UMAR HARIS NAWAWI
2026 · Thesis · Open Access
Perceraian akibat perselingkuhan merupakan fenomena yang sering terjadi dalam praktik peradilan agama dan menimbulkan persoalan hukum yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hukum hakim Pengadilan Agama Bandar Lampung dalam memutus perkara perceraian yang disebabkan oleh perselingkuhan, meliputi dasar hukum, proses pembuktian, serta aspek yuridis, sosiologis, dan kemaslahatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode penelitian lapangan. Data diperoleh melalui wawancara dengan hakim, penggugat, dan tergugat, serta didukung oleh dokumentasi putusan dan studi kepustakaan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif dengan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim dalam memutus perkara perceraian akibat perselingkuhan tidak hanya berpegang pada ketentuan normatif seperti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 jo. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019, Kompilasi Hukum Islam, dan PERMA tentang mediasi, tetapi juga mempertimbangkan fakta persidangan secara menyeluruh. Perselingkuhan tidak selalu menjadi alasan langsung perceraian, melainkan dinilai dari dampaknya terhadap keharmonisan rumah tangga, seperti hilangnya kepercayaan dan terjadinya pertengkaran terus-menerus. Hakim juga mempertimbangkan aspek kemaslahatan, yaitu apabila rumah tangga sudah tidak dapat dipertahankan dan berpotensi menimbulkan kemudaratan, maka perceraian dipandang sebagai jalan terakhir yang paling adil.
DESTINA SAPITRI
2026 · Thesis · Open Access
Masih terdapat kesenjangan antara konsep ideal kepatuhan syariah dengan praktik di lapangan, khususnya terkait variasi pemahaman karyawan terhadap prinsip syariah serta belum optimalnya integritas kinerja yang ditunjukkan melalui ketidakkonsistenan dalam penerapan SOP dan rendahnya inisiatif pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integritas kinerja karyawan serta pengaruh kepatuhan syariah terhadap integritas kinerja karyawan di BMT Artha Buana Kota Metro. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan manajer, karyawan, dan bagian SDM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integritas kinerja karyawan telah terbentuk dan cenderung positif, namun belum optimal dalam aspek konsistensi, profesionalisme, dan internalisasi nilai syariah. Kepatuhan syariah terbukti berpengaruh signifikan terhadap integritas kinerja, baik sebagai aturan formal maupun sebagai sistem nilai yang membentuk perilaku kerja. Namun, efektivitasnya masih dipengaruhi oleh pemahaman karyawan, peran manajemen, sistem pengawasan, dan budaya organisasi.
MUHAMMAD SAPUTRA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses aktualisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam yang meliputi akidah, ibadah, dan akhlak dalam kegiatan Jama’ah Manaqib Jawahirul Ma’ani di Desa Sumbergede Dusun V. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktualisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam berlangsung melalui tahapan pemahaman, penghayatan, pembiasaan, dan internalisasi nilai melalui keteladanan. Nilai akidah, ibadah, dan akhlak tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari jama’ah, seperti meningkatnya kesadaran beribadah, sikap tawakal, keikhlasan, serta kepedulian sosial. Keberhasilan proses ini didukung oleh lingkungan religius, kegiatan manaqib yang rutin, keteladanan tokoh agama, serta kuatnya ukhuwah antar jama’ah. Namun demikian, terdapat beberapa hambatan seperti perbedaan tingkat pemahaman, kurangnya kesadaran individu, serta pengaruh lingkungan sosial dan modernisasi. Dengan demikian, kegiatan manaqib terbukti menjadi media pendidikan Islam nonformal yang efektif dalam membentuk karakter religius jama’ah.
PIKI ANDERI IRAWAN
2026 · Thesis · Open Access
Abstrak Pembelajaran matematika di SMP masih didominasi metode konvensional yang berpusat pada guru, menyebabkan rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran matematika berbasis permainan tradisional Kelereng Lidi Matematika (KALDIMAT) terhadap hasil belajar siswa SMP. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment one-group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas VIII SMP di Kota Metro. Instrumen berupa tes hasil belajar sebanyak 15 soal pilihan ganda. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pretest 48,75 dan posttest 78,44 dengan peningkatan sebesar 29,69 poin. Uji paired sample t-test menghasilkan t_hitung = 12,847 > t_tabel = 2,040, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Uji N-Gain menunjukkan nilai 0,63 dalam kategori sedang. Terdapat pengaruh signifikan pembelajaran matematika berbasis permainan tradisional KALDIMAT terhadap hasil belajar siswa SMP. Permainan tradisional KALDIMAT efektif meningkatkan pemahaman konsep geometri dan operasi bilangan serta menciptakan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan.
