZA NUR FAJRI
2025 · Book · Open Access
MUHAMMAD FATHUL MUNIB
2025 · Book · Open Access
Pendidikan adalah sebuah proses holistik yang bertujuan untuk mempersiapkan individu agar mampu mengembangkan potensi secara maksimal, mencakup aspek spiritual, moral, intelektual, dan keterampilan praktis. Di era modern ini, pesantren terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, menghadapi berbagai tantangan, dan tetap berkomitmen untuk mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan bertanggung jawab terhadap agama, bangsa, dan negara.Masalahnya sering terjadi sehubungan dengan kasus kasus moral di lingkungan sekitar dilatar belakangi oleh semakin canggihnya media sosial, Sehubungan dengan hal tersebut , maka terjadilah fenomena adanya kemerosotan atas budi pekerti seseorang sebagai contoh Kurangnya Pendidikan Karakter, kurangnya perhatian dan pengawasan orang tua dalam mendampingi anak-anak mereka dalam menggunakan teknologi dan media sosial dapat menyebabkan mereka terjebak dalam perilaku yang tidak baik. Dari masa ke masa Pesantren telah memainkan peran yang sangat penting dalam sejarah pendidikan Islam di Indonesia. Pondok pesantren sendiri merupakan ladang dalam pembiasaan sikap religius yang menjadi budaya religius dapat dibangun dengan tiga cara yaitu : ajakan, pengelaman, dan pembiasaan. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif pada penelitian ini, peneliti memilih untuk memakai jenis penelitian lapangan (field research) dengan Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam bagaimana peran pesantren dalam membudayakan sikap religius, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan sikap religius antara santri dan non-santri di SMP Quran Tri Bhakti At Taqwa Lampung Timur. Setelah peneliti Sowan ke Pengasuh Pondok Pesantren, Pondok Pesantren Tri Bhakti At Taqwa memainkan peran sentral dalam membentuk karakter religius santri melalui kegiatan-kegiatan budaya religius yang diadakan di dalam pondok. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat dihasilkan temuan yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan agama di Indonesia, khususnya dalam membentuk karakter generasi muda yang lebih religius dan berbudi pekerti luhur.
KHUSNUL MIFTAHUL ROHMAN
2025 · Book · Open Access
Artikel ini membahas Otoritas Kharismatik Kyai Dalam Praktik Perjodohan Di Pondok Pesantren Tri Bhakti At-Taqwa Perspektif Hukum Keluarga Islam. Dalam hal ini ada dua pertanyaan: pertama, Bagaimana bentuk otoritas kharismatik kyai dalam praktik perjodohan di Pondok Pesantren Tri Bhakti At-Taqwa perspektif Hukum Keluarga Islam. Kedua, Apa implikasi otoritas kharismatik kyai dalam praktik perjodohan di Pondok Pesantren Tri Bhakti At-Taqwa. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif sosiologi. Sumber primer dalam penelitian ini yaitu mewawancari Alumni Pondok yang dijodohkan dan Keluarga Pondok Pesantren Tri Bhakti At-Taqwa.dan sumber data sekunder berasal dari dokumen-dokumen yang berhubungan dengan masalah yang diajukan, dokumen-dokumen yang dimaksud adalah Al-Qur’an, Hadis, buku-buku ilmiyah, Undang-Undang Perkawinan, Kopilasi Hukum Islam (KHI), serta peraturan lainnya yang erat kaitannya dengan masalah ini. Kesimpulan artikel ini: pertama dengan perjodohan yang dilakukan orang tua sudah pasti mendapat restu orang tua, karena dizaman sekarang banyak pasangan muda mudi yang tidak direstui. Kedua, terjaminnya kehidupan rumah tangga atau meningkatnya status sosial karena Sang Kyai pastinya memilihkan pasangan yang memang terbaik untuk santrinya. Ketiga, memiliki kesamaan budaya pondok pesantren. Disini dalam kesamaan budaya dimaksudkan adalah tidak tumpang tindihnya ilmu pengetahuan dan kebiasaan yang dijalani dari kedua belah pihak keluarga, dengan background yang sama-sama santri sehingga pasangan mudah memahami satu sama lain dan pastinya mudah untuk adaptasi dalam lingkungan tersebut. Maka jika perjodohan di Pondok Pesantren Tri Bhakti At-Taqwa memenuhi aspek-aspek di atas maka dibolehkan karena tujuan dari perjodohan tersebut adalah untuk mencapai kemaslahatan dalam rumah tangga.
