COLLECTION
Koleksi Perpustakaan
Koleksi otomatis dari Perpustakaan
Publikasi
Analisis Yuridis terhadap Permendag No. 56/M-DAG/PER/9/2014 dalam Mengatasi Ketimpangan Persaingan Antara Pedagang E-Commerce dan Pedagang Tradisional
PENGARUH ADIKSI JUDI ONLINE TERHADAP PENURUNAN INTERAKSI SOSIAL DAN PERILAKU AGRESIF REMAJA DI DESA ADIREJO
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh adiksi judi online terhadap penurunan interaksi sosial dan perilaku agresif remaja Disalah satu desa di Provinsi Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif dan desain korelasional ex post facto, dengan jumlah sampel sebanyak 246 responden yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan Skala Gambling Urge Scale (GUS) untuk adiksi judi online serta Social Skills Inventory (SSI) untuk interaksi sosial dan Buss–Perry Aggression Questionnaire (BPAQ) untuk perilaku agresif yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adiksi judi online berpengaruh signifikan terhadap interaksi sosial dan perilaku agresif dengan nilai signifikansi 0,05. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa adiksi judi online memberikan kontribusi sebesar 27,9% terhadap interaksi sosial dan 33,3% terhadap perilaku agresif . Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa judi online memiliki dampak negatif terhadap kondisi sosial dan emosional remaja.
Pengaruh Media Interaktif Educaplay untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa pada Pelajaran Matematika Siswa Kelas IV MI Ma'arif NU 5 Sekampung
This study examines the effect of the interactive learning media Educaplay on students’ interest in learning mathematics at the fourth-grade level of MI Ma’arif NU 5 Sekampung. The study is grounded in the issue of low student interest caused by monotonous and less interactive teaching methods. The objective of this research is to determine whether the use of Educaplay significantly influences students’ learning interest. This research employs a quantitative approach with a quasi-experimental design involving 21 students selected through total sampling.The research design used is Non-Equivalent Control Group Design. Data were collected using questionnaires, observations, and documentation, while data analysis was conducted using validity, reliability, normality, and paired sample t-test. The findings reveal that the use of Educaplay has a significant effect on students’ learning interest, as indicated by a significance value of 0.001 (0.05). The results also show improvements in students’ attention, participation, enthusiasm, and overall engagement in learning mathematics. The novelty of this study lies in the application of interactive digital media specifically in the context of Madrasah Ibtidaiyah, focusing on learning interest rather than cognitive outcomes. This study implies that integrating interactive media into mathematics learning can enhance student engagement and create a more meaningful learning experience.
Efektivitas Media Gambar Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Pada Siswa Kelas II MI NU Metro
Kemampuan membaca siswa kelas II tergolong rendah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penggunaan media pembelajaran yang inovatif dalam meningkatkan kualitas keterampilan membaca siswa sekolah dasar. Selain itu, rendahnya kemampuan membaca siswa menjadi alasan utama perlunya penerapan media yang lebih menarik dan efektif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media gambar dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas II D MI NU Metro. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif desain pre-eksperimental. Teknik pengumpulan data berupa tes, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas II D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diterapkannya penggunaan media gambar nilai rata-rata kemampuan membaca siswa kelas II D adalah 77.72. Setelah diterapkannya penggunaan media gambar ternyata meningkatkan nilai rata-rata kemampuan membaca siswa kelas II D di MINU Metro yaitu menjadi 82.61. Hasil Uji Friedman diperoleh nilai Chi- Square hitung sebesar 60.000 lebih besar dari nilai Chi-Square sebesar 3.481. Artinya Ha diterima dan menolak H0. Dengan demikian, disimpulkan bahwa media gambar efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas II D MI NU Metro.