ADI BIMANTORO
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya implementasi nilai-nilai moral dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai upaya membentuk akhlak siswa di tengah fenomena penurunan moral remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi implementasi nilai-nilai moral dalam pembelajaran PAI siswa kelas VII SMP Ma’arif 01 Kota Metro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan kepala sekolah, guru PAI, dan siswa, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap perencanaan, guru telah mengintegrasikan nilai-nilai moral dalam perangkat pembelajaran, namun belum sepenuhnya terukur secara sistematis. Pada tahap pelaksanaan, nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, sopan santun, kepedulian, serta toleransi telah diterapkan melalui metode keteladanan dan pembiasaan, meskipun belum konsisten pada semua siswa. Sementara itu, pada tahap evaluasi, penilaian dilakukan melalui observasi perilaku, namun belum menggunakan instrumen autentik yang terstruktur. Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai moral dalam pembelajaran PAI telah berjalan cukup baik, namun masih perlu penguatan agar lebih efektif dalam membentuk akhlak siswa secara berkelanjutan.
DEVI SELOMITHA PUTRI
2026 · Thesis · Open Access
ABSTRAK PENERAPAN POLA ASUH IBU TERHADAP PERKEMBANGAN KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI 4-5 TAHUN DI KOBER NUSA INDAH HADIMULYO TIMUR Oleh : Devi Selomitha Putri Perkembangan kemandirian anak usia dini merupakan aspek penting yang perlu dibentuk sejak usia 4–5 tahun. Pada tahap ini, anak mulai belajar melakukan kegiatan sederhana seperti makan sendiri, merapikan barang, serta mengambil keputusan sederhana. Namun, hasil pengamatan awal di Kober Nusa Indah Hadimulyo Timur menunjukkan bahwa masih terdapat anak yang memiliki kemandirian rendah, seperti masih disuapi dan harus ditunggu orang tua saat di sekolah. Kondisi ini menunjukkan bahwa anak masih bergantung pada orang tua dan belum terbiasa mandiri. Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah pola asuh yang diterapkan oleh orang tua di rumah, karena pola asuh memiliki peran penting dalam membentuk sikap, perilaku, dan kebiasaan anak sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif untuk memahami secara mendalam penerapan pola asuh orang tua terhadap perkembangan kemandirian anak usia 4–5 tahun. Subjek penelitian terdiri dari orang tua, guru, dan anak yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil temuan menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis pola asuh yang diterapkan, yaitu pola asuh demokratis, permisif, dan otoriter. Pola asuh demokratis lebih banyak ditemukan dan menunjukkan dampak yang lebih positif terhadap perkembangan kemandirian anak, karena orang tua memberikan kebebasan dengan tetap disertai bimbingan dan aturan yang jelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemandirian anak berbeda-beda, yang terlihat dari aspek fisik, emosional, sosial, dan kognitif. Anak yang dibiasakan mandiri di rumah cenderung lebih mampu melakukan aktivitas sendiri, percaya diri, serta berani mengambil keputusan sederhana. Sebaliknya, anak yang terlalu sering dibantu atau dibatasi cenderung lebih bergantung pada orang lain. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pola asuh orang tua memiliki pengaruh penting terhadap perkembangan kemandirian anak usia dini. Penerapan pola asuh yang tepat, terutama yang memberikan keseimbangan antara kebebasan dan bimbingan, dapat membantu anak berkembang menjadi lebih mandiri.
