Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

883 item publik

Publikasi

Halaman 20 dari 45

Efektivitas Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Matematika Siswa

RIZKI ASRARUL MUFIDAH
2026 · Thesis · Open Access

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan hasil belajar matematika siswa yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih bersifat abstrak dan kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment berbentuk nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII pada salah satu Sekolah Menengah Pertama swasta di Kabupaten Lampung Tengah, dengan sampel dua kelas yang dipilih secara purposive sampling, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan PMRI dan kelas kontrol dengan pembelajaran langsung. Instrumen yang digunakan adalah angket minat belajar dan tes hasil belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan uji MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol pada minat dan hasil belajar matematika siswa. Pendekatan PMRI terbukti efektif meningkatkan minat belajar yang ditandai dengan meningkatnya partisipasi aktif siswa dan efektif meningkatkan hasil belajar yang terlihat dari peningkatan kemampuan siswa dalam memodelkan dan menyelesaikan masalah kontekstual SPLDV.

Kedudukan dan Perlindungan Hukum Aset Digital dan Properti Virtual sebagai Harta Waris berdasarkan Prespektif Hukum Islam dan Hukum Positif di Indonesia

CHALAWAH UMMY SA'DIYAH
2026 · Thesis · Open Access

Kemunculan aset digital dan properti virtual bernilai ekonomi belum diimbangi pengaturan kewarisan yang komprehensif, sehingga berpotensi menimbulkan sengketa dan kerugian bagi ahli waris. Dalam hukum Islam, hak waris dijamin secara tegas, sedangkan dalam hukum positif Indonesia pengaturannya masih parsial. Penelitian ini menganalisis kedudukan dan perlindungan hukum aset digital sebagai objek waris serta mengidentifikasi legal conflict dalam regulasi yang berlaku. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dua tahap: yuridis normatif-deskriptif untuk menentukan kriteria aset digital sebagai harta waris berdasarkan hukum Islam, hukum positif, dan teori klasik; serta yuridis evaluatif untuk mengidentifikasi legal gap, legal vacuum, dan legal conflict guna merumuskan pembaruan hukum kewarisan digital. Hasilnya menunjukkan bahwa tidak semua aset digital memenuhi syarat sebagai harta waris; penentuannya bergantung pada orisinalitas, kepemilikan, legalitas, stabilitas nilai, dan transferabilitas. Konflik hukum ditemukan pada pembatasan jangka waktu hak cipta yang menghapus hak eksklusif serta pada larangan pengalihan akun dan domain oleh platform. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan yang lebih adaptif, termasuk mekanisme royalti berkelanjutan berbasis kontribusi, agar selaras dengan prinsip hak milik dan keadilan modern.

Rekontekstualisasi Hukum Penundaan Nikah Akibat Kematian Keluarga Dalam Tradisi Jawa Perspektif Maqasyid Syariah Studi Di Desa Sukajadi

HAMDAN ARIFIN
2026 · Thesis · Open Access

This study examines the practice of marriage postponement due to the death of a family member within the Javanese community tradition in Sukajadi Village, as well as its legal recontextualization from the perspective of Maqāṣid al-Sharī‘ah. The research employs a qualitative approach using a field-based case study method through observation and in-depth interviews with traditional leaders, religious leaders, and families who have experienced marriage postponement. The findings reveal that the practice of marriage postponement constitutes a complex socio-religious phenomenon, influenced not only by emotional factors, but also by customary values, the collectivist structure of the family, and cosmological beliefs such as the momentum of Satu Suro. This postponement functions as a social mechanism to maintain harmony, emotional stability, and community cohesion, while also serving as a form of respect for bereaved families. From the perspective of Maqāṣid al-Sharī‘ah, this practice can be understood as an effort to preserve maslahah through the protection of lineage (ḥifẓ al-nasl) and intellect (ḥifẓ al-‘aql), by ensuring psychological and social readiness in establishing a family. Furthermore, this tradition reflects the application of the concept of ‘urf ṣaḥīḥ as well as legal maxims that emphasize the prevention of harm and adaptation to changing circumstances. This study concludes that the tradition of marriage postponement is not static, but rather undergoes transformation through negotiation between custom, religion, and modern rationality, thereby remaining relevant within the framework of Islamic law oriented toward maslahah.

