Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

2.019 item publik

Publikasi

Halaman 29 dari 101

Efektivitas Permainan Domino Angka Dalam Memperkuat Kemampuan Perkalian Siswa Madrasah Ibtidaiyah Bustanul 'Ulum Jayasakti

ABU FARHAN SALIMI
2025 · Book · Open Access

Matematika memiliki peran penting dalam meningkatkan keterampilan berpikir logis dan analitis siswa. Salah satu materi dasar yang sering menjadi tantangan bagi siswa adalah perkalian. Metode pembelajaran konvensional sering kali kurang efektif dalam membantu siswa memahami konsep perkalian secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas permainan domino angka dalam memperkuat pemahaman perkalian siswa Madrasah Ibtidaiyah Bustanul 'Ulum Jayasakti. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan permainan domino angka dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan permainan domino angka secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep perkalian. Permainan ini tidak hanya membantu siswa menghafal tabel perkalian, tetapi juga meningkatkan motivasi dan keterlibatan mereka dalam pembelajaran. Dengan demikian, permainan domino angka dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam mengajarkan konsep perkalian di tingkat sekolah dasar.

Penggunaan media gambar untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran pendidikan Pancasila

INDAH SAPUTRI
2025 · Book · Open Access

This study aims to analyze the use of image media in improving student learning outcomes in Pancasila Education subjects in class IIA MI NU Metro. The main problem raised is the low student learning outcomes due to less varied learning methods and minimal use of media that are in accordance with student characteristics. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The subjects of the study were class IIA students consisting of 26 students. The results of the study showed that the use of image media made a real contribution to improving conceptual understanding, student activeness in learning, and higher learning motivation. Images that are relevant to the teaching material help students connect new knowledge with their concrete experiences. The main contribution of this study is to provide an empirical picture of the effectiveness of visual media in learning Pancasila Education at the elementary level, especially for students with concrete cognitive abilities. This study also shows the importance of the role of teachers in selecting and designing appropriate media so that the learning process becomes more meaningful and enjoyable.

Implementasi P5 menggunakan media pembelajaran DIY home projec : mengembangkan kemandirian siswa pelajaran seni budaya

SRI MUAFIFAH
2025 · Book · Open Access

Kemandirian belajar merupakan keterampilan yang sangat penting dan perlu dikembangkan, terutama pada pelajaran Seni Budaya di sekolah dasar. Pada saat melakukan observasi peneliti menemukan rendahnya tingkat kemandirian siswa di kelas III C MI NU Metro pada saat mengerjakan tugas, seperti menyalin jawaban temannya, tidak membawa perlengakapan untuk menggambar sehingga menyebabkan proses pembelajaran menjadi tidak kondusif. Sehingga diperlukan pendekatan pembelajaran yang efektif yaitu dengan mengimplementasikan media DIY (Do It Yourself) home project dalam konteks P5 yaitu kemandirian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi P5 dalam“mengembangkan kemandirian belajar siswa pada pelajaran Seni Buday melalui proyek DIY home project. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode study kasus. Hasil data penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya implementasi media DIY home project pada pelajaran seni budaya di kelas III C MI NU Metro, kemandirian siswa semakin meningkat dibandingkan sebelum media tersebut diterpakan.

Pembinaan Akhlak Santri Melalui Kegiatan Rutinan Dzikir Rotibul Al-Haddad Di Pondok Pesantren Ma’arif Metro Lampung

NANDA JAFAR SIDIK
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Dzikir Ratib al-Haddad dalam pembinaan akhlak santri di Pondok Pesantren Ma'arif NU Metro Lampung. Di kota Metro yang menawan, Pondok Pesantren Ma'arif Nahdlatul Ulama secara rutin mengadakan dzikir Ratib al-Haddad. Dalam upaya menanamkan nilai-nilai moral pada para santri, para pendidik di pesantren tidak hanya membimbing mereka dalam menghafal dan mengamalkan dzikir, tetapi juga menerapkan berbagai strategi untuk mendorong mereka agar berperilaku luhur, baik di dalam maupun di luar lingkungan pesantren. Dzikir Ratib al-Haddad merupakan salah satu amalan yang paling banyak diamalkan dan tersebar luas di kalangan umat Muslim. Penelitian ini diambil dari permasalahan bahwa masih banyak santri yang memiliki akhlak kurang baik, seperti berbicara kasar, melakukan perundungan, dan tidak menaati peraturan pondok. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Tehnik pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitiannya yaitu ustadz, santri dan pengurus PP Ma’arif NU Metro Lampung. Uji keabsahan datanya yaitu menggunakan triangulasi. Tehnik analisis datanya yaitu reduksi data, penarikan kesimpulan dan penyajian data untuk mengetahui peran Dzikir Ratib al-Haddad dalam pembinaan akhlak santri. Hasil penelitian ini meningkatkan kesadaran akan kehadiran Allah SWT, mengembangkan sifat-sifat positif seperti sabar, syukur, dan tawadhu', serta membentuk karakter santri yang lebih baik.