WENI MARATUS SHOLIHAH
2026 · Thesis · Open Access
Tradisi keagamaan berperan sebagai sarana penting dalam penanaman nilai-nilai islam di dalam komunitas, tetapi mengalami transformasi sejalan dengan kemajuan modern dan teknologi.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai islam dalam tradisi keagamaan masyarakat desa Bumiharjo, mendeskripsikan makna dan fungsi tradisi keagamaan sebagai media internalisasi nilai-nilai islam dalam kehidupan masyarakat, menganalisis perubahan praktik keagamaan masyarakat desa Bumiharjo dari segi bentuk, intensitas,dan partisipasi,serta mengkaji perbedaan respons antara generasi tua dan generasi muda dalam menjalankan tradisi keagamaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik etnografi untuk memahami makna praktik keagamaan dari sudut pandang data diperoleh melalui pengamatan partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi.Temuan penelitian menunjukan bahwa tradisi keagamaan seperti, pengajian, yasinan, dan tahlilan tetap berperan penting sebagai sarana utama dalam menginternalisasikan nilai-nilai islam melalui proses hubilitasi, interaksi sosial, dan pengalaman bersama.Namun praktik keagamaan menunjukan adanya praktik keagamaan, menunjukan adanya perubahan, dicirikan oleh variasi bentuk, tingkat keterlibatan, dan pemaknaan, terutama di kalangan generasi muda yang cenderung bersikap fleksibel dan individualistik. Studi ini memberikan konstribusi dalam kajian sosial keagamaan dengan mengungkapkan bahwa tradisi keagamaan adalah medium yang dinamis untuk menjaga kelangsungan nilai-nilai islam ditengah perubahan sosial
SITI ALAWIYAH
2026 · Thesis · Open Access
ABSTRAK MODEL PEMBELAJARAN INKLUSIF ANAK USIA DINI BERBASIS PARENTING PADA KELUARGA MASYARAKAT DI KOTA METRO Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fondasi penting dalam membentuk perkembangan kognitif, sosial, emosional, dan karakter anak, termasuk bagi anak berkebutuhan khusus seperti ADHD, disleksia, dan speech delay. Namun, implementasi pembelajaran inklusif di lingkungan keluarga masih menghadapi berbagai kendala, terutama rendahnya pemahaman orang tua, keterbatasan model pembelajaran adaptif, serta minimnya dukungan fasilitas. Padahal, keluarga memiliki peran utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif melalui pendekatan parenting. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model pembelajaran inklusif anak usia dini berbasis parenting pada keluarga masyarakat di Kota Metro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif. Subjek penelitian adalah orang tua yang memiliki anak usia dini berkebutuhan khusus di Kota Metro. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menjaga keabsahan data digunakan teknik triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran inklusif berbasis parenting berlangsung melalui lima tahapan utama, yaitu identifikasi dan asesmen kebutuhan anak, penyesuaian materi dan aktivitas pembelajaran, kegiatan bermain edukatif, keterlibatan aktif orang tua, serta evaluasi berkelanjutan. Pembelajaran dilakukan secara fleksibel, alami, dan berbasis pengalaman sehari-hari dalam keluarga. Orang tua berperan sebagai pendidik utama yang menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan anak serta memberikan pendampingan secara intensif. Kesimpulannya, model ini efektif dalam mendukung perkembangan anak berkebutuhan khusus, meskipun masih diperlukan penguatan dalam sistematisasi dan dukungan profesional agar hasilnya lebih optimal
DENI NURROHMAN
2026 · Thesis · Open Access
Critical Thinking, Collaboration, dan Communication) serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE yang dilanjutkan dengan uji coba quasi experimental desain nonequivalent control group. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 2 Kesumajaya semester genap tahun ajaran 2025/2026. Instrumen yang digunakan meliputi tes kemampuan berpikir kritis dan kreatif, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, serta angket respons siswa. Analisis data menggunakan uji N-Gain dan uji t independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika berbasis 4C yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Nilai N-Gain kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen sebesar 0,72 (kategori tinggi) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,31 (kategori sedang). Nilai N-Gain kemampuan berpikir kreatif kelas eksperimen sebesar 0,68 (kategori sedang) sedangkan kelas kontrol 0,25 (kategori rendah). Hasil uji t menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol (p 0,05). Respons siswa terhadap pembelajaran sangat positif dengan rata-rata skor 86,5%. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian game-based learning, media manipulatif, dan permainan tradisional dalam kerangka 4C secara sistematis dan terpadu. Kata kunci: pemb
MIFTAHUL JANNAH
2026 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan nilai kejujuran pada siswa serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif yang dilaksanakan di SD IT Bumi Sholawat Wates. Subjek penelitian meliputi guru PAI, kepala sekolah, dan siswa kelas V yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru PAI dalam menanamkan nilai kejujuran dilakukan melalui strategi terintegrasi berupa keteladanan, pembiasaan, pemberian nasihat, pengawasan, dan penerapan sanksi. Keteladanan menjadi strategi paling dominan karena memberikan contoh nyata yang mudah ditiru siswa, sedangkan pembiasaan memperkuat internalisasi nilai melalui praktik sehari-hari. Keberhasilan penanaman nilai kejujuran didukung oleh lingkungan sekolah yang religius dan dukungan institusi, namun masih dihadapkan pada hambatan berupa pengaruh lingkungan luar dan rendahnya kesadaran personal siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran guru sebagai teladan serta perlunya sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk karakter kejujuran siswa secara berkelanjutan.