Taḥlīl muḥtawā Kitāb al-ʿArabiyyah Bayna Yadayk — al-Juzʼ al-Awwal, al-Wiḥdāt (1–8) min manẓūr Wizārat at-Tarbiyyah wa-at-Taʿlīm al-Indūnīsiyyah wa Qiyam Ahl as-Sunnah wa-al-Jamāʿah an-Nahḍiyyah

ERSA ANTIKA RAHMANDHA
2026 · Thesis · Open Access

The textbook is a fundamental component in Arabic language education, requiring evaluation of its alignment with national educational standards and moderate Islamic values. This study aims to analyze the content of Al-‘Arabiyyah Baina Yadaik, Part One (Units 1–8), from the perspectives of the Indonesian Ministry of Education and Culture and the Ahl al-Sunnah wa al-Jamaʿah an-Nahdiyyah theoretical framework. Employing a qualitative research design with content analysis, data were collected through library research using listening and note-taking methods on instructional materials, dialogues, illustrations, and the presentation of exercises in the textbook. The findings reveal that Al-‘Arabiyyah Baina Yadaik, Part One (Units 1–8), is generally suitable for Arabic language instruction in Indonesia. The textbook demonstrates a systematic and well-organized structure, clear design, and appropriate readability for beginner learners. It adopts a communicative approach that develops the four language skills and implicitly incorporates moderate Islamic values such as tolerance, balance, and moderation. However, notable limitations include implicit gender bias in visual representations that predominantly depict males in professional and public roles. The printed version also lacks sufficient visual elements and decorative features, resulting in visually monotonous pages. The digital version preserves the print content but suffers from low image resolution when enlarged, a static non-responsive layout, inadequate font and color design for fully vocalized Arabic text, and a lack of interactive features such as digital navigation, vocabulary highlighting, and interactive exercises, reducing its effectiveness for online learning. This study contributes to the development of a comprehensive evaluation model for international educational textbooks as transformative media in promoting moderate Islamic values and recommends the necessity of contextual content adaptation by teachers. Keywords: content analysis; Arabic language textbook; Al-‘Arabiyyah Baina Yadaik Part One; Indonesian Ministry of Education and Culture; Ahl al-Sunnah wa al-Jamaʿah an-Nahdiyyah.

"Pengajian Rutin Jamaah Yasin Ibu-ibu dalam Membangun Karakter Keagamaan di Lingkungan Masjid Darusallam Rumbia Lampung Tengah"

KHUSNUL HANIFA
2026 · Thesis · Open Access

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran majelis taklim sebagai lembaga pendidikan non-formal dalam mengatasi rendahnya kesadaran beragama dan keharmonisan sosial di lingkungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran pengajian rutin jamaah Yasin ibu-ibu dalam membangun karakter keagamaan di Masjid Darusallam, Desa Reno Basuki, Kecamatan Rumbia. Metode yang digunakan adalah kualitatif fenomenologis dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pimpinan pengajian, ustadz, serta jamaah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajian rutin berhasil meberikan perubahan karakter jamaah melalui empat pilar utama: penguatan Akidah sebagai pondasi mental dalam rumah tangga; peningkatan kualitas Ibadah wajib dan sunnah yang berbasis pemahaman fikih; pembentukan Akhlak mulia dalam menjaga lisan dan etika berpakaian; serta aktualisasi Amaliah nyata melalui dzikir dan kesalehan sosial. Kontribusi penelitian ini memberikan model penguatan pendidikan karakter berbasis masyarakat (pendidikan non-formal) yang efektif bagi ibu rumah tangga dalam menciptakan ketahanan spiritual keluarga dan keharmonisan lingkungan sosial. Melalui integrasi dakwah lisan dan praktik tradisi keagamaan, majelis taklim terbukti mampu menjadi benteng moral di tengah dinamika perubahan zaman.

