Pengaruh Penggunaan Media Sosial Sebagai Strategi Coping Terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa
Bagi mahasiswa, media sosial tidak sekedar menjadi sarana berinteraksi, namun juga digunakan sebagai metode coping untuk mengatasi problematika pribadi serta beban akademik. Riset ini dilaksanakan guna menelaah pengaruh penggunaan media sosial sebagai strategi coping bagi kesehatan mental mahasiswa yang meliputi stres, kecemasan, dan gejala depresi. Melalui pendekatan kuantitatif dengan model regresi linear sederhana, studi ini melibatkan 388 responden yang ditentukan lewat teknik purposive sampling. Pengukuran variabel dilakukan melalui, skala strategi coping, stres akademik, kecemasan akademik, dan instrumen PHQ-9. Data yang diperoleh dari analisis regresi linear sederhana menyatakan bahwa penggunaan media sosial sebagai strategi coping mempunyai pengaruh signifikan terhadap tingkat stres mahasiswa, merujuk pada perolehan probabilitas signifikansi 0,000 0,05 dan nilai R Square sebesar 0,413 atau 41,3%. Penggunaan media sosial sebagai strategi coping juga memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat kecemasan mahasiswa, merujuk pada perolehan probabilitas signifikansi 0,000 0,05 dan nilai R Square sebesar 0,452 atau 45,2%. Namun, penggunaan media sosial sebagai strategi coping tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap gejala depresi mahasiswa, merujuk pada perolehan probabilitas signifikansi 0,247 > 0,05 dan nilai R Square sebesar 0,003 atau 0,3%. Dengan demikian, penggunaan media sosial sebagai strategi coping berpengaruh terhadap stres dan kecemasan mahasiswa, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap gejala depresi. Abstract For university students, social media functions beyond a mere interaction platform; it serves as a coping mechanism for managing personal issues and academic pressures. This study aims to examine the impact of social media usage as a coping strategy on student mental health, specifically focusing on stress, anxiety, and depressive symptoms. Utilizing a quantitative approach with a simple linear regression model, the research involved 388 participants selected through purposive sampling. Data collection was conducted using various instruments, including coping strategy scales, academic stress and anxiety measures, and the PHQ-9 questionnaire. The results of the regression analysis indicate that utilizing social media for coping significantly affects student stress levels, as evidenced by a significance value (p) of 0.000 0.05 and an R-squared value of 0.413 (41.3%). Similarly, this coping method shows a significant influence on anxiety levels, with a p-value of 0.000 0.05 and an R2 of 0.452 (45.2%). Conversely, social media-based coping does not significantly impact depressive symptoms, given the significance value of 0.247 > 0.05 and an R2 of only 0.003 (0.3%). Consequently, while social media as a coping strategy influences stress and anxiety among students, it demonstrates no substantial effect on symptoms of depression.