AGUSTINA FATMAWATI
2026 · Thesis · Open Access
Tujuan penelitian ini unuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Canva maupun mengetahui tingkat kelayakan serta pengaruhnya terhadap minat belajar siswa kelas II SD. Studi ini menerapkan metode R&D melalui model pengembangan ADDIE yang mencakup berbagai tahap di antaranya analysis, design, development, implementation, serta evaluation. Subjek penelitian terdiri dari 18 siswa kelas II sekolah dasar serta melibatkan ahli materi serta media yang dijadikan validator produk. Data didapatkan dari wawancara, observasi, angket, serta dokumentasi. Temuan ini memperlihatkan bahwasanya media pembelajaran interaktif berbasis Canva yang dikembangkan memperoleh hasil validasi dari ahli media sebesar 68% dengan kategori layak dan hasil validasi dari ahli materi sebesar 81% dengan kategori sangat layak. Selain itu, hasil pengukuran minat belajar siswa melalui angket menunjukkan persentase sebesar 82% dengan kategori sangat baik, yang menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki minat belajar yang tinggi setelah menggunakan media pembelajaran Canva interaktif. Hasil ini memperlihatkan bahwasanya Canva mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif serta menarik sehingga bisa menaikkan tingkat minat belajar siswa SD. Oleh karenanya, media pembelajaran interaktif berbasis Canva bisa digunakan menjadi alternatif pembelajaran dalam menaikkan tingkat kualitas proses pembelajaran di SD
MATSNA LU'LUIL MAULA
2026 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis upaya guru dalam mengembangkan keterampilan kognitif anak penyandang tunagrahita ringan menggunakan Alat Permainan Edukatif (APE) flash card di RA Al Munawaroh usia 4–5 tahun. Keterampilan kognitif menjadi fokus utama karena anak tunagrahita ringan sering mengalami hambatan dalam mengingat, memahami simbol, serta memproses informasi yang bersifat abstrak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas dan dua anak didik yang terindikasi tunagrahita ringan yang berinisial (A dan R) di RA Al Munawaroh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan orang tua, serta dokumentasi seperti RPPH dan catatan perkembangan anak dengan skala ceklis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru dilakukan melalui tiga tahap utama: Perencanaan, dengan melakukan modifikasi kurikulum berupa penyederhanaan indikator keberhasilan dan pemilihan media flash card yang memiliki visual kontras serta ukuran yang proporsional Pelaksanaan, menggunakan strategi scaffolding (bantuan bertahap) dan repetition (pengulangan) untuk membantu anak mengenali huruf vokal dan warna dasar dan Evaluasi, tahap evaluasi di lakukan dengan menggunakan instrument ceklis yang di sesuaikan dengan tingkat perkembangan kognitif anak tuna grahita ringan melalui hasil pengenalan simbol,warna,dan huruf pada media flash card untuk melihat progress perkembangan yang dicapai. Penggunaan flash card terbukti efektif sebagai media konkret yang menjembatani kesulitan anak tunagrahita ringan dalam memahami konsep simbolik, sehingga mampu meningkatkan fokus dan daya ingat mereka dalam proses pembelajaran.