Peran Diklatsar dalam Membentuk Militansi dan Akhlak Kader Banser NU pada Diklatsar di Pondok Pesantren sunan Ampel Punggur

FERDI AGUSTIAN
2026 · Thesis · Open Access

This study aims to describe and analyze the role of the Basic Education and Training (Diklatsar) of Barisan Ansor Serbaguna (Banser) in shaping the militancy and moral character of Nahdlatul Ulama (NU) cadres at SMA Pondok Pesantren Sunan Ampel Punggur. This research is motivated by the perception that Banser Diklatsar tends to emphasize physical training and semi-military discipline, thereby overlooking its role in value education, NU ideology, and moral development. The research problems focus on how Banser Diklatsar is implemented, how Islamic education values are internalized in the training process, and how Diklatsar contributes to the formation of cadre militancy and moral character. This study employs a qualitative approach using a descriptive-analytical method. Research data were collected through direct observation of Banser Diklatsar activities, in-depth interviews with Diklatsar participants, Banser instructors, pesantren administrators, and local NU officials, as well as documentation of relevant archives and organizational records. Data analysis was conducted using an interactive model involving data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that Banser Diklatsar plays a significant role in fostering cadre militancy through the internalization of NU ideological values, discipline, organizational loyalty, and readiness to serve. In addition, Banser Diklatsar contributes to moral development through religious habituation, exemplary conduct of instructors, and the internalization of Islamic moral values (akhlaq al-karimah). Therefore, Banser Diklatsar functions as an integral medium of Islamic education in the NU cadreization process.

STRATEGI PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DALAM MENUMBUHKAN KEPERCAYAAN DIRI DAN MENGATASI INSECURE PADA SISWA MTs DARUL ULUM PANARAGAN JAYA DI ERA MEDIA SOSIAL

SALMA HANIFATUS SYAFA
2026 · Thesis · Open Access

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pembelajaran Akidah Akhlak yang tepat dalam menumbuhkan kepercayaan diri dan mengatasi insecure pada siswa MTs Darul Ulum Panaragan Jaya di era media sosial. Di era digital saat ini membawa perubahan terhadap pola interaksi sosial, fear of missing out, rendahnya harga diri, pembentukan identitas dan perkembangan moral peserta didik. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sementara itu, analisis data mencakup proses reduksi data, display data (penyajian data), dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa banyak yang merasa tidak percaya diri dikarenakan media sosial. Strategi pembelajaran Akidah Akhlak yang diterapkan melalui pembelajaran inkuiri, pembiasaan akhlak positif, diskusi reflektif, mampu membantu siswa meningkatkan kepercayaan diri dan mengurangi rasa insecure. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran Akidah Akhlak berperan penting sebagai sarana pembinaan karakter dan penguatan mental siswa di tengah gempuran era media sosial.

Strategi Guru PAI dalam Menciptakan Lingkungan Belajar Inklusif untuk Menumbuhkan Toleransi Antar Siswa Beragama di SD Negeri 1 Metro Utara.