Pengaruh Penggunaan Gadget Dengan Prestasi Belajar Siswa kelas IV SD Raudlotut Tholibin Metro Utara
Penggunaan gadget di kalangan siswa sekolah dasar mengalami peningkatan yang signifikan dan dapat berdampak positif maupun negatif terhadap pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan gadget terhadap prestasi belajar siswa kelas IV di SD Raudlotut Tholibin Metro Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, dengan seluruh populasi sebanyak 26 siswa dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar dengan nilai signifikansi 0,002 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,335 menunjukkan kontribusi sebesar 33,5%. Disimpulkan bahwa penggunaan gadget yang berlebihan berdampak negatif terhadap prestasi belajar siswa, sehingga diperlukan pengawasan dan pemanfaatan yang bijak dalam pembelajaran.
Pengaruh Self-Efficacy, Dukungan Orang Tua, dan Persepsi Kesulitan Belajar terhadap Minat Belajar Matematika pada Siswa MTs Miftahul Huda
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh self-efficacy, dukungan orang tua, dan persepsi kesulitan belajar terhadap minat belajar matematika. Pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif kausal digunakan. Populasi penelitian adalah seluruh siswa MTs. Miftahul Huda Nambahdadi Tahun Ajaran 2025/2026, dengan sampel 113 siswa yang diambil menggunakan teknik Stratified Proportionate Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy berpengaruh signifikan namun negatif terhadap minat belajar matematika, mengindikasikan perlunya pengelolaan keyakinan diri secara seimbang. Dukungan orang tua berpengaruh positif dan signifikan serta menjadi variabel paling dominan. Persepsi kesulitan belajar tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan dengan kontribusi sebesar 19,8%. Guru disarankan menerapkan strategi pembelajaran yang mengelola self-efficacy secara optimal, orang tua perlu meningkatkan pendampingan belajar, sekolah menciptakan lingkungan kondusif, dan peneliti selanjutnya disarankan menambahkan variabel lain yang lebih dominan
Penerapan Media Gambar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Akidah Akhlak Siswa SD Al Maunah
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak di kelas III MI Al-Maunah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan media gambar dalam pembelajaran Akidah Akhlak serta menganalisis peningkatan hasil belajar siswa kelas III MI Al-Maunah setelah penerapan media tersebut dalam proses pembelajaran. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif melalui metode penelitian lapangan. Subjek penelitian terdiri atas guru mata pelajaran Akidah Akhlak dan siswa kelas III MI Al-Maunah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Penelitian ini dilaksanakan di MI Al-Maunah Karya Dadi, Bandar Agung, Kecamatan Trusan Nunyai pada bulan Januari 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media gambar mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa, motivasi belajar, serta pemahaman siswa terhadap materi Akidah Akhlak. Setelah penerapan media gambar, sebagian besar siswa mengalami peningkatan hasil belajar dan berhasil mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan. Rata-rata nilai siswa juga mengalami peningkatan hingga melampaui KKM, yaitu sekitar 95%, dengan lima siswa memperoleh nilai di atas KKM dan tiga siswa lainnya juga menunjukkan peningkatan hingga sekitar 85%, khususnya pada kelas III MI Al-Maunah. Selain itu, media gambar membantu siswa memahami konsep abstrak menjadi lebih konkret serta meningkatkan hasil belajar dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media gambar dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Akidah Akhlak pada siswa kelas III MI Al-Maunah.
Kajian Penerapan Antropologi Religius dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Untuk Menguatkan Moderasi Beragama Siswa Kelas XI Di SMK Negeri 3 Metro
Penelitian ini berangkat dari belum optimalnya perkembangan akhlak dan sikap toleransi siswa, sebagaimana ditunjukkan oleh hasil observasi awal di SMKN 3 Metro yang menemukan kecenderungan sikap keagamaan eksklusif, keterbukaan yang terbatas terhadap perbedaan, serta pemahaman ajaran agama yangmasih normatif. Kondisi ini menunjukkan bahwa pembelajaran PendidikanAgama Islam (PAI) belum sepenuhnya mengintegrasikan konteks sosial budaya siswa.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pendekatan antropologi religius dalam pembelajaranPAI serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru, siswa, dan pihak sekolah, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan dioperasionalkan sebagai integrasi budaya lokal, pengalaman keagamaan siswa, serta refleksi interpretatif dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini berkontribusi dalam mengontekstualisasikan pembelajaran PAI dan mengindikasikan adanya peningkatan sikap terbuka, inklusif, dan seimbang pada siswa.Penelitian ini memberikan kontribusi pada penerapan pendekatan antropologi religius dalam konteks SMK sebagai strategi kontekstualuntuk memperkuat moderasi beragama. .
