ANNA NUR ALLIFFIA
2026 · Book · Open Access
Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis implementasi program literasi digital melalui teknologi informasi pada pembelajaran Fiqih kelas X MAN 1 Lampung Timur. Program menggunakan perangkat digital seperti laptop, proyektor, video, dan PowerPoint untuk mendukung proses belajar serta meningkatkan penguasaan materi Fiqih dan keterampilan literasi digital siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan kepala madrasah, guru Fiqih, dan siswa kelas X yang dipilih secara dikumpulkan melalui wawancara, purposive sampling. Data observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi dilakukan melalui tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang memberikan kesempatan bagi siswa siswa untuk aktif mencari, mengolah, dan menyajikan informasi menggunakan media digital. Aktivitas presentasi, diskusi kelompok, pembuatan powerpoint, dan penggunaan proyektor mendorong keterampilan berpikir kritis, kerja sama, komunikasi, serta kreativitas siswa. Kesiapan guru dan sarana pendukung seperti proyektor serta laptop menjadi faktor pendukung tercapainya hasil pembelajaran yang interaktif, menarik, dan sesuai kebutuhan pendidikan.
YELLI NAFIAH
2026 · Book · Open Access
Kemudahan dalam mengakses informasi berdampak pada kehidupan anak. Hal tersebut berimbas kepada perilaku peserta didik tak terkecuali pada jenjang sekolah dasar, berbagai bentuk perilaku peserta didik yang dinilai bertentangan dengan etika. Seperti halnya yang terjadi di SDN 4 Depok Rejo diketahui bahwa hasil observasi menunjukan bahwa banyak norma-norma yang dilanggar oleh siswa. Dalam komunikasi verbal sudah banyak saya dengar kata-kata jorok atau kurang sopan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana peran guru PAI dalam membentuk karakter peserta didik di SDN 4 Depok Rejo? Dan juga apa kendala yang dihadapi guru dalam membentuk karakter peserta didik di SDN 4 Depok Rejo. Tujuan penelitian mengetahui peran guru PAI dalam membentuk karakter peserta didik di SDN 4 Depok Rejo dan mengetahui kendala yang dihadapi guru dalam membentuk karakter peserta didik di SDN 4 Depok Rejo. Jenis penelitian adalah jenis penelitian kualitatif. Siswa SDN 04 Depok Rejo sebagai sampel penelitian. Sumber data yang peneliti diperoleh daridata primer dari guru PAI, siswa dan wali murid. Data sekunder dari wali kelas. analisa data yang digunakan kualitatif dengan pendekatan berfikir. Dalam pembentukan karakter yang diakukan oleh guru pendidikan agama islam menggunakan beberapa metode diantaranya adalah edukasi, tutor, mentor dan tauladan. Beberapa hal yang menjadi pendukung dalam pembentukan karakter anak adalah Kepemimpinan kepala sekolah, Komitmen seluruh warga sekolah dan juga Melibatkan peran orangtua dalam program sekolah. Sedangkan yang menjadi penghambat adalah Kurangnya kepedulian dari beberapa orangtua dan guru, Kesadaran dari siswa yang masih kurang, Lingkungan sekolah yang kurang mendukung dan juga Minimnya pengetahuan orang tua tentang pendidikan karakter
ZAGHI PERMANA
2026 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode Talking Stick terhadap keaktifan dan pemahaman siswa dalam pembelajaran Ilmu Shorof di Pondok Pesantren Wali Songo. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya tingkat partisipasi dan pemahaman siswa yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran konvensional yang kurang interaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen. Partisipan penelitian adalah siswa yang mengikuti pembelajaran Ilmu Shorof, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes (pretest dan posttest) serta lembar observasi untuk mengukur keaktifan siswa. Data dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada keaktifan dan pemahaman siswa setelah penerapan metode Talking Stick, yang ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata nilai antara pretest dan posttest. Oleh karena itu, hipotesis penelitian yang menyatakan bahwa metode Talking Stick berpengaruh positif terhadap hasil belajar dapat diterima. Kesimpulannya, metode Talking Stick efektif sebagai strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Ilmu Shorof. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan implikasi praktis bagi pendidik dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih aktif, interaktif, dan berpusat pada siswa.