Peran Mujahadah Maghrib Dalam Penguatan Spiritual Santri di Pondok Pesantren Roudlotul Qur'an

FERI JUNIANSAH
2025 · Book · Open Access

kesadaran spiritual, menjadi tantangan serius bagi generasi muda, termasuk di kalangan santri. Meskipun pesantren telah berupaya membentuk karakter dan akhlak santri, ancaman dekadensi moral, seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, dan tindak kekerasan, masih menghantui akibat lemahnya fondasi spiritual. Kondisi ini juga dirasakan di Pondok Pesantren Rodlatul Qur'an Metro, di mana masih ditemukan sebagian santri yang memiliki akhlak kurang baik dan belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai Islam yang telah diajarkan, sehingga diperlukan upaya lebih intensif untuk memperkuat spiritualitas sebagai pijakan utama dalam membangun moralitas. Metode penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif lapangan, yang dikenal juga sebagai field research. Penelitian ini menitikberatkan pada analisis proses, pola berpikir, dan pendekatan logis ilmiah, dengan hasil yang difokuskan pada lokasi penelitian. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui survei langsung di tempat penelitian yang bertujuan untuk menganalisis kegiatan rutin Mujahadah di Pondok Pesantren Rodlatul Qur’an Metro sebagai upaya penguatan spiritualitas santri. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data yang relevan dan mendalam terkait pelaksanaan Mujahadah. Teknik triangulasi digunakan untuk memastikan validitas data melalui pengujian dari berbagai perspektif. Hasil dari penelitian ini menunjukan Mujahadah menjadi elemen penting dalam penguatan spiritualitas santri di Pondok Pesantren Rodlatul Qur'an Metro. Melalui rutinitas yang melibatkan salat Magrib berjamaah, Tilawatil Qur'an, pembacaan sholawat, dan doa, santri dilatih untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan konsistensi dan keikhlasan. Aktivitas-aktivitas tersebut tidak hanya menjadi kewajiban keagamaan, tetapi juga sarana untuk membangun kesadaran spiritual yang mendalam. Dampaknya terlihat pada perubahan positif dalam diri santri, seperti meningkatnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan ketenangan hati yang dirasakan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Pengembangan alat evaluasi berbasis word wall untuk meningkatkan hasil belajar pendidikan pancasila

ANISA BELA FEBRIANI
2025 · Book · Open Access

Pemilihan alat evaluasi ini memiliki pertimbangan. Misalnya, materi pelajaran, sarana atau fasilittas yang tersedia di sekolah. Sehingga, tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dapat tercapai. Hal tersebut dapat di fasilitasi dengan mengembangkan alat evaluasi berbasis Wordwall di pelajaran pendidikan pancasila pada materi nilai-nilai pancasila. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementasi, Evaluation). Subjek penelitian ini dilakukan pada 23peserta didik kelas III A MI NU Metro Lampung. Validasi oleh pakar materi dan media memastikan isi yang relevan serta tampilan yang efektif, sehingga materi lebih menarik bagi pengguna dan menghasilkan nilai kelayakn yang tinggi, yaitu 94% oleh pakar media dan 82% dari pakar materi. Uji coba dengan siswa menunjukan peningkatan hasil belajar yang signifikan, dengan rata-rata nilai meningkat dari 75% (pre-test) menjadi 88% (post-test). Masukan dari guru dan siswa menunjukan bahwa alat evaluasi berbasis Wordwall praktis, efektif, dan menarik. Dan dapat dinyatakan “Sangat Layak” digunakan pada peserta didik kelas III A MI NU Metro untuk meningkatkan hasil belajar.