NOVITA INDRIANI
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dalam menerapkan metode An-Nahdliyah pada pembelajaran Al-Qur’an di TPQ An-Nur Desa Sumber Agung Kecamatan Muara Sungkai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi kepala TPQ, ustadz/ustadzah, dan santri. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran penting sebagai pendidik, demonstrator, dan pengelola kelas dalam pembelajaran Al-Qur’an menggunakan metode An-Nahdliyah. Penerapan metode ini dilakukan secara klasikal dengan menggunakan sistem ketukan serta tahapan pembelajaran yang terstruktur melalui program jilid dan sorogan. Metode An-Nahdliyah terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an santri, baik dari segi kelancaran, ketepatan tajwid, maupun keterlibatan aktif dalam pembelajaran. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan kompetensi guru, jumlah tenaga pengajar, waktu pembelajaran, serta kedisiplinan santri, guru mampu melakukan berbagai upaya untuk mengatasinya. Dengan demikian, keberhasilan pembelajaran Al-Qur’an melalui metode An-Nahdliyah sangat dipengaruhi oleh optimalisasi peran guru dalam proses pembelajaran.
APRIYAN SIL RUSWANDI
2026 · Thesis · Open Access
Rendahnya pemahaman masyarakat terhadap produk ta’awun menjadi permasalahan utama dalam pemasaran produk berbasis syariah di Bank Aman Syariah. Hal ini berdampak pada kurang optimalnya minat dan partisipasi nasabah terhadap produk yang memiliki nilai sosial tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi marketing produk ta’awun serta menilai kesesuaiannya dengan teori marketing mix. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui wawancara dengan manajer, staf marketing, dan account officer (AO), serta didukung oleh observasi dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan konsep marketing mix yang meliputi product, price, place, dan promotion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran telah dilaksanakan melalui pendekatan edukatif, persuasif, dan relasional dengan memanfaatkan personal selling, sistem kelompok, serta dukungan media komunikasi. Selain itu, strategi yang diterapkan telah sesuai dengan konsep marketing mix secara terpadu. Dengan demikian, strategi pemasaran yang dilakukan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman, kepercayaan, dan minat nasabah. Penelitian ini merekomendasikan agar strategi pemasaran terus dikembangkan melalui penguatan edukasi dan optimalisasi media digital untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas.
RIZKI ALENSA
2026 · Thesis · Open Access
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan media daur ulang sebagai alat peraga terhadap pemahaman siswa pada konsep bangun ruang serta mendeskripsikan proses penerapannya dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi-experimental design nonequivalent control group. Subjek penelitian adalah siswa kelas V MTs Nasyrul Ulum, Trimurjo, Lampung Tengah tahun ajaran 2025/2026 yang berjumlah 58 siswa, terbagi dalam kelas eksperimen (29 siswa) yang menggunakan media daur ulang dan kelas kontrol (29 siswa) dengan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan meliputi tes pemahaman konsep bangun ruang, lembar observasi aktivitas siswa, dan angket motivasi belajar. Analisis data menggunakan uji N-Gain dan uji t independen. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pemahaman konsep kelas eksperimen meningkat dari 58,4 (pretest) menjadi 85,7 (posttest) dengan N-Gain 0,66 (kategori sedang), sedangkan kelas kontrol meningkat dari 57,9 menjadi 68,3 dengan N-Gain 0,25 (kategori rendah). Hasil uji t menunjukkan nilai thitung = 6,842 > ttabel = 2,003 dengan signifikansi (p-value) = 0,000 0,05, sehingga H₀ ditolak. Observasi menunjukkan keterlibatan aktif siswa mencapai 82,5% dan motivasi belajar siswa berada pada kategori tinggi dengan rata-rata skor 84,3%. Kebaruan: Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi nilai edukasi lingkungan melalui pemanfaatan bahan bekas (kardus, botol plastik, kertas karton) sebagai media pembelajaran bangun ruang yang kreatif, ekonomis, dan ramah lingkungan. Kata kunci: media daur ulang, alat peraga, bangun ruang, pemahaman konsep, sekolah dasar ABSTRACT Purpose: This research aims to determine the effect of using recycled media as teaching aids on students' understanding of geometric concepts and to describe the process of its application in mathematics learning in elementary schools. Method: This research is a quantitative study with a quasi-experimental nonequivalent control group design. The research subjects were fifth-grade students of MTs Nasyrul Ulum, Trimurjo, Central Lampung in the 2025/2026 academic year, totaling 58 students, divided into an experimental class (29 students) using recycled media and a control class (29 students) with conventional learning. The instruments used included a test of understanding geometric concepts, an observation sheet of student activities, and a learning motivation questionnaire. Data analysis used the N-Gain test and independent t-test. Results: The results showed that the average conceptual understanding score of the experimental class increased from 58.4 (pretest) to 85.7 (posttest) with an N-Gain of 0.66 (medium category), while the control class increased from 57.9 to 68.3 with an N-Gain of 0.25 (low category). The t-test results showed tcount = 6.842 > ttable = 2.003 with significance (p-value) = 0.000 0.05, so H₀ was rejected. Observation showed active student engagement reached 82.5% and student learning motivation was in the high category with an average score of 84.3%. Novelty: The novelty of this research lies in the integration of environmental education values through the use of used materials (cardboard, plastic bottles, paperboard) as creative, economical, and environmentally friendly learning media for geometric concepts.