MUHAMMAD MUSLIM
2026 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pembinaan karakter literasi santri di Pondok Pesantren Nurul Qodiri dalam menghadapi tantangan era globalisasi. Permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya kendala dalam pembinaan literasi santri, seperti kurangnya konsistensi kegiatan belajar ketika ustadz tidak hadir, rendahnya motivasi sebagian santri, serta penggunaan handphone yang lebih dominan untuk hiburan dibandingkan sebagai sarana belajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian meliputi ustadz dan santri yang telah lulus Alfiyah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan literasi santri dilakukan melalui kegiatan ngaji kitab, diskusi, dan belajar mandiri. Kegiatan tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga membentuk karakter santri seperti kebiasaan membaca, kemandirian, serta tanggung jawab dalam belajar. Peran ustadz sangat penting sebagai pembimbing dan motivator dalam membentuk kebiasaan literasi santri. Selain itu, penggunaan handphone memberikan dampak ganda, yaitu sebagai alat bantu belajar sekaligus potensi pengganggu konsentrasi. Faktor pendukung pembinaan literasi meliputi lingkungan pesantren yang kondusif dan tradisi keagamaan yang kuat, sedangkan faktor penghambat antara lain kurangnya konsistensi, rasa malas, serta penggunaan handphone untuk hiburan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembinaan karakter literasi di pesantren berjalan dengan baik, namun perlu penguatan dalam pengawasan penggunaan teknologi dan peningkatan motivasi belajar santri.
APRIAN
2026 · Book · Open Access
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran fiqih yang masih bersifat tekstual, normatif, dan kurang mengaitkan materi dengan realitas kehidupan serta perkembangan ilmu pengetahuan modern, sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman kontekstual, minat belajar, dan keterlibatan peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang inovatif dan integratif melalui integrasi sains kosmik–kuantum dalam pendidikan Islam atraktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep integrasi sains kosmik–kuantum dalam pembelajaran fiqih, mendeskripsikan proses implementasinya, serta mengkaji respon dan pemahaman peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru fiqih dan peserta didik kelas X di Madrasah Aliyah Terpadu Nurul Qodiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap konsep integrasi sains kosmik–kuantum masih belum optimal, dan implementasi pembelajaran masih didominasi pendekatan konvensional yang bersifat tekstual. Namun demikian, penerapan pembelajaran yang mengintegrasikan sains menunjukkan respon positif dari peserta didik, ditandai dengan meningkatnya minat belajar, keaktifan, pemahaman kontekstual, serta kesadaran spiritual. Dengan demikian, integrasi sains kosmik–kuantum memiliki potensi sebagai pendekatan inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran fiqih yang lebih atraktif, kontekstual, dan bermakna.
VEGA RAMONA PRAYITNO
2026 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam melalui penerapan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar dan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran yang cenderung pasif dan monoton. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas XI di SMK Negeri 3 Metro. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa, ditunjukkan dengan kenaikan nilai rata-rata dari 65 pada pra-siklus menjadi 75 pada siklus I dan meningkat menjadi 85 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 40% menjadi 72% dan mencapai 92% pada siklus II. Selain itu, aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan dalam aspek diskusi, kerja sama, dan partisipasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran TGT efektif dalam meningkatkan hasil belajar, aktivitas, dan motivasi siswa serta menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan.
CAHYA MAULANA FERDIANSYAH
2026 · Book · Open Access
CINDY EKA RAHMAWATI
2026 · Book · Open Access
A B S T R A K Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru Bahasa Indonesia dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas I di SDN 21 Tegineneng. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah merancang strategi pembelajaran secara sistematis melalui penyusunan modul ajar, pemilihan metode seperti read aloud dan mengeja, serta penggunaan media pembelajaran berupa kartu kata dan gambar. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan secara bertahap dengan melibatkan siswa secara aktif melalui kegiatan membaca bersama dan latihan individu. Respon siswa terhadap pembelajaran menunjukkan kecenderungan positif, ditandai dengan meningkatnya partisipasi dan minat membaca, meskipun kemampuan membaca masih beragam. Kendala yang dihadapi meliputi perbedaan kemampuan siswa, rendahnya motivasi, serta keterbatasan dukungan orang tua. Guru mengatasi kendala tersebut melalui bimbingan individual, penggunaan media konkret, serta pemberian motivasi. Temuan penelitian menegaskan bahwa strategi pembelajaran yang adaptif dan kontekstual berperan penting dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa.