STRATEGI PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN SISWA MELALUI PELAKSANAAN TATA TERTIB DI MTs ROUDLOTUT THOLIBIN METRO

ABDUL AZIZ
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang diterapkan dalam pembentukan karakter disiplin siswa melalui pelaksanaan tata tertib di MTs Roudlotut Tholibin Metro. Karakter disiplin merupakan salah satu aspek penting dalam pembentukan kepribadian siswa yang mendukung terciptanyalingkungan belajar yang tertib dan kondusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah menerapkan beberapa strategi, antara lain: pemberian teladan oleh guru dan tenaga kependidikan, pengawasan yang konsisten, pemberian reward dan punishment secara proporsional, serta sosialisasi tata tertib secara berkala kepada siswa. Selain itu, peran orang tua dan lingkungan sekolah yang mendukung turut memperkuat pembentukan karakter disiplin siswa. Dengan penerapan strategi-strategi tersebut, siswa menjadi lebih sadar akan pentingnya mematuhi aturan dan menunjukkan perilaku disiplin dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.

Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menerapkan Konsep Pendidikan Agama Berwawasan Multikultural di SMA Negeri 2 Metro

M HAAFIDH IBNU SULTHOON
2025 · Book · Open Access

Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk mencegah timbulnya konflik akibat perbedaan budaya dan kebiasaan sosial. Oleh karena itu, kebijakan pendidikan yang dikembangkan perlu mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika, yaitu persatuan dalam keberagaman. Sebagai bentuk upaya meningkatkan inklusivitas dalam pendidikan formal, pemerintah membangun sekolah-sekolah yang terbuka untuk semua siswa, tanpa memandang agama, suku, atau etnis.Namun, tantangan tetap ada. Salah satunya adalah penyampaian pelajaran agama di sekolah yang terkadang cenderung menanamkan pemahaman eksklusif bahwa keyakinan sendiri adalah satu-satunya kebenaran, sementara ajaran agama lain dianggap salah. Hal ini berisiko memunculkan prasangka, jarak emosional, dan bahkan kebencian antar pemeluk agama yang berbeda.Di SMA Negeri 2 Metro, guru Pendidikan Agama Islam memegang peran penting dalam dua aspek utama proses pendidikan. Pertama, mereka menyampaikan materi ajaran Islam secara proporsional dan kontekstual di dalam kelas. Kedua, mereka menanamkan nilai-nilai religius yang universal seperti saling menghormati, kerja sama, dan toleransi terhadap perbedaan dalam kehidupan siswa sehari-hari.Sekolah juga menyediakan ruang bagi siswa untuk berkembang sebagai individu yang mampu beradaptasi dengan keragaman sosial. Melalui proses ini, siswa diajarkan untuk menerima perbedaan, membangun kepercayaan antar sesama, menumbuhkan sikap saling pengertian, serta terbuka dan percaya dalam menjalin relasi sosial. Dengan demikian, pendidikan multikultural tidak hanya menjadi wacana, tetapi menjadi praktik nyata yang mampu mencegah konflik dan kekerasan dalam kehidupan bermasyarakat.

Penerapan nilai-nilai tasawuf dalam pembinaan akhlak santri pondok pesantren darussa'adah

NUR HIDAYATUS SHOLIKHAH
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan nilai-nilai tasawuf dalam membentuk karakter religius santri di pesantren tersebut. Pondok Pesantren Darussaadah Seputih Jaya Lampung Tengah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter religius santri melalui penerapan nilai-nilai tasawuf. Pendidikan berbasis tasawuf menjadi pendekatan utama dalam membangun kesadaran spiritual, moralitas, dan etika santri. Namun, permasalahan dalam penerapan nilai-nilai tasawuf masih ditemukan, seperti kesulitan santri dalam menginternalisasi konsep taubat, zuhud, wara, faqir, sabar, tawakkal, dan ridha dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pengurus pondok, ustadz, dan santri, serta observasi langsung di lingkungan pesantren. Selain itu, analisis dokumen juga digunakan sebagai sumber data sekunder. Teknik keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan metode, sedangkan analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai tasawuf diterapkan dalam kehidupan santri melalui pembiasaan ibadah, bimbingan spiritual, dan keteladanan dari para ustadz. Santri diajarkan untuk selalu melakukan introspeksi diri, hidup sederhana, menjauhi perkara syubhat, dan mempercayakan segala urusan kepada Allah. Nilai-nilai tersebut terbukti efektif dalam membentuk karakter religius yang kuat dan menjadikan santri lebih disiplin serta memiliki ketahanan moral yang tinggi. Dengan demikian, pendekatan tasawuf dapat dijadikan model dalam pendidikan karakter berbasis pesantren guna menghasilkan generasi muslim yang berakhlak mulia dan bertakwa.