Mufid Arsyad Al'-As' Ari
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik akad nikah bagi mempelai laki-laki tunawicara serta menelaahnya dalam perspektif hukum Islam di KUA Kecamatan Air Hitam. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada adanya keterbatasan komunikasi verbal pada penyandang tunawicara yang berdampak pada pelaksanaan ijab qabul sebagai rukun utama dalam pernikahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan informan utama yaitu Kepala KUA, penyuluh agama, dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik akad nikah bagi mempelai tunawicara dilakukan melalui dua mekanisme, yaitu penggunaan bahasa isyarat dan tawkil qabul (perwakilan). Tawkil qabul menjadi praktik yang dominan, di mana qabul diwakilkan kepada pihak keluarga atau tokoh agama berdasarkan persetujuan mempelai tunawicara yang dinyatakan melalui tulisan atau isyarat. Dalam pelaksanaannya, penghulu dan saksi berperan penting dalam memastikan kejelasan kehendak mempelai serta keabsahan akad nikah. Dari perspektif hukum Islam, praktik ini dinilai sah karena didasarkan pada prinsip maslahah mursalah yang mengedepankan kemudahan (taysir) dan menghindari kesulitan (masyaqqah), serta didukung oleh Kompilasi Hukum Islam Pasal 29 ayat (2) yang memperbolehkan perwakilan qabul dalam kondisi tertentu. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan adanya praktik yang belum sepenuhnya memenuhi ketentuan administratif, seperti tidak adanya surat kuasa tertulis dalam beberapa kasus. Oleh karena itu, diperlukan penguatan aspek prosedural agar pelaksanaan akad nikah bagi penyandang tunawicara tidak hanya sah secara syar’i, tetapi juga memiliki kepastian hukum secara administratif.
DIMAS ARDIYANSYAH
2026 · Thesis · Open Access
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatasi kasus bullying di kelas IX SMP Islam Al Yazier Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya fenomena bullying di lingkungan sekolah yang berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan akademik peserta didik. Guru PAI memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai akhlak mulia, seperti empati, toleransi, dan saling menghargai, sehingga diharapkan mampu meminimalisasi perilaku bullying di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian guru PAI, siswa, dan pihak sekolah. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru PAI dalam mengatasi bullying meliputi beberapa aspek, yaitu sebagai pendidik, pembimbing, motivator, dan teladan. Dalam perannya sebagai pendidik, guru PAI mengintegrasikan nilai-nilai anti-bullying dalam proses pembelajaran. Sebagai pembimbing, guru memberikan bimbingan secara personal kepada siswa yang terlibat dalam bullying, baik sebagai pelaku maupun korban. Sebagai motivator, guru memberikan dorongan moral dan spiritual untuk membentuk perilaku positif siswa. Selain itu, guru PAI juga berperan sebagai teladan dengan menunjukkan sikap yang mencerminkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Upaya yang dilakukan antara lain melalui pendekatan persuasif, pemberian nasihat keagamaan, serta kerja sama dengan wali kelas dan orang tua siswa.