NOVITA INDRIANI
2026 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dalam menerapkan metode An-Nahdliyah pada pembelajaran Al-Qur’an di TPQ An-Nur Desa Sumber Agung Kecamatan Muara Sungkai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi kepala TPQ, ustadz/ustadzah, dan santri. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran penting sebagai pendidik, demonstrator, dan pengelola kelas dalam pembelajaran Al-Qur’an menggunakan metode An-Nahdliyah. Penerapan metode ini dilakukan secara klasikal dengan menggunakan sistem ketukan serta tahapan pembelajaran yang terstruktur melalui program jilid dan sorogan. Metode An-Nahdliyah terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an santri, baik dari segi kelancaran, ketepatan tajwid, maupun keterlibatan aktif dalam pembelajaran. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan kompetensi guru, jumlah tenaga pengajar, waktu pembelajaran, serta kedisiplinan santri, guru mampu melakukan berbagai upaya untuk mengatasinya. Dengan demikian, keberhasilan pembelajaran Al-Qur’an melalui metode An-Nahdliyah sangat dipengaruhi oleh optimalisasi peran guru dalam proses pembelajaran.
KARISMATUL SYARIAH
2026 · Book · Open Access
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang masih dipengaruhi oleh penggunaan strategi pembelajaran yang kurang variatif dan cenderung berpusat pada guru. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara konsep ideal pembelajaran yang interaktif dan praktik pembelajaran di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya pada mata pelajaran PAI di SMP Ma’arif 1 Metro. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan teknik purposive sampling yang melibatkan guru PAI dan siswa kelas VIII. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dilakukan secara integratif melalui bimbingan individual, pendekatan afektif berupa pujian dan nasihat, penggunaan media pembelajaran, serta penerapan kuis sebagai evaluasi formatif. Strategi tersebut mampu meningkatkan minat, keterlibatan, dan pemahaman siswa, meskipun masih terdapat kendala berupa perbedaan kemampuan siswa dan keterbatasan variasi strategi. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas pembelajaran PAI tidak hanya ditentukan oleh metode, tetapi juga oleh interaksi pedagogik yang adaptif dan kontekstual, sehingga memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam pengembangan strategi pembelajaran yang inovatif dan humanis.
MUHAMMAD GHUFRON ROUF
2026 · Book · Open Access
ABSTRACT This study aims to examine the strategy of religious escalation efforts in enhancing religious values among inmates at the Correctional Facility of Polres Mesuji. The background of this research is based on the importance of religious development as a part of moral and spiritual rehabilitation to help inmates lead better lives after serving their sentences.The research uses a qualitative method with data collection techniques including observation, in-depth interviews, and documentation. The informants consist of correctional officers, religious leaders, and inmates who participate in religious development programs. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and drawing conclusions in a descriptive manner.The findings show that the religious escalation strategy implemented at the Polres Mesuji correctional facility includes several steps: (1) strengthening routine religious programs such as Qur'anic study sessions, congregational prayers, and Islamic lectures; (2) active involvement of local religious figures as spiritual mentors; (3) personal and religious counseling approaches; and (4) motivation and Accepted rewards for inmates who demonstrate positive behavioral changes. This strategy has proven effective in building inmates' spiritual awareness, improving discipline, and reinforcing religious values such as honesty, responsibility, and repentance.This research recommends Enriches the body of knowledge in the fields of criminology, religious psychology, and religious education, particularly in the context of inmate rehabilitation.Offers a new perspective on the escalation of religious effort as a strategy for moral and spiritual development within correctional institutions.