NAVIA SYIFAURROHMAH
2026 · Thesis · Open Access

Keberagaman latar belakang agama siswa di sekolah dasar menuntut penerapan strategi pembelajaran yang mampu membangun lingkungan belajar yang inklusif serta menumbuhkan sikap toleransi antar siswa. Dalam hal ini, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tidak hanya berperan sebagai penyampai materi keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan sikap saling menghormati melalui proses pendidikan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi guru PAI dalam menciptakan lingkungan belajar inklusif guna menumbuhkan toleransi antar siswa beragama di SD Negeri 1 Metro Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan subjek penelitian guru PAI, guru kelas, dan siswa. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru PAI dalam menciptakan lingkungan belajar inklusif dilakukan melalui penerapan nilai-nilai toleransi dalam pembelajaran, pemberian keteladanan sikap saling menghargai, pembiasaan kegiatan belajar bersama tanpa diskriminasi, serta kerja sama antar guru dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif. Strategi tersebut berperan dalam menumbuhkan sikap toleransi antar siswa sejak dini. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa guru PAI memiliki peran penting dalam membangun lingkungan belajar yang inklusif serta menanamkan sikap toleransi beragama di sekolah dasar.

Implementasi Pendidikan Nilai-Nilai Islam Oleh Guru Pendidikan Agama Islam Sebagai Upaya Preventif Terhadap Kenakalan Siswa di SMKN 1 Abung Selatan.

EKA NURDAYANTI FADILLAH
2026 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai Pendidikan Islam oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai upaya preventif terhadap kenakalan siswa di SMKN 1 Abung Selatan. Latar belakang penelitian ini adalah masih ditemukannya perilaku indisipliner siswa, seperti keterlambatan hadir, pelanggaran tata tertib, penggunaan handphone saat pembelajaran, serta rendahnya partisipasi dalam kegiatan keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai Pendidikan Islam dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang berorientasi preventif. Guru mengintegrasikan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, dan akhlak dalam pembelajaran serta kegiatan pembiasaan religius. Pelaksanaan dilakukan melalui keteladanan, nasihat persuasif, penegakan kedisiplinan, serta kegiatan keagamaan rutin. Evaluasi dilakukan dengan memantau perubahan perilaku siswa yang ditandai dengan penurunan keterlambatan dan pelanggaran tata tertib serta meningkatnya partisipasi dalam kegiatan keagamaan. Implementasi tersebut berperan sebagai upaya preventif yang efektif dalam menekan kenakalan siswa pada kategori ringan hingga sedang, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang lebih kondusif dan tertib.

Ta'lim al-Mahfuzat fi Tarqiyati Raghbati al-Tullab fi Ta'allumi al-Lughati al-'Arabiyyati bi Bayti Ta'allumi al-Nahl Yusorejo Metro al-Syarqiyyah

ABID ABDILLAH
2026 · Thesis · Open Access

Arabic language learning at the elementary level is often hampered by low student interest and motivation, as students frequently perceive the subject as difficult and tedious, a phenomen on observed at the An-Nahl Yosorejo Learning Center, Metro Timur. This study aims to evaluate the effectiveness of Mahfuzat learning as aninnovative teaching strategy to increase students' interest in Arabic within a non-formal educational environment. Using a descriptive qualitative approach, the research focuses on the impact of Mahfuzat on students' affective indicators. Data were collected through participatory classroom observations, in-depth interviews with one teacher and five selected students, and documentation studies, then analyzed interactively through data reduction, display, and verification with triangulation techniques. The results indicate that the implementation of Mahfuzat significantly boosted student interest, evidenced by high active participation in recitation activities, improved concentration, and a shift to ward positive perceptions of Arabic. This effectiveness is attributed to the rhythmic repetition (singing) method, whic haligns with elementary-age characteristic sand a relaxed learning environment. This study concludes that Mahfuzat serves as a powerful pedagogical tool to bridge the gap between perceived difficulty and student engagement. Scientifically, this research contributes a practical framework for integrating traditional Arabic aphorisms into modern non-formal curricula to enhance affective learning. For future research, it is suggested to explore the impact of Mahfuzat on broader cognitive outcomes, such as vocabulary retention and speaking proficiency, across more diversede mographic populations.