Pembentukan karakter Santri melalui pendidikan pesantren di pondok pesantren Darul Hidayah Al Anshori Tulang Bawang Barat Lampung
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pembinaan karakter santriwati di Pondok Pesantren Darul Hidayah Al-Anshori Tulang Bawang Barat Lampung serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Menggunakan teori Thomas Lickona yang mencakup tiga dimensi karakter (moral knowing, moral feeling, dan moral action), penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap santriwati dan ustadzah pembina. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan karakter telah berhasil membangun aspek moral knowing melalui kajian kitab dan moral action melalui pembiasaan ibadah serta kedisiplinan asrama. Namun, aspek moral feeling masih memerlukan penguatan agar santriwati melakukan kebaikan berdasarkan kesadaran hati, bukan sekadar kepatuhan terhadap sanksi. Faktor pendukung utama adalah lingkungan religius dan keteladanan pendidik, sedangkan hambatan muncul dari heterogenitas latar belakang santri dan pengaruh lingkungan luar.
Internalisasi Nilai-Nilai Islam Pada Tradisi Jawa Slametan Di Rama Puja
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan tradisi Jawa slametan serta menganalisis implementasi nilai-nilai Pendidikan Islam di masyarakat Desa Rama Puja, Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur. Slametan sebagai kearifan lokal masyarakat Jawa transmigran tidak hanya dipahami sebagai ritual budaya, tetapi juga sebagai media pendidikan Islam nonformal yang menginternalisasikan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan informan yang dipilih melalui purposive sampling, terdiri dari tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat yang terlibat langsung. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya dengan triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan slametan mencakup persiapan bersama, pembacaan doa dan tahlil, serta pembagian berkat. Dalam praktik tersebut terkandung nilai-nilai Pendidikan Islam, yaitu nilai akidah, ibadah, akhlak, sosial, dan spiritual. Nilai-nilai ini diinternalisasikan melalui pembiasaan, keteladanan, dan partisipasi kolektif masyarakat. Dengan demikian, slametan tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga sarana pendidikan Islam berbasis kearifan lokal yang berperan dalam pembentukan karakter religius dan penguatan harmoni sosial.
Efektifitas Media Pembelajaran Platfoom E Learning dalam meningkatkan pemahaman akidah siswa pada mata pelajaran PAI di kelas XII di SMKN 1 Raman Utara
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media pembelajaran platform e-learning dalam meningkatkan pemahaman akidah siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas XII SMKN 1 Raman Utara. Pembelajaran akidah selama ini masih didominasi metode konvensional yang berpusat pada guru, sehingga kurang mampu mengakomodasi kebutuhan siswa di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif korelasional dengan teknik sampling jenuh, melibatkan 119 siswa kelas XII sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil uji validitas menunjukkan seluruh 20 butir pernyataan dinyatakan valid dengan nilai r-hitung > r-tabel (0,176), dan uji reliabilitas memperoleh nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,845 untuk variabel X dan 0,823 untuk variabel Y, menunjukkan tingkat reliabilitas tinggi. Analisis regresi sederhana menunjukkan nilai signifikansi 0,000 0,05 dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,485, yang berarti media pembelajaran platform e-learning memberikan pengaruh sebesar 48,5% terhadap peningkatan pemahaman akidah siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan platform e-learning efektif dalam meningkatkan pemahaman akidah siswa, dengan kontribusi yang signifikan terhadap aspek kognitif, afektif, dan perilaku keagamaan peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi pemanfaatan platform e-learning dalam pembelajaran PAI secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Strategi pembelajaran berbasis multiple intellegence pada mata pelajaran fiqih kelas VII MTs Darul Ulum Lampung Selatan
