Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

2.019 item publik

Publikasi

Halaman 76 dari 101

SEJARAH INEA SINUMO ABUKI HINGGA TERBENTUKNYA KECAMATAN

Soropati; S.E.
2020 · Book · Open Access

Kecamatan Abuki adalah salah satu wilayah Pemerintahan Kecamatan yang berada dalam wilayah Pemerintahan Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara saat ini, dan pada saat Kecamatan Abuki devinitif pada Hari Senin 15 Desember 1986 mekar dari Kecamatan Unaaha Kabupaten Dati II Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara. Kecamatan Abuki memiliki akar Sejarah yang panjang, Pemerintahannya dahulu kala jauh sebelum berdiri menjadi salah satu wilayah Pemerintahan Kecamatan yang devinitif, awal mulanya Daerah Abuki adalah bekas wilayah Pemerintahan Kerajaan Tradisional Mokole Padangguni yang berdiri pada sekitar abad ke-5 Masehi, dan kemudian pada sekitar abad 10 Masehi, Kerajaan Mokole Padangguni disatukan di Kerajaan Konawe di Unaaha. [sejarah, sinea, inumo, abuki, soropati, Tradisional, Mokole, Padangguni, sulawesi ]

Sejarah Perkembangan Pers Minangkabau (1859 - 1945)

Yuliandre Darwis
2020 · Book · Open Access

Peran penting pers dalam membentuk sejarah Minangkabau tak terbantahkan. Lahir dari tanggapan kritis terhadap perubahan zamannya, pers Minangkabau menampilkan mozaik situasi sosial, politik, ekonomi, dan budaya yang dihidupi oleh orang-orang pada zamannya. Kendati pers Minangkabau tergolong salah satu yang tertua di Indonesia, ternyata belum banyak tulisan yang secara mendalam mengangkat sejarah pers Minangkabau khususnya pada periode 1859–1950. Dalam konteks itulah buku ini mengambil perannya. Secara garis besar buku ini akan menunjukkan (1) latar belakang sejarah Minangkabau, adat-istiadat, dan budayanya; (2) sejarah pergerakan reformasi Islam di Minangkabau, yang bermula pada abad ke-8, ketika Islam diperkenalkan di Minangkabau oleh para pedagang dari Arab dan Gujarat; (3) sejarah pers Minangkabau yang diawali dengan pemakaian bahasa dan abjad Arab-Melayu, sampai masa pemakaian bahasa Melayu sepenuhnya oleh media; dan (4) perkembangan pers Islami hingga organisasi dan lembaga pendidikan yang menjadi lokasi awal produksi sebelum akhirnya benar-benar berbentuk penerbitan. Ditulis dengan metode historiografi, buku ini dengan lugas menekankan bahwa pers Minangkabau berkontribusi penting dalam pembentukan jiwa nasionalis hingga akhirnya turut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. *** "Sudah lama kita kehilangan gambaran tentang dinamika lokal. Sistem media, termasuk penyiaran kita, terkonsentrasi di Jawa khususnya Jakarta. Ratusan kelompok etnis dan bahasa lokal tak lagi tergambar di media. Keanekaragaman terasa hilang. Buku ini rasanya menggugah kembali keinginan kita untuk memahami Indonesia secara utuh." —Amir Effendi Siregar; Dosen Komunikasi UII, Pemimpin Umum Majalah Warta Ekonomi, Ketua Pemantau Regulasi dan Regulator Media (PR2MEDIA) "Sejak awal, perkembangan pers, sastra, pemikiran tertulis, dan segala bentuk pertarungan gagasan nasional melalui media komunikasi berbahasa Indonesia banyak dipengaruhi oleh tokoh-tokoh yang berasal dari Minangkabau, paling tidak dibesarkan atau menuntut ilmu di daerah itu. Sekelumit nama di antaranya: Adinegoro, St. Takdir Alisyahbana, Marah Rusli, Rosihan Anwar, Usmar Ismail, Asrul Sani, Mochtar Lubis, P.K. Ojong, dll. Khusus dalam pers Islam nasional, misalnya, M. Natsir, HAMKA, Abu Hanifah, Mahmud Yunus... Mudah-mudahan segera menyusul buku-buku sejarah perkembangan pers dari daerah-daerah lain." —Prof. M. Alwi Dahlan, Ph.D; Guru Besar Emeritus Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia

Jurnal sejarah

Yayasan Masyarakat Sejarawan Indonesia
2020 · Book · Open Access