HIJRIATUN HIKMAH K
2026 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat keharmonisan keluarga dan sopan santun siswa serta menganalisis pengaruh keharmonisan keluarga terhadap sopan santun siswa di MTs TQ Al-Falahiyah Lampung Timur. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa MTs TQ Al-Falahiyah sebanyak 170 siswa. Sampel diambil menggunakan teknik cluster sampling, diperoleh 100 siswa. Instrumen penelitian berupa skala keharmonisan keluarga (20 item) dan skala sopan santun (20 item) dengan skala Likert 1-5. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji prasyarat (normalitas, linearitas, heteroskedastisitas), dan uji hipotesis (korelasi Pearson Product Moment dan regresi linear sederhana) dengan bantuan SPSS versi 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keharmonisan keluarga siswa berada pada kategori sedang (65%) dan tingkat sopan santun siswa pada kategori sedang (62%). Terdapat pengaruh yang signifikan antara keharmonisan keluarga terhadap sopan santun siswa dengan nilai signifikansi 0,000 (p 0,05). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,452, yang berarti keharmonisan keluarga memberikan kontribusi sebesar 45,2% terhadap sopan santun siswa, sedangkan 54,8% dipengaruhi oleh faktor lain. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris pertama yang mengukur secara kuantitatif pengaruh keharmonisan keluarga terhadap sopan santun siswa pada konteks madrasah tsanawiyah berbasis pesantren di Lampung Timur, yang sebelumnya belum tersedia data statistik yang sistematis.
SITI NUR JANNAH
2026 · Book · Open Access
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) serta implikasinya terhadap internalisasi nilai-nilai keislaman dan kecerdasan emosional siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami pengalaman serta makna yang dirasakan oleh siswa dan guru dalam proses pembelajaran berbasis teknologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif guna memperoleh gambaran yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI mampu meningkatkan keaktifan, minat belajar, dan pemahaman siswa terhadap materi keagamaan. Selain itu, AI juga berkontribusi dalam mengembangkan kecerdasan emosional siswa, seperti kesadaran diri, pengendalian emosi, motivasi, dan empati. Dalam konteks internalisasi nilai-nilai keislaman, AI berperan sebagai media pembelajaran yang membantu siswa memahami serta mengaplikasikan nilai-nilai tersebut secara kontekstual dalam kehidupan sehari-hari. Namun, penggunaan AI juga memiliki tantangan, seperti potensi berkurangnya interaksi sosial dan munculnya distraksi selama proses pembelajaran. Oleh karena itu, peran guru tetap sangat penting dalam mengarahkan, membimbing, dan mengelola penggunaan teknologi secara seimbang. Dengan demikian, AI dapat menjadi media pendukung yang efektif dalam pembelajaran PAI apabila digunakan secara bijak dan terarah sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal.
ROHIMATUL FUADAH
2026 · Book · Open Access
ABSTRAK Rohimatul Fua’dah.”Penggunaan Metode Drill Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Kelas 2 di MI Darul Ulum Panaragan.” Skripsi, Universitas Ma’arif Lampung ( UMALA ), 2026 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca siswa kelas II sekolah dasar, khususnya dalam membaca permulaan seperti mengenal huruf, membaca suku kata, kata, dan kalimat sederhana. Berdasarkan hasil observasi awal di MI Darul Ulum Panaragan, masih terdapat siswa yang belum mampu membaca dengan lancar sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman terhadap materi pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan metode pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa, salah satunya adalah metode drill. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan metode drill dalam pembelajaran membaca serta untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode drill terhadap kemampuan membaca siswa kelas II MI Darul Ulum Panaragan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. Subjek penelitian ini adalah 26 siswa kelas II. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes membaca. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 54,3 dan nilai rata-rata posttest sebesar 72,6, sehingga terjadi peningkatan sebesar 18,3. Hasil uji t menunjukkan bahwa nilai t hitung sebesar 9,12 lebih besar daripada t tabel sebesar 2,06 pada taraf signifikan 5%, sehingga hipotesis alternatif (Hₐ) diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode drill berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas II MI Darul Ulum Panaragan.