Penelitian ini di latar belakangi oleh sebuah pernyataan dari howard gardener bahwa tidak ada anak yang bodoh. Melainkan yang ada adalah anak yang menonjol dalam salah satu atau beberapa jenis kecerdasan. Oleh karena itu diperlukan sebuah lembaga pendidikan yang bisa menerapkan kecerdasan-kecerdasan bagi anak yang nantinya diharapkan dapat mengembangkan dan mengoptimalkan kecerdasan-kecerdasan mereka terutama dalam pembelajaran fiqih. Fokus penelitian dalam penulisan ini adalah strategi pembelajaran berbasis multiple intellegence pada mata pelajaran fiqih dengan tujuan untuk mengetahui strategi pembelajar berbasis multiple intellegence pada mata pelajaran fiqih kelas VII MTs Darul Ulum Lampung Selatan. Dan untuk mengetahui hasil dari strategi pembelajaran berbasis multiple intellegence pada mata pelajaran fiqih di mts darul ulum lampung selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif. Jenis penelitian inivadalah fenomologis. Metode pengumpulan data digunakan adalah metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari strategi pembelajaran berbasis multiple intellegence pada mata pelajaran fiqih ini siswa dapat lebih belajar lebih aktif dan mampu memunculkan potensi dan keberanian yang dimiliki setiap siswa.
Pengaruh Metode Wafa Terhadap Kemampuan Membaca Alquran Siswa Pada Pembelajaran Tahsin Tahfidz di SMP Cendekia Madani Metro
enelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Wafa terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an siswa kelas VII SMP Cendekia Madani Metro. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca Al-Qur’an siswa serta perlunya metode pembelajaran yang efektif, sistematis, dan menarik. Metode Wafa merupakan inovasi pembelajaran Al-Qur’an yang mengintegrasikan pendekatan otak kanan dengan sistem pembelajaran 5P (Pembukaan, Pengalaman, Pengajaran, Penilaian, Penutupan) dan irama nada hijaz. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis survei asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 30 orang, sekaligus dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data meliputi angket, tes membaca Al-Qur’an, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi (r_xy) sebesar 0,399 dengan nilai t_hitung (2,722) > t_tabel (2,048) pada taraf signifikansi 5%, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Tingkat hubungan kedua variabel berada pada kategori rendah dengan kontribusi metode Wafa terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an sebesar 15,9% (koefisien determinasi), sedangkan 84,1% dipengaruhi oleh faktor lain seperti motivasi belajar, bimbingan guru, lingkungan keluarga, dan faktor internal siswa. Dengan demikian, metode Wafa berpengaruh positif namun masih tergolong rendah terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an siswa, sehingga diperlukan optimalisasi penerapan metode ini secara lebih maksimal.
Implementasi kurikulum berbasis cinta KBC pada mata pelajaran Aqidah akhlak di madrasah Aliyah terpadu Nurul Qodiri
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara kebijakan moderasi beragama dengan praktik lapangan terkait internalisasi nilai kasih sayang yang belum sistematis. Penelitian bertujuan menganalisis strategi integrasi nilai teologis (cinta/mahabbah) ke dalam kurikulum formal serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya di MA Terpadu Nurul Qodiri.Menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi lapangan, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara sistematis melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) diimplementasikan melalui lima pilar: cinta Tuhan, ilmu, lingkungan, sesama, dan tanah air. Perencanaan dilakukan dengan memodifikasi modul ajar berbasis psikopedagogis, sementara pelaksanaan menggunakan pedagogi humanis-religius yang mengedepankan keteladanan (uswah). Dampak positif terlihat pada terciptanya lingkungan belajar aman dan menurunnya angka perundungan. Namun, kendala utama terletak pada dominasi evaluasi kognitif dan kurangnya instrumen penilaian afektif yang baku. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya komitmen kepemimpinan dan penguatan kompetensi guru dalam mengevaluasi karakter secara terstandar agar nilai rahmah terinternalisasi secara optimal dalam transformasi karakter siswa.