Penerapan Pembelajaran Kooperatif Dengan Metode Think - Pair- Share Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Dasar SDIT Adz-Dzikro Lampung Utara

HANI`MATUL FAUZIAH
2026 · Thesis · Open Access

Capaian belajar yang belum optimal pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar umumnya dipicu oleh dominasi peran pendidik yang menyempitkan ruang keterlibatan bermakna bagi peserta didik. Menyikapi persoalan tersebut, penelitian ini menggunakan Think Pair Share sebagai pendekatan pembelajaran kolaboratif terstruktur yang diimplementasikan dalam desain Penelitian Tindakan Kelas. Tujuh belas peserta didik kelas III SDIT Adz-Dzikro Lampung Utara ditetapkan sebagai partisipan penelitian. Tiga sumber data yang saling melengkapi digunakan, mencakup catatan observasi, transkrip wawancara, dan asesmen hasil belajar, yang seluruhnya dikumpulkan secara sistematis dalam dua siklus tindakan yang bersifat iteratif. Setiap siklus melewati tahapan perencanaan, eksekusi, pemantauan, dan refleksi kritis. Data pascatindakan mengindikasikan trajektori pertumbuhan akademik yang luar biasa, dengan rerata kelas meningkat dari 69,5 menjadi 88,41, sementara proporsi peserta didik yang mencapai ambang ketuntasan minimal melonjak dari 29,41% menjadi 100%. Angka-angka ini menunjukkan bahwa integrasi penalaran mandiri dengan kolaborasi antarpasangan yang terstruktur secara signifikan meningkatkan kedalaman pemahaman sekaligus mendorong keterlibatan aktif di kelas. Think Pair Share terbukti merupakan strategi yang andal secara pedagogis untuk mentransformasi hasil pembelajaran IPAS di sekolah dasar.

Implementasi Media Edukasi Berupa Pop Up Book Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 1 SD NU Metro

RIKA SETIANINGSIH
2026 · Thesis · Open Access

Keterampilan membaca merupakan kompetensi fundamental yang berperan penting dalam mendukung keberhasilan proses belajar peserta didik di sekolah dasar, terutama pada jenjang kelas awal. Berdasarkan hasil pengamatan di kelas I SDNU Metro, diketahui bahwa kemampuan membaca siswa masih berada pada kategori rendah, yang ditunjukkan melalui kesulitan dalam mengenal huruf dan bunyinya, menggabungkan huruf menjadi kata, serta memahami bacaan sederhana. Permasalahan tersebut dipengaruhi oleh kurangnya variasi metode pembelajaran serta terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan tahap perkembangan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan media edukasi berbasis pop up book serta dampaknya terhadap peningkatan keterampilan membaca siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas I SD NU Metro. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes awal dan tes akhir, serta dokumentasi, sedangkan analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pop up book mampu meningkatkan keterampilan membaca siswa. Dengan hasil t-test, diperoleh nilai t hitung sebesar 12,782 dengan df 52 dan nilai signifikasi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 dan lebih kecil dari 0,05, maka terdapat perbedaan keterampilan membaca siswa menggunakan media pop up book dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvesional pada siswa kelas 1 SDNU Metro.

Pengembangan Media Komik Edukasi Dalam Pembelajaran PKN Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Peserta Didik Kelas IV SD

DINA ZULVA ISMI MA`LUFAH
2026 · Thesis · Open Access

This study addresses the limited use of innovative learning media in Civic Education (PKn)which affects students’ activeness and literacy skills in elementary schools. The research aimsto develop educational comic media in PKn learning and to examine its feasibility and students’responses in improving literacy skills. This study employed a Research and Development(R&D) method using the 4-D model, consisting of define, design, develop, and disseminatestages. The subjects of the study were fourth-grade students of SDNU Metro. Data werecollected through interviews with teachers and the school principal, material expert and mediaexpert validation questionnaires, and student response questionnaires. The findings indicate thatthe developed educational comic media is feasible to use based on material and media expertevaluations. Students' responses show a very positive category, particularly in increasinglearning interest, reading motivation, and understanding of Pancasila values. Therefore,educational comic media can serve as an effective alternative learning medium to supportliteracy improvement in Civic Education learning at the elementary school level.

