ELMANSYAH
2022 · Book · Open Access
Buku ini adalah sebuah hasil kompilasi dari berbagai materi Ilmu Kalam yang telah ditulis oleh para ahli, sebagai bahan ajar bagi perkuliahan ilmu kalam di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Penulisan buku ini dimaksudkan untuk memperkaya khazanah sumber keilmuan bagi mahasiswa dan para pecinta kajian ilmu kalam. Setiap penulis, tentu memiliki penekanan tersendiri dalam mengkaji dan mengungkapkan pemikirannya atas suatu bidang keilmuan. Hadirnya buku ini diharapkan mampu memberikan warna tersendiri dalam kajian ilmu kalam. Selain itu, buku ini hadir dari latar belakang sulitnya mencari literatur yang cukup bagi pengembangan ilmu kalam di daerah, terutama di Kalimantan Barat. keberadaan buku yang dengan harga yang relatif terjangkau dan hasil karya lokal, diharapkan juga dapat memudahkan mahasiswa dan pecinta ilmu kalam untuk memperkaya literaturnya.
Dr. H. Kholilurrohman; MA
2022 · Book · Open Access
Al-Imam al-Qadli Iyadl al-Maliki dalam asy-Syifa Bi Ta'rif Huquq al-Musthafa mengatakan bahwa ada dari orang-orang Islam yang keluar dari Islamnya (menjadi kafir) sekalipun ia tidak bertujuan keluar dari agama Islam tersebut. Ungkapan-ungkapan semacam; "Terserah Yang Di atas", "Tuhan tertawa, tersenyum, menangis" atau "Mencari Tuhan yang hilang", dan lain sebagainya adalah gejala tasybih yang semakin merebak belakangan ini. Tentu saja kesesatan akidah tasybih adalah hal yang telah disepakati oleh para ulama kita, dari dahulu hingga sekarang. Al-Imam Ibn al-Mu'allim al-Qurasyi (w 725 H), dalam kitab Najm al-Muhtadi Wa Rajm al-Mu'tadi (hlm. 588), meriwayatkan bahwa sahabat Ali ibn Abi Thalib berkata: "Sebagian golongan dari umat Islam ini ketika kiamat telah dekat akan kembali menjadi orang-orang kafir". Seseorang bertanya kepadanya: "Wahai Amir al-Mu'minin apakah sebab kekufuran mereka? Adakah karena membuat ajaran baru atau karena pengingkaran?" Sahabat Ali ibn Abi Thalib menjawab: "Mereka menjadi kafir karena pengingkaran. Mereka mengingkari Pencipta mereka (Allah) dan mensifati-Nya dengan sifat-sifat benda dan anggota-anggota badan".
Dr. Jamaluddin; M.Us; Dr. Shabri Shaleh Anwar; M.Pd.I
2022 · Book · Open Access
Ilmu Kalam merupakan salah satu mata kuliah penting yang diajarkan diseluruh perguruan tinggi Islam di Indonesia. Kami sudah mengampu mata kuliah ini beberapa semester. Selama mengampu mata kuliah ini, banyak kritikan dari mahasiswa, khususnya mahasiswa yang kurang memiliki basis keagamaan. Banyak hal baru yang mereka temukan dalam mata kuliah ini, khususnya pemikiran-pemikiran kalam yang menurut mereka sangat aneh karena tidak rasional. Pertanyaan yang sering mereka ajukan adalah misalanya pemikiran ‘manzilah baina manzilataini’, ‘perbuatan mutlak manusia’, ‘manusia adalah boneka Tuhan’, ‘apa penting dan manfaatnya mata kuliah ini’ dan lain sebagainya. Memang diakui banyak para tokoh yang menganggap ‘Ilmu Kalam’ adalah sarat dengan pertentangan dan paling banyak mengandung perbedaan. Bahkan ada pula yang menyebutkan Ilmu Kalam tidak memuaskan orang pintar dan tidak memberi manfaat kepada orang bodoh, karena mereka belum menemukan intinya. Akan tetapi