EKSPERIMENTASI MODEL INQUIRY LEARNING MELALUI PENDEKATAN OPEN ENDED TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH
Kemampuan berpikir kreatif dan pemecahan masalah matematis siswa Madrasah Ibtidaiyah masih tergolong rendah karena pembelajaran didominasi pendekatan konvensional dan berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model Inquiry Learning melalui pendekatan Open Ended terhadap kedua kemampuan tersebut secara simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan pretest-posttest control group design. Sampel terdiri dari dua kelas IV MIS Al-Qur’an yang dipilih menggunakan cluster random sampling. Kelas eksperimen (n=22) memperoleh pembelajaran Inquiry Learning-Open Ended, sedangkan kelas kontrol (n=21) menggunakan pembelajaran langsung. Instrumen berupa tes uraian terbuka untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif dan kemampuan pemecahan masalah. Analisis data menggunakan MANOVA dilanjutkan uji ANOVA univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan (multivariat) terdapat perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol pada kedua kemampuan (F=17,584; p=0,000). Secara univariat, kemampuan berpikir kreatif (F=14,730; p=0,000) dan kemampuan pemecahan masalah (F=34,637; p=0,000) pada kelas eksperimen secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Simpulan penelitian ini adalah model Inquiry Learning melalui pendekatan Open Ended efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan pemecahan masalah matematis siswa Madrasah Ibtidaiyah pada materi geometri dasar.
Inovasi Produk Tabungan Emas sebagai Strategi Peningkatan Daya Saing BMT Artha Buana Metro
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap produk keuangan syariah yang tidak hanya bersifat pembiayaan, tetapi juga mampu mengakomodasi kebutuhan investasi, khususnya dalam bentuk emas. Namun, pemahaman masyarakat terhadap mekanisme pembiayaan emas di lembaga keuangan mikro syariah masih belum merata, sehingga menimbulkan kesenjangan antara potensi produk dan tingkat pemanfaatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi implementasi inovasi produk pembiayaan emas serta menganalisis perannya dalam meningkatkan daya saing BMT Artha Buana Kota Metro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode field research, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis tematik melalui proses pengkodean untuk menemukan pola dan tema utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan emas telah diimplementasikan dengan baik melalui akad murabahah, didukung dengan fleksibilitas angsuran dan pelayanan yang cukup baik, sehingga mampu menarik minat masyarakat. Produk ini juga berperan dalam meningkatkan daya saing BMT melalui kemudahan akses investasi berbasis aset riil. Namun demikian, masih diperlukan peningkatan edukasi dan strategi promosi agar pemahaman masyarakat lebih merata. Oleh karena itu, penguatan sosialisasi dan inovasi layanan menjadi rekomendasi penting untuk pengembangan ke depan.
Peran BPRS Metro Madani dalam Meningkatkan Literasi dan Ingklusi Keuangan Syariah pada Masyarakat Kota Metro
This study aims to analyze the role of BPRS Metro Madani in improving Islamic financial literacy and inclusion among the community of Metro City. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation involving operational managers, marketing staff, customer service, customers, and non-customers. Data were analyzed descriptively to understand the relationship between literacy, inclusion, and the role of BPRS. The results show that BPRS Metro Madani plays an important role in enhancing Islamic financial literacy through educational activities such as product socialization, contract explanation, and customer assistance. These efforts contribute to increasing public understanding and trust. However, Islamic financial literacy remains uneven, which affects the level of financial inclusion. While customers perceive positive benefits, such as business growth and income improvement, non-customers still prefer informal financial systems due to limited knowledge and trust. This study confirms that Islamic financial literacy acts as an intervening variable between the role of Islamic microfinance institutions and financial inclusion, especially in the context of BPRS at the local level. This study is limited to a single institution and qualitative approach, which may affect generalization. The findings imply the need for more intensive education and broader outreach strategies to improve literacy and inclusion.