MEIRZA ARIE WAHYUDI
2026 · Book · Open Access
English speaking is a crucial component of language learning that enables learners to communicate ideas, opinions, and emotions in real-life interactions. This study aims to investigate teachers’ strategies in teaching speaking skills within the implementation of the Merdeka Curriculum at SMP PGRI 1 Labuhan Maringgai and to identify the supporting and inhibiting factors influencing the implementation of these strategies. This research employed a descriptive qualitative method. The data were collected through classroom observation, semi-structured interviews with the principal, an English teacher, and seventh-grade students, and documentation. The research instruments included observation sheets and interview guidelines. The data were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques, while data validity was ensured through triangulation of sources and methods. The findings show that the teacher primarily applies role play and describing pictures as dominant strategies in teaching speaking. These strategies are effective in improving students’ motivation, participation, vocabulary development, fluency, and confidence. The supporting factors include students’ learning motivation, teacher creativity, and the availability of learning media. Meanwhile, the inhibiting factors consist of differences in students’ English proficiency levels, low self-confidence, and limited exposure to English outside the classroom. In conclusion, interactive and contextual teaching strategies play an important role in enhancing students’ speaking skills within the Merdeka Curriculum framework. It is recommended that teachers continuously develop varied speaking activities and create a supportive learning environment to overcome students’ difficulties and improve their communicative competence.
RISMA AGUSTINA
2026 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran deep learning terhadap pemahaman konsep pecahan pada siswa kelas VII SMPI Al Yazier Rawajitu Utara. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya pemahaman konsep pecahan siswa yang ditandai dengan kesulitan dalam memahami makna pecahan, operasi hitung pecahan, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Model pembelajaran deep learning dipilih karena menekankan pada pemahaman mendalam, keterkaitan konsep, serta kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII, dengan sampel yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model deep learning dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pemahaman konsep pecahan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran deep learning terhadap pemahaman konsep pecahan siswa. Hal ini ditunjukkan oleh nilai rata-rata kelas eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol serta hasil uji-t yang menunjukkan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, model pembelajaran deep learning terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan pada siswa kelas VII SMPI Al Yazier Rawajitu Utara.
JUWITA SARI DINIARTI
2026 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi Photomath terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen dan model nonequivalent control group. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII dengan sampel yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan aplikasi Photomath, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes esai berdasarkan indikator Polya, yaitu memahami masalah, merencanakan strategi, melaksanakan rencana, dan memverifikasi hasil. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan peningkatan signifikan pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Dengan demikian, Photomath dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa
ROFI KURNIA HAKIM
2026 · Book · Open Access
ILHAM PRAYOGI
2026 · Book · Open Access
maintain social harmony within a diverse society. It aims to analyze the role of religious leaders in reinforcing religious moderation in Sidomakmur Village. The research employs a qualitative approach with a descriptive design. Data were collected through interviews, observations, and documentation, involving religious leaders, community leaders, and village residents as the research subjects. The results show that religious leaders play a strategic role as mentors, advisors, and role models in instilling the values of religious moderation. The strategies used include persuasive, dialogical, and humanistic approaches through sermons, religious study sessions, and social interactions. The impact of these roles is reflected in increased tolerance, strengthened social harmony, and conflict resolution through deliberation. However, there are several challenges, including the influence of external religious ideologies and the rapid development of social media. Overall, the role of religious leaders is considered effective in maintaining religious moderation and community harmony.
SUKMA IRAWAN
2026 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan konsep matematika dalam musik tradisional Jawa, dengan fokus pada struktur irama dan pola bilangan. Penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnomatematika ini dilaksanakan di Sanggar Tari Kridho Bhirowo, Lampung Selatan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan pengrawit dan guru seni, serta studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman (reduksi, penyajian, verifikasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur irama gending lancaran dan ladrang merepresentasikan pola bilangan aritmetika dan geometri. Ditemukan bahwa ketukan kethuk mengikuti pola Mn = 2n-1, sementara siklus kolotomis (gong, kenong, kempul) mencerminkan konsep kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dan pola periodik. Prinsip pengulangan, pembagian waktu, dan pengelompokan dalam struktur gatra (4, 8, 16, 32 ketukan) secara eksplisit mengimplementasikan aktivitas matematika fundamental seperti membilang loncat (skip counting), perkalian, dan himpunan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa musik tradisional Jawa merupakan artefak budaya yang kaya akan struktur matematis. Temuan ini memiliki implikasi penting sebagai sumber pembelajaran matematika kontekstual berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan literasi numerik siswa.