tidak sedikit pula para tokoh yang menyebutkan bahwa setiap orang yang ingin menyelami seluk-beluk agama perlu mempelajari teologi (Ilmu Kalam), karena ilmu ini sangat banyak manfaatnya. Oleh karena itu, dalam tulisan ini, kami menyebutkan beberapa manfaat dalam mempelajari Ilmu Kalam dan tidak lupa kami kemukakan sumber pembahasan serta hubungannya dengan ilmu lainnya. Agar dapat dipahami bahwa ilmu kalam juga sangat penting untuk dipelajari oleh para mahasiswa khususnya. Ilmu kalam memiliki beberapa nama, antara lain Ilmu Usuluddin (Ilmu yang mempelajari tentang pokok-pokok agama), IlmuTauhid (Ilmu yang mempelajari keesaan Allah), Fiqh Al-akbar (Pemahaman tentang agama) Ilmu Kalam, dan Teologi Islam. Adapun yang disepakati bahwa Ilmu Kalam dasarnya adalah al-Qur’an, al-Hadits. Menurut Harun Nasution, kemunculan persoalan kalam dipicu oleh persoalan politik yang menyangkut peristiwa pembunuhan Utsman bin Affan. Dari sanalah cikal bakal lahirnya tiga aliran teologi dalam Islam, yaitu aliran Khawarij (aliran yang keluar dari barisan Ali dan memisahkan diri), aliran Syi’ah (aliran yang tetap mendukung Ali), dan aliran Mu’tazilah. Setelah itu bermunculan pula faham Teologi yang lain yang terkenal, yaitu Jabariyah dan Qadariyah. Karena Mu’tazilah bercorak rasional, maka aliran ini mendapat tantangan besar dari golongan tradisional Islam, yaitu aliran Asy’ariyah dan aliran Al-Maturidiyah yang keduanya disebut ahlussunah wal jama’ah. Ilmu kalam sering menempatkan dirinya pada dua pendekatan dasar-dasar argumentasi yaitu Aqli dan Naqli. Oleh karena itulah, dari masa kemasa seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, maka pola pikir yang berbeda pun semakin banyak bermunculan. Demikian juga dengan ilmu kalam, pemikiran-pemikiran ilmu kalam dari pertama persoalan ilmu kalam itu muncul, masa modern, bahkan sampai masa kini terdapat perbedaan dalam doktrin-doktrin pemikirnya. Buku ini merupakan pengantar bagi mahasiswa/i yang ingin mendalami lebih jauh berkenaan dengan ilmu kalam. Semoga buku ini dapat memberikan kemudahan bagi pembaca dan semoga ada berkah dan keridhaan Allah SWT, sehingga dapat memberikan kemanfaatan khususnya bagi kami penyusun, Amin ya Rabbal ‘aalamiin
Dr. (C). Muhamad Basyrul Muvid; S.Pd.I; M.Pd
2022 · Book · Open Access
Filsafat agama sebagai alat untuk bagaimana akal ini berperan dalam memahami agama beserta seluk beluknya, ilmu kalam hadir sebagai disiplin keilmuan Islam yang “terinspirasi” oleh ilmu filsafat untuk mengoptimalkan peran akal, rasionalitas dan pikiran untuk mendalami secara totalitas akan masalah-masalah tauhid, aqidah dan keimanan. Antara filsafat agama dan ilmu kalam sepertinya mempunyai hubungan yang signifikan dalam hal penggunaan; pendayagunaan fungsi-peran akal. Rasanya tidak adil jika hanya akal saja yang di “agungkan” diperlukan media; alat lain yang juga merupakan anugerah Allah yakni hati (qalb), keilmuan Islam yang oreintasinya pada hati, rasa dan spiritual ialah ilmu tasawuf. Tasawuf 6 INTERKONEKSI FILSAFAT AGAMA, ILMU KALAM DAN TASAWUF DALAM DUNIA ISLAM dipahami sebagai ilmu yang mendidik ruhani menjadi bersih untuk mengenal; bertemu dengan zat Allah.