Analisis penerapan standar akuntansi keuangan entitas privat (SAKEP) pada laporan keuangan di BMT assyafi'yah berkah nasional cabang Tanjung jaya
Perkembangan praktik akuntansi pada sektor keuangan mikro menuntut setiap entitas untuk menyusun laporan keuangan yang akurat, transparan, dan dapat dipercaya. Kualitas informasi akuntansi menjadi faktor penting dalam menilai kinerja lembaga, mengelola aset, serta mendukung pengambilan keputusan oleh para pemangku kepentingan. Untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelaporan keuangan pada entitas yang tidak memiliki akuntabilitas publik signifikan, ikatan akuntan indonesia (IAI) menetapkan standar akuntansi keuangan entitas privat (SAK EP) sebagai penyempurnaan dari SAK ETAP yang dirancang lebih sederhana agar dapat diterapkan oleh entitas privat seperti koperasi, usaha kecil dan menengah, serta Baitul Maal wat Tamwil (BMT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan SAK EP pada laporan keuangan di BMT assyafi’iyah berkah nasional kantor cabang tanjung jaya serta mengidentifikasi kesesuaian praktik pencatatan akuntansi dengan ketentuan standar yang berlaku. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap proses pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan, serta pengungkapan informasi akuntansi pada BMT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SAK EP pada laporan keuangan BMT telah dilakukan secara bertahap, namun masih menghadapi beberapa kendala seperti perubahan struktur akun, keterbatasan sumber daya manusia yang memahami standar akuntansi, serta perlunya penyesuaian dengan karakteristik transaksi berbasis akad syariah. Meskipun demikian, penerapan SAK EP memberikan peluang untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan melalui penyajian informasi yang lebih relevan, andal, dan transparan sehingga dapat memperkuat tata kelola lembaga serta meningkatkan kepercayaan anggota dan pemangku kepentingan terhadap kinerja BMT.
Pernikahan dini dan ketidak patuh suami memberkan nafkah Analisis:sosisal-legalterhadap gugat cerai perempuan disukadana
Abstrak Krisis nafkah dalam pernikahan dini di Sukadana menunjukkan adanya persoalan serius dalam relasi keluarga yang berdampak pada meningkatnya cerai gugat. Sebagian besar penelitian sebelumnya lebih menyoroti faktor umum perceraian seperti ekonomi dan disharmoni rumah tangga, sementara kajian yang secara spesifik mengaitkan krisis nafkah dalam pernikahan dini dengan perspektif sosial-legal masih terbatas. Artikel ini menganalisis bagaimana ketidakmampuan suami dalam memenuhi kewajiban nafkah bertransformasi menjadi alasan yuridis dalam cerai gugat serta bagaimana dinamika tersebut mencerminkan interaksi antara faktor struktural, kultural, dan normatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain eksploratif-analitis melalui pendekatan sosial-legal. Data diperoleh dari wawancara mendalam dengan enam informan serta analisis putusan pengadilan dan regulasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis nafkah dipengaruhi oleh ketidaksiapan ekonomi akibat pernikahan usia dini, rendahnya pendidikan, serta lemahnya internalisasi norma hukum keluarga. Selain itu, terjadi pergeseran makna nafkah dari kewajiban normatif menjadi beban struktural serta perubahan relasi kuasa dalam rumah tangga yang memicu konflik. Temuan ini menegaskan bahwa cerai gugat berfungsi sebagai mekanisme sosial-legal untuk memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi perempuan serta mencerminkan kebutuhan akan model keadilan keluarga yang lebih responsif terhadap realitas sosial.