Penerapan Media Audiovisual Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran SKI Kelas Xl F1 di MA Darul Amal Metro Lampung

LUKMAN HAKIM
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media audiovisual dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam serta dampaknya terhadap motivasi dan pemahaman belajar siswa di kelas XI F1 MA Darul A’mal Metro Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audiovisual, seperti video, film dokumenter, dan presentasi PowerPoint, mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami. Penggunaan media tersebut meningkatkan fokus dan antusiasme siswa, serta mendorong mereka untuk lebih aktif berdiskusi dan bertanya secara kritis terhadap materi. Guru juga melakukan persiapan pembelajaran secara matang, mulai dari perumusan tujuan, persiapan media dan perangkat pendukung, hingga evaluasi pembelajaran. Evaluasi dilakukan secara beragam untuk mengukur aspek kognitif, keterampilan, dan sikap siswa. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan waktu dan perbedaan tingkat pemahaman siswa, media audiovisual terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran SKI.Kesimpulan dari penelitian ini adalah media audiovisual memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran SKI, terutama dalam meningkatkan motivasi pemahaman siswa.

Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas V SD Nahdlatul Ulama Metro

FADILA KUSUMA DEWI
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Fakta dan Opini di kelas V SD NU Metro. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa dalam membedakan fakta dan opini serta kurangnya variasi metode pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TGT mampu meningkatkan hasil belajar , semangat belajar siswa (afektif), memperkuat interaksi antar siswa (psikomotorik), serta memudahkan pemahaman terhadap materi (kognitif). Kegiatan turnamen memberikan suasana kompetitif yang menyenangkan dan memotivasi siswa untuk aktif dalam pembelajaran. Guru dan kepala sekolah juga menyatakan bahwa model ini efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa model TGT merupakan strategi pembelajaran yang efektif, karena dapat meningkatkan hasil belajar, keterlibatan siswa, serta membentuk karakter positif melalui kerja sama dan tanggung jawab. Model ini direkomendasikan untuk diterapkan secara luas dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.

Analisis Kesulitan Membaca Siswa Kelas III Sekolah Dasar NU Metro Materi Permasalahan Dalam Cerita Analisis Kesulitan Membaca Siswa Kelas III Sekolah Dasar NU Metro Materi Permasalahan Dalam Cerita Analisis Kesulitan Membaca Siswa Kelas III Sekolah Dasar NU Metro Materi Permasalahan Dalam Cerita Analisis Kesulitan Membaca Siswa Kelas III Sekolah Dasar NU Metro Materi Permasalahan Dalam Cerita

USWATUN HASANAH
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan membaca siswa kelas III SD NU Metro dalam materi permasalahan dalam cerita serta upaya seorang guru untuk mengatasi kesulitan membaca pada materi Permasalahan Dalam Cerita pada siswa kelas III di SD NU Metro. Latar belakang penelitian ini adalah masih ada beberapa siswa yang kesulitan membaca, hal ini mengakibatkan terkendalanya siswa dalam memahami isi cerita, terutama dalam memahami konflik permasalahan yang ada dalam cerita. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi ,wawancara dan tes membaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 5 siswa kesulitan membaca dan upaya yang diterapkan oleh guru meliputi diskusi kelompok membaca bersama, memberi motivasi, dan memberi tugas khusus, dan perhatian khusus kepada siswa yang kesulitan membaca. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 5 siswa kesulitan membaca. Upaya yang diterapkan oleh guru meliputi , diskusi kelompok membaca bersama, memberi motivasi, memberi tugas khusus dan perhatian khusus kepada siswa.

Integrasi Seni Rebana Sebagai Warisan Budaya Islam Dalam Pembentukan Karakter Siswa di SMP Ma'arif 9 Seputih Banyak