Aminol Rosid Abdullah
2022 · Book · Open Access
Sebagai insan ilmiah saya sangat mengapresiasi buku Teologi Islam ini. Islam hadir di Jazirah Arab tujuan utamanya adalah memperbaiki akhlak. Untuk mencapai visi mulia ini dimulai dengan mengajarkan tauhid kepada masyarakat Arab. Pengetahuan tauhid merupakan keniscayaan bagi setiap manusia yang ingin menyempurnakan dasar agamanya, hal ini sesuai dengan yang disampaikan oleh sahabat Ali bin Abi Thalib, “Beragama harus berdasarkan pengetahuan.” Hadirnya buku ini dapat menjadi oase bagi mereka yang sedang bingung dengan konsep tauhid agamanya. Berislam tidak dapat dilakukan hanya dengan doktrin ritual formal, namun perlu memiliki dasar keyakinan yang kokoh, melalui nalar bayani dan burhani. Kondisi tauhid umat Islam saat ini berada di persimpangan, banyaknya paham dan aliran tauhid, begitu mudahnya diakses melalui media informasi. Menyusun kerangka keimanan berdasarkan pengetahuan merupakan keniscayaan agar tidak mudah terbawa arus perbedaan sampai terjadi truth claim, menilai dan akan menghakimi yang berbeda dengan dirinya. Konten dan sub-bab buku ini sudah cukup untuk memberikan informasi dan pengetahuan tentang konsep keimanan yang diawali dari peristiwa konflik, akhirnya terjadi arbitrase (tahkim) pada peristiwa perang Shiffin, diikuti dengan lahirnya kelompok atu firqah tauhid menyikapi mereka yang dianggap berdosa besar, apakah masih layak disebut beriman atau sudah kafir. Perbedaan pandangan ini melahirkan kelompok Mu’tazilah.
M. Thaib Thahir Abdul Muin
2022 · Book · Open Access
M. Thaib Thahir Abdul Muin
2022 · Book · Open Access
Ali Basya Lubis
2022 · Book · Open Access
P. H. Pouw
2022 · Book · Open Access
Hidayat Nataatmadja
2022 · Book · Open Access
M. Thaib Thahir Abdul Muin
2022 · Book · Open Access
Hasbullah Bakry
2022 · Book · Open Access
Principles of Islam.
Saroso Wirodihardjo
2022 · Book · Open Access
Syaikh Abdul Aziz Marzuq Ath-Tharifi
2022 · Book · Open Access
Al-Maghribiyah adalah kitab penjelasan akidah Qairawan (wilayah Magrib dan sekitarnya) yang dirawikan oleh Ibnu Abi Zaid Al-Qairawani, Wafat 386 H, ia menghimpun pandangan fikih, hadits, tafsir, akidah serta pandangan Imam Malik dalam berbagai hal. Ibnu Abu Zaid merupakan murid langsung Imam Malik yang bermukim di wilayah Magrib yang konsisten menjaga akidah umat islam dari penyimpangan yang dihembuskan oleh ahli kalaf (kaum filsafat) yang berkembang saat itu di wilayah Magrib, di antara mereka adalah jahmiyah, murjiah, muktazilah, khawarij, rafidhah, dll. Penulis Syaikh Abdul Aziz Marzuq Ath-Tharifi memaparkan secara gamblang akar konflik penyimpangan akidah di dunia Islam serta debat antara ulama salaf dan ahli kalam dalam beragam tema, seperti; Apakah iman bertambah dan berkurang, apakah Al-Qur`an makhluk, apakah surga dan neraka sudah diciptakan, dimanakah posisi surga dan neraka, apakah Allah bersemayam di atas Arasy, apakah Nabi melihat Allah di dunia, apakah Mizan, Shirat, Arasy, Telaga, Syafaat benar adanya. Juga, apakah siksa dan nikmat kubur dan kebangkitan benar adanya, wajibkah Taat kepada ulil amri, lalu bagaimana hukum belajar ilmu Kalam. Siapa dan apa dengan paham Jahmiyah, Muktazilah, Murjiah, Khawarij dan Rafidhah?, serta beragam tema menarik lainnya. Isu-isu akidah dan keislaman yang sering dihembuskan oleh kaum liberal dan sekuler masa kini hanyalah merupakan kelanjutan dari apa yang dihembuskan oleh aliran ahli kalam sebelumnya. Tak pelak, buku ini layak Anda miliki. - Pustaka Al-Kautsar Publisher - Dilarang keras mem-PDF-kan, mendownload, dan memfotokopi buku-buku Pustaka Al-Kautsar. Pustaka Al-Kautsar tidak pernah memberikan file buku kami secara gratis selain dari yang sudah tersedia di Google Play Book. Segala macam tindakan pembajakan dan mendownload PDF tersebut ada ilegal dan haram.
None
2022 · Book · Open Access
None
2022 · Book · Open Access
;
2022 · Book · Open Access
M. Thaib Thahir Abdul Muin
2022 · Book · Open Access
M. Hasbi Ash Shiddieqy (Teungku)
2022 · Book · Open Access
M. Thaib Thahir Abdul Muin
2022 · Book · Open Access