Implementasi Nilai-Nilai Islam Melalui Dzikir Fida' untuk menumbuhkan Karakter Religius Jamaah Mushola Darussalamah Dusun v Renobasuki Kecamatan Rumbia

KHUSNUL FADILAH
2026 · Thesis · Open Access

This study examines the implementation of Islamic values through dzikir fida’ in fostering the religious character of the congregation at Mushola Darussalamah, Dusun V, Reno Basuki Village, Rumbia District, Central Lampung Regency. Dzikir fida’, as a collective spiritual practice, is identified as an effective medium for strengthening faith, moral conduct, and daily behavior grounded in Islamic values, including i‘tiqādiyyah (creedal), khuluqiyyah (moral), and ‘amaliyyah (practical) dimensions. The research employs a qualitative field approach using purposive sampling. Data were collected through structured interviews, participant observation, and documentation involving dzikir leaders, congregation members, and community figures, with data validity ensured through source triangulation. The findings reveal that dzikir fida’, conducted congregationally every Wednesday night until Thursday with a structured sequence of supplications and the recitation of “lā ilāha illā Allāh” 70,000 times, significantly contributes to the development of religious character. Its impact is reflected in enhanced inner peace, strengthened social solidarity, and increased piety. The influence of the practice is evident across social aspects (reinforcing ukhuwah islāmiyyah), psychological aspects (reducing stress and fostering gratitude), and religious aspects (strengthening faith and discipline in worship). Nevertheless, challenges remain, particularly the limited participation of younger generations, which calls for more intensive outreach and promotion. This study contributes to the discourse on character education rooted in spiritual and cultural traditions and offers recommendations for expanding dzikir fida’ as a moral and spiritual intervention within society.

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK ETIKA SISWA DI GTENGAH FEMOMENA FEAR OF MISSING OUT (FOMO) PADA PENGGUNAAN TIKTOK ( STUDI DI SMA DARUSSALAM)

SERLY MARLINA
2026 · Thesis · Open Access

Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) yang dipicu oleh penggunaan media sosial, khususnya TikTok, telah menimbulkan permasalahan etis di kalangan siswa, seperti ketergantungan pada media digital, orientasi berlebihan pada pengakuan sosial, serta perubahan sikap, tutur kata, dan perilaku di lingkungan sekolah. Kondisi ini menunjukkan adanya tantangan serius dalam pembentukan etika siswa di era digital. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk dan menginternalisasikan etika Islami siswa di tengah fenomena FOMO pada penggunaan TikTok di SMA Darussalam Adijaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru PAI dan siswa, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran strategis sebagai pendidik, pembimbing, teladan, dan pengontrol moral dalam membentuk etika siswa. Guru PAI mengintegrasikan nilai-nilai etika Islam, seperti adab bermedia sosial, tanggung jawab, kesederhanaan, dan pengendalian diri, baik dalam proses pembelajaran maupun kegiatan keagamaan sekolah. Selain itu, penguatan etika dilakukan melalui nasihat, pembiasaan, serta pendekatan persuasif agar siswa mampu mengelola penggunaan TikTok secara bijak dan proporsional. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan peran guru PAI sangat penting sebagai benteng moral siswa dalam menghadapi arus budaya digital, sehingga sekolah perlu mendukung pengintegrasian literasi digital berbasis nilai-nilai Islam dalam pembelajaran PAI secara berkelanjutan.