NUR SANGADAH
2025 · Book · Open Access
SYA'ID GHOZZAL MAHALINGGAM
2025 · Book · Open Access
Penelitian ini menganalisis bahasa istilah hujan Anzala Mā', Anzalnā dan Yunazzilu yang terdapat dalam Q.S Az-Zumar:21, Q.S Al-Mu’minun:18, Q.S Ar-Rum ayat 24 dan menggunakan Q.S Al-A’raf (7): 56-57 untuk dijadikan sebuah upaya dalam penemuan tentang makna bagaimana bumi ini diciptakan dengan baik (fenomena hujan turun sebagai rahmat) dan menyingkap makna berisi hak, larangan dan kewajiban dalam menjaga bumi (lingkungan). Jenis penelitian ini kualitatif, menggunakan sumber data Library Research dengan pendekatan Tafsir Maqasidi. Penulis menemukan penggalan kalimat بَعۡدَ إِصۡلَٰحِهَا (setelah (diciptakan) dengan baik) bahwa dalam Ayat tersebut mengandung makna yang terhimpun dari adanya beberapa peristiwa seperti fenomena hujan turun sebagai rahmat yang membawa keberkahan bagi kehidupan di bumi khususnya lingkungan tempat makhluk hidup. Adapun aspek-aspek maqasidiyah dari penggalan ayat tersebut yaitu: Hifz al’Bi’ah (menjaga lingkungan) Karena dari adanya Hifz Al-Bi’ah memiliki beberapa upaya untuk mewujudkan prinsip Maqashid al-'Ammah, yaitu Hifz an-Nafs (menjaga jiwa), Hifz al-Mal (menjaga harta benda), Hifz Ad-Daulah (menjaga negara) dan Interpretasinya berpusat pada ekosentrisme yang menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan yaitu pelestarian alam. Relevansinya dengan kondisi saat ini yaitu dengan menerapkan prinsip Amar Ma’ruf Nahi Munkar, mengoptimalkan potensi manusia dalam upaya pencegahan kerusakan lingkungan, dan menumbuhkan tindak perilaku ramah tamahan terhadap lingkungan (bumi) tempat makhluk hidup.
KURNIA WATI
2025 · Book · Open Access
Perkembangan media sosial telah mengubah lanskap pemasaran digital, salah satunya melalui platform TikTok yang kini dimanfaatkan sebagai sarana jual beli melalui fitur TikTok Shop. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan sejauh mana efektivitas strategi pemasaran seperti content marketing dan electronic word of mouth (E-WoM) dalam memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh content marketing dan Electronic Word of Mouth (E-WoM) terhadap keputusan pembelian di marketplace TikTok Shop. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada 54 responden yang merupakan mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah Universitas Ma’arif Lampung. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa content marketing dan E-WoM secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Secara parsial, content marketing berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikansi 0,004, dan E-WoM juga berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,023. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kedua variabel independen memberikan kontribusi sebesar 42,2% terhadap keputusan pembelian. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi pemasaran berbasis konten dan penyebaran informasi melalui E-WoM memiliki peran penting dalam mendorong keputusan konsumen dalam melakukan pembelian di platform TikTok Shop.
MEYLANI ALFI ARDILAH
2025 · Book · Open Access
Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan salah satu program pemerintah dalam meningkatkan akses pembiayaan kepada Usaha Mikro namun sering kali mengalami kendala dalam hal modal, yang menghambat perkembangan usaha mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas Pembiayaan KUR Mikro Sebagai Instrument Peningkatan Produktivitas Usaha Mikro. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Data hasil reduksi dianalisis menggunakan aplikasi Nvivo. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro di BSI KC Bandar Jaya telah dilaksanakan secara sistematis dan efektif dalam mendorong produktivitas usaha mikro. Proses pembiayaan yang terdiri atas tahapan pengajuan, survei, dan pencairan dana berjalan dengan mudah, cepat, dan ramah terhadap pelaku usaha kecil, sesuai dengan prinsip inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi berbasis akses modal. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembiayaan KUR Mikro berdampak positif dan signifikan terhadap peningkatan pendapatan serta kapasitas produksi di berbagai sektor usaha mikro seperti toko kelontong, usaha sembako, bengkel, warung makan, dan kebun singkong. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa pembiayaan KUR Mikro yang mudah diakses dapat menjadi instrumen efektif dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro dan kesejahteraan pelaku usaha. Oleh karena itu, perlu adanya kesinambungan dan peningkatan kualitas layanan KUR untuk memperluas dampaknya dalam mendukung ekonomi masyarakat kecil.