AHMAD KHOIRUL ROJIKIN
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya tingkat inklusi keuangan syariah pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya dalam hal akses, ketersediaan, dan penggunaan layanan keuangan syariah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis optimalisasi peran Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) dalam mendorong inklusi keuangan syariah bagi UMKM di Bank Aman Syariah serta mengkaji pemanfaatan teknologi dalam mendukung peran tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pimpinan, customer service, dan nasabah UMKM, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran BPRS telah berjalan namun belum optimal, terlihat dari masih terbatasnya aksesibilitas akibat rendahnya literasi keuangan, belum maksimalnya availabilitas layanan terutama berbasis digital, serta rendahnya tingkat usage layanan oleh nasabah UMKM. Pemanfaatan teknologi memiliki potensi besar dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah, namun terkendala oleh rendahnya literasi digital dan keterbatasan infrastruktur. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi, inovasi layanan digital, serta strategi edukasi yang berkelanjutan agar inklusi keuangan syariah dapat tercapai secara optimal.
TYAS ADITAMA
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini mengkaji dinamika perubahan sosial di masyarakat pedesaan dan implikasinya terhadap Pendidikan Agama Islam (PAI). Perubahan sosial yang didorong oleh modernisasi, perkembangan teknologi informasi, dan meningkatnya mobilitas sosial telah mengubah pola kehidupan beragama masyarakat desa secara signifikan. Lembaga-lembaga pendidikan Islam tradisional seperti masjid, surau, Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA), dan madrasah diniah kini menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan relevansinya di tengah arus digitalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi tokoh agama, guru PAI, tokoh masyarakat, orang tua, dan generasi muda. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perubahan sosial telah melemahkan otoritas keagamaan tradisional, menggeser pola pewarisan nilai-nilai Islam, dan mengurangi partisipasi generasi muda dalam kegiatan keagamaan. Meskipun demikian, teknologi digital juga membuka peluang baru bagi inovasi pendidikan agama apabila dimanfaatkan secara positif. Penelitian ini merekomendasikan strategi adaptasi pendidikan agama Islam yang integratif, memadukan pendekatan tradisional dengan pemanfaatan teknologi digital secara bijaksana, serta memperkuat peran keluarga dan lembaga keagamaan dalam membentuk generasi yang berakhlak dan berpengetahuan.
NUR HIDAYATI
2026 · Thesis · Open Access
Penelitian ini secara komprehensif menganalisis fenomena wanprestasi dalam konteks perjanjian sewa-menyewa rumah toko (ruko) di Desa Ganjar Asri, Metro Barat, dengan landasan utama pada ketetapan Pasal 1243 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Dalam praktik di lapangan, dinamika sewa-menyewa ruko di wilayah ini seringkali dihadapkan pada berbagai bentuk pelanggaran kontrak yang merugikan salah satu atau kedua belah pihak. Masalah-masalah seperti keterlambatan pembayaran biaya sewa, pengabaian kewajiban pembayaran tagihan listrik, hingga tindakan penyewa yang meninggalkan ruko tanpa pemberitahuan, menjadi fokus utama pada penelitian ini. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengidentifikasi secara mendalam konsekuensi hukum yang timbul akibat wanprestasi pada perjanjian sewa-menyewa ruko, serta mengevaluasi kesesuaian praktik yang terjadi di Desa Ganjar Asri dengan kerangka hukum yang tertuang dalam Pasal 1243 KUHPerdata. Dengan menerapkan metode penelitian kualitatif serta pendekatan studi lapangan, penelitian ini berupaya untuk memperoleh pemahaman yang mendalam dan kontekstual mengenai permasalahan wanprestasi ini. Data dikumpulkan dengan observasi langsung, wawancara mendalam dengan pemilik ruko, serta dokumentasi data-data terkait perjanjian sewa-menyewa. Hasil temuan menunjukkan bahwasanya bentuk wanprestasi utama merujuk pada keterlambatan/gagal bayar sewa serta penunggakan tagihan listrik. Penyelesaian yang ditempuh oleh pemilik ruko cenderung non-litigasi melalui negosiasi dan pemberian somasi lisan/tertulis. Penerapan Pasal 1243 KUH Perdata tidak sepenuhnya formal, tuntutan ganti rugi (biaya dan kerugian) didasarkan pada kesepakatan damai (arbitrase) dan bukan melalui mekanisme pengadilan resmi. Dengan demikian, meskipun konsep wanprestasi diakui, proses tuntutan ganti rugi belum sepenuhnya mengimplementasikan prosedur ingebrekestelling (pernyataan lalai) formal sebagaimana diatur Pasal 1243 KUH Perdata, melainkan berbasis pada penyelesaian kekeluargaan.