ARIF HIDAYAT
2025 · Book · Open Access

Seni rebana merupakan salah satu warisan budaya Islam yang memiliki nilai edukatif dan moral bagi peserta didik. Seni ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana dakwah yang efektif dalam menyampaikan nilai-nilai moral dan keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran seni rebana dalam pembentukan karakter siswa di SMP Ma'arif 9 Seputih Banyak. Identifikasi masalah dalam jurnal ini yaitu; (1) kurangnya integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran, (2) kurangnya pemanfaatan seni rebana sebagai media pendidikan karakter, (3) kurangnya perhatian terhadap kesenian tradisional islam, (4) perlunya kajian lebih lanjut tentang integrasi seni rebana dalam pendidikan karakter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan guru pembina seni rebana, serta dokumentasi kegiatan ekstrakurikuler. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi pola-pola karakter yang berkembang melalui kegiatan ekstrakurikuler seni rebana. Proses integrasi dilakukan melalui tiga tahap utama yaitu; pembiasaan, internalisasi nilai, aplikasi nilai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi seni rebana dalam kegiatan ekstrakurikuler dan pembelajaran mampu menanamkan nilai-nilai religius, disiplin, kerja sama, dan tanggung jawab pada siswa. Dengan demikian, seni rebana bukan hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai media efektif dalam pembentukan karakter siswa. seni rebana dapat dijadikan sebagai sarana edukatif yang efektif dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, berbudaya, dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. Selain itu, Dengan integrasi yang tepat, seni rebana dapat menjadi instrumen yang tidak hanya melestarikan warisan budaya Islam tetapi juga memperkuat karakter siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Pengembangan Media Picture And picture Pada Pelajaran IPAS Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas VI MI Wali Songo

FAJAR RIANTI
2025 · Book · Open Access

Abstract. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran picture and picture untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas VI MI Wali Songo. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model 4D (define, design, develop, disseminate) yang telah dimodifikasi menjadi 3D (define, design, develop). Produk yang dihasilkan berupa kartu bergambar yang disetiap bagian terdapat penjelasan dari gambar-gambar tersebut. Instrumen dalam penelitian ini terdiri dari lembar observasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar pada pembelajaran IPAS materi Benua- benua di dunia, dilihat dari tingkat kelayakan media picture and picture pada penelitian ini berdasarkan dari validasi yang dilakukan ahli materi, ahli media dan respon peserta didik. Hasil validasi ahli materi memperoleh 100% dengan kategori “sangat layak”. Selanjutnya angket validasi ahli media memperoleh 96,8% dengan kategori “sangat layak’. Berdasarkan respon siswa memperoleh 88% dengan kategori “sangat layak”. Dari hasil penelitian bahwa media picture and picture dapat menumbuhkan minat belajar siswa yang dilihat dari perasaan ketertarikan, perhatian, dan keaktifan siswa bertanya dalam proses pembelajaran. Dengan demikian berdasarkan dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa pengembangan media picture and picture dapat meningkatkan minat belajar siswa.

Pengaruh Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Terhadap Pengembangan Karakter Siswa Kelas IIIA MINU Metro

NUR WACHIDAH
2025 · Book · Open Access

Melihat karakter siswa MINU yang masih tergolong rendah seperti masih adanya tragedi pembullyan, Berkelahi pada saat proses pembelajaran, dan Kurangnya pemahaman siswa tentang penerapan adab budi pekerti terhadap guru di lingkungan sekolah MINU Metro, Hal ini lah yang membuat Peneliti ingin mengetahui lebih dalam terkait pengembangan karakter siswa di MINU khusunya kelas IIIA. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah P5 dapat mengembangkan karakter siswa dan implementasi P5 dalam mengembangkan karakter Siswa di kelas IIIA MINU Metro. Pendekatan penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode survey. Populasi sebanyak 28 siswa. Metode pengambilan sempel yaitu sampling jenuh, pengumpulan data menggunakan kuesioner. Instrumen pernyataan sebanyak 15 dan di sebarkan melalui pengisian secara offline (tatap muka). Untuk menguji validitas intrumen menggunakan Correlation’s Product Moment Pearson dan Rumus Alpha Cronbach’s untuk uji Reliabilitas lalu diperoleh hasil sebesar 0,882. Uji persyaratan terdiri dari uji Koefisien Determinasi dan Uji Hypothesis Simple Linier Regression. Hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi positif antara variabel Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (X) dan Pengembangan Karakter (Y) karena uji hipotesis korelasi sebesar 0,00 kurang dari 0,05 artinya (Ha) diterima dan (Hn) di tolak. Sedangkan untuk uji hipotesisi Simple Linier Regression diperoleh perhitungan thitung 4,661 ˃ttabel 2,661. Hasil Uji Koefisien Determinasi di peroleh perhitungan nilai R- Square 0,455 yang artinya terjadi pengaruh antara variabel dependent terhadap variabel independent sebesar 45%.