Strategi Pembelajaran Inovatif: Studi Kualitatif Tentang Pemanfaatan Isi Kandungan Cerita Wayang Kulit Sebagai Media Pembelajaran dalam Pendidikan Karakter Siswa di SMA Negri 2 Metro Barat

YEYEN AFRYANI
2026 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis nilai-nilai pendidikan Islam dalam tokoh wayang Semar pada lakon "Semar Mbangun Kayangan" yang diselenggarakan di Desa Mulyosari 16 Polos. Inti dari penelitian ini adalah bagaimana nilai-nilai fundamental Islam seperti Akidah (tauhid), ibadah, dan terutama akhlak mulia (seperti kejujuran, kesabaran, dan kerendahan hati diintegrasikan dalam karakter tokoh Semar dan alur cerita pewayangan. Wayang Kulit bukan sekadar hiburan, melainkan media komunikasi tradisional dan sarana dakwah yang kaya akan makna simbolis untuk membentuk kepribadian individu berlandaskan akhlak mulia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menekankan pada pengamatan fenomena dan pendalaman substansi makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lakon "Semar Mbangun Kayangan" mengandung nilai-nilai pendidikan Islam yang terbagi menjadi dua kelompok utama yaitu Nilai Ketuhanan (Ilahiyah) yang berkaitan dengan keimanan kepada kekuasaan Allah, serta Nilai Kemanusiaan (Insaniyah) yang mencakup nilai sosial. Sosok Semar merepresentasikan simbol manusia sempurna (insan kamil) yang mengajarkan bahwa membangun "kayangan" bukan sekadar fisik, melainkan membangun hati nurani, kesabaran, dan kebijaksanaan batin. Nilai-nilai seperti tauhid, kejujuran, dan rasa syukur diinternalisasikan melalui bahasa yang mudah dicerna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pagelaran tersebut menjadi tuntunan hidup dan media dakwah kultural dalam memperkuat akidah dan akhlak masyarakat sesuai dengan ajaran Al-Qur'an dan Sunnah.

Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak Melalui Permainan Tradisional di RA Athfalul Huda Guppi Desa Qurnia Mataram

LILIS UTAMI
2026 · Thesis · Open Access

Pendidikan akhlak memegang peran penting dalam pembentukan karakter anak usia dini karena akhlak yang baik menjadi fondasi perilaku mulia dan terciptanya kehidupan sosial yang harmonis. Pada usia emas, anak sangat peka terhadap rangsangan nilai, sikap, dan kebiasaan dari lingkungan sekitarnya. Namun, pendidikan akhlak di lembaga RA seringkali disampaikan secara verbal atau hafalan, sehingga kurang efektif dalam menginternalisasi nilai moral. Anak usia dini lebih mudah memahami nilai melalui pengalaman konkret dan aktivitas bermain. Permainan tradisional seperti Cublak-Cublak Suweng, Gobak Sodor, Petak Umpet, dan Dakon memiliki potensi tinggi sebagai media pembelajaran akhlak karena mengandung unsur kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, kesabaran, sportivitas, dan kepedulian sosial, sekaligus memperkuat interaksi sosial dan budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain field research di RA Athfalul Huda GUPPI Desa Qurnia Mataram. Subjek penelitian terdiri atas kepala RA, guru, dan peserta didik yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis secara interaktif menggunakan model Miles dan Huberman, melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, teknik, dan perpanjangan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai pendidikan akhlak melalui permainan tradisional berlangsung secara sistematis, kontekstual, dan berkelanjutan. Anak-anak menanamkan nilai kejujuran, amanah, toleransi, kesabaran, tawadhu’, kasih sayang, dan rasa malu berbuat salah melalui pengalaman bermain, interaksi sosial, kepatuhan terhadap aturan, serta bimbingan guru sebagai fasilitator dan teladan. Perubahan perilaku anak juga terlihat di lingkungan rumah, menunjukkan transfer nilai yang efektif. Permainan tradisional terbukti menjadi strategi pedagogis yang menyenangkan dan relevan dalam pendidikan akhlak anak usia dini, selaras dengan nilai budaya lokal dan prinsip pendidikan Islam.

IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA MATA PELAJARAN PAI UNTUK MEMBENTUK GENERASI YANG UNGGUL DI SMPN 2 RAMAN UTARA LAMPUNG

LU'LUYATUL A'LA
2026 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai pendidikan Islam untuk membentuk generasi yang unggul dalam proses pembelajaran di SMPN 2 Raman Utara. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan sentral dalam menanamkan nilai-nilai keislaman seperti tauhid, akhlak, kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab melalui kegiatan pembelajaran dan pembiasaan religius di sekolah. Implementasi nilai-nilai tersebut diperkuat dengan kegiatan tadarus, salat berjamaah, dan keteladanan guru dalam bersikap. Kendala yang dihadapi meliputi kurangnya fasilitas keagamaan dan keterbatasan pemahaman guru non-PAI terhadap nilai Islam. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kolaborasi antara guru, kepala sekolah, dan orang tua dalam membangun budaya religius di sekolah.

Peran keluarga dalam mempertahankan nilai-nilai religius remaja kecanduan game online mobile legend di kelurahan mulyosari kecamatan metro barat

NOPI WULANDARI
2026 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran keluarga dalam mempertahankan nilai-nilai religius pada remaja yang mengalami kecanduan game online Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) di Kelurahan Mulyosari, Kecamatan Metro Barat. Fenomena meningkatnya intensitas bermain game online pada remaja berdampak pada menurunnya kedisiplinan ibadah, pengendalian diri, serta sikap religius dalam kehidupan sehari-hari. Keluarga memiliki peran strategis sebagai lingkungan pendidikan pertama dalam menanamkan dan menjaga nilai-nilai religius melalui keteladanan, pembiasaan ibadah, komunikasi yang intensif, serta pengawasan terhadap penggunaan waktu bermain game. Hasil kajian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif orang tua, pemberian nasihat keagamaan secara persuasif, serta penciptaan suasana keluarga yang religius mampu membantu remaja menyeimbangkan aktivitas bermain game dengan kewajiban keagamaan. Dengan demikian, peran keluarga sangat menentukan dalam membentuk kembali sikap religius remaja meskipun berada dalam tantangan kecanduan game online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengeksplorasi peran keluarga dalam mempertahankan nilai-nilai religius remaja usia 15-18 tahun yang mengalami kecanduan game online Mobile Legends di Kelurahan Mulyosari. Teknik analisis data dilakukan secara sistematis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memahami bagaimana pola komunikasi, keteladanan, serta pengawasan orang tua dapat menjaga dimensi religiusitas anak di tengah arus digital.

Dinamika Konflik Sosial dalam Pernikahan Antar Etnis Studi Kasus Pernikahan Suku Adat Jawa dan Lampung Di Sungkai Barat Lampung Utara

GHOSEL INDRAWAN
2026 · Thesis · Open Access

Penelitian ini membahas dinamika konflik sosial dalam pernikahan antar etnis Jawa–Lampung, faktor-faktor pemicu konflik, serta strategi adaptasi dan penyelesaian yang diterapkan oleh pasangan. Tujuan penelitian adalah memahami bagaimana perbedaan budaya, adat, dan kebiasaan sehari-hari memengaruhi hubungan pasangan dan keluarga besar, serta bagaimana konflik tersebut dikelola. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terkait adat istiadat kedua suku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik muncul akibat perbedaan pandangan mengenai peran gender, hierarki keluarga, cara menunjukkan rasa hormat, dan tata cara pelaksanaan upacara adat, yang diperparah oleh kurangnya toleransi sosial dan penilaian subjektif lingkungan sekitar. Strategi adaptasi yang dilakukan pasangan meliputi diskusi terbuka, saling memahami budaya pasangan, meminta saran anggota keluarga, dan menyesuaikan kebiasaan agar tercipta harmonisasi. Konflik yang dikelola dengan baik justru memperkuat hubungan, menumbuhkan pengertian, dan meningkatkan komitmen pasangan.