Penerapan aplikasi pembelajaran berbasis gamifikasi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas V MINU Metro

ANI LUTVIANA
2025 · Book · Open Access

Beberapa tantangan dalam penerapannya, diidentifikasi seperti perbedaan akses teknologi dan kebutuhan untuk adaptasi kurikulum, artikel ini merekomendasikan solusi seperti pelatihan guru dan keterlibatan siswa dalam media gamifikasi. Dengan strategi yang sesuai, media gamifikasi memiliki potensi untuk menciptakan suasana belajar yang dinamis dan berpusat pada siswa, sehingga membantu mereka mencapai potensi maksimal dalam pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkanmedia pembelajaran berbasis gamifikasi sebagai setrategi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V.a MI NU Metro. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif eksperimen. Jenis penelitian ini melibatkan secara acak kedalam salah satu dari dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Dengan ini peneliti menerapkan media Gamifikasi yang menyertakan implementasi komponen permainan yang mencakup poin, level, badge, dan leaderboard yang bertujuan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan menantang bagi peserta didik. Peneliti mempelajari dan mengidentifikasi masalah yang dihadapi dalam penerapan media gamifikasi dan kegunaannya dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini, media gamifikasi dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Media interaktif berupa game kuis dari (canva) merupakan media pembelajarangamifikasi yang sesuai dan signifikan dalam meningkatkan motivasi belajar

penggunaan modl pembelajaran cooperative learning tipe student teams achiviement division (STAD) pada mata pelajaran pai untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IX smp islam terpadu (IT) tri bhakti assalam

MUHAMMAD KHOIRUL FAQIH
2025 · Book · Open Access

Motivasi belajar siswa kelas IX pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Islam Terpadu Tri Bhakti Assalam masih rendah akibat minimnya dorongan belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IX pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Islam Terpadu Tri Bhakti Assalam. Kondisi ini mendorong guru PAI untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif, khususnya tipe Student Teams Achievement Division (STAD), guna meningkatkan motivasi belajar siswa. Melalui model pembelajaran kooperatif STAD, guru berharap dapat mengubah dinamika kelas menjadi lebih aktif dan kolaboratif, sehingga motivasi belajar siswa meningkat. Model ini dirancang untuk mendorong interaksi kelompok yang produktif serta menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menarik, khususnya bagi siswa kelas IX di SMP Islam Terpadu Tri Bhakti Assalam. Pendekatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan motivasi belajar siswa, tetapi juga mendukung tercapainya tujuan pembelajaran yang lebih efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang berfokus pada analisis penggunaan model pembelajaran cooperative learning tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) holistic. Pengumpulan data dilakukan melalui tiga teknik utama yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses uji keabsahan data yang dilakukan penulis dalam penelitian ini melalui tahapan-tahapan yaitu: Triangulasi Sumber dan triaangulasi data. Hasil peneltian menunjukan penggunaan model STAD secara signifikan meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI. Motivasi yang tumbuh dari metode pembelajaran yang relevan memberikan dorongan positif bagi siswa untuk terus terlibat aktif dalam pembelajaran. Dengan memadukan motivasi belajar berbasis individu dan dukungan kolektif melalui model STAD, proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif, menciptakan siswa yang berprestasi secara akademik sekaligus memiliki karakter yang kuat sesuai dengan ajaran agama.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN CROSSWORD PUZZLE DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPAS KELAS III D MI NU METRO LAMPUNG

ALVITRIANI
2025 · Book · Open Access

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D) yang bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Crossword Puzzle dalam mata pelajaran IPAS materi tentang ciri-ciri makhluk hidup guna meningkatkan hasil belajar siswa. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah model 4D yang terdiri dari 4 tahap yaitu Define, Design, Development dan Disseminate. Pada tahap develop peneliti melakukan validasi ahli media dan ahli materi. Subjek penelitian ini di lakukan pada 24 peserta didik kelas III D dalam uji coba di MI NU Metro Lampung. Hasil penelitian menunjukan hasil validasi ahli media sebesar 82%, validasi ahli materi 84% dengan kreteria “Sangat valid”. Persentase kevalidan pada angket respon peserta didik sebesar 88% pada uji coba skala besar dengan kategori “Sangat baik”. Berdasarkan penelitian pengembangan yang dilakukan pada media Crossword Puzzle untuk meningkatkan hasil belajar siswa yang mencakup 3 ranah. Dalam penelitian ini menunjukanpeningkatan yang signifikan pada ketiga aspek tersebut dimana siswa lebih termotivasi dan aktif dalam belajar, memperoleh pemahaman yang lebih baik terhadap materi pembelajaran dan mampu mengembangkan keterampilan yang relevan dengan topik yang dipelajari. Dapat disimpulkan bahwa media Crossword Puzzle ini dapat meningkatkan hasil belajar dalam proses pembelajaran di kelas.