2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pondok pesantren sebagai institusi pendidikan Islam tertua di Indonesia menghadapi tantangan kompleks dalam membangun kepemimpinan pengurus yang efektif, termasuk di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Dayamurni. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi peran mirroring behavior dalam meningkatkan efektivitas kepemimpinan pengurus pesantren serta menganalisis hubungan mirroring interpersonal dengan performa kepengurusan, termasuk dampaknya terhadap kedisiplinan dan pembentukan karakter santri. Masalah penelitian berfokus pada ketidakpastian hubungan antara mirroring behavior dua arah dengan efektivitas kepemimpinan, serta risiko inkonsistensi yang mengancam keberlanjutan sistem kepengurusan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan model field research dan bersifat deskriptif-analitik, penelitian lapangan ini dilaksanakan di lingkungan Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Dayamurni dengan subjek penelitian para pengurus dan santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mirroring behavior terwujud dalam tiga bentuk utama: mirroring verbal (peniruan gaya bahasa dan intonasi kyai/nyai), mirroring non-verbal (peniruan bahasa tubuh, cara berpakaian, dan gestur), serta sinkronisasi emosional (penyelarasan kondisi emosional dengan figur panutan). Temuan ini mengonfirmasi bahwa pengurus berperan sebagai “cermin” figur otoritas yang menciptakan efek domino kepemimpinan bertingkat, meningkatkan kepatuhan santri berbasis rasa hormat dan keteladanan.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pondok pesantren sebagai institusi pendidikan Islam tertua di Indonesia menghadapi tantangan kompleks dalam membangun kepemimpinan pengurus yang efektif, termasuk di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Dayamurni. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi peran mirroring behavior dalam meningkatkan efektivitas kepemimpinan pengurus pesantren serta menganalisis hubungan mirroring interpersonal dengan performa kepengurusan, termasuk dampaknya terhadap kedisiplinan dan pembentukan karakter santri. Masalah penelitian berfokus pada ketidakpastian hubungan antara mirroring behavior dua arah dengan efektivitas kepemimpinan, serta risiko inkonsistensi yang mengancam keberlanjutan sistem kepengurusan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan model field research dan bersifat deskriptif-analitik, penelitian lapangan ini dilaksanakan di lingkungan Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Dayamurni dengan subjek penelitian para pengurus dan santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mirroring behavior terwujud dalam tiga bentuk utama: mirroring verbal (peniruan gaya bahasa dan intonasi kyai/nyai), mirroring non-verbal (peniruan bahasa tubuh, cara berpakaian, dan gestur), serta sinkronisasi emosional (penyelarasan kondisi emosional dengan figur panutan). Temuan ini mengonfirmasi bahwa pengurus berperan sebagai “cermin” figur otoritas yang menciptakan efek domino kepemimpinan bertingkat, meningkatkan kepatuhan santri berbasis rasa hormat dan keteladanan.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Google Apps for Education (GAFE) is a technology is provided and designed for college by promoting the use of information technology and collaboration. One of Google Apps for Education products is Google Classroom being a learning media between for Lecturers and Students to build interactive communication. Interactive communication leads to good feedback in the form of educational transformation from learning source to learner. This is what improves the engagement for the students themselves. By the concept of digital classroom, students no longer just sit passively in the classroom, they are interested in themselves to explore the things offered by technology. Building interactive communication among students need a good strategy. Strategy not only serves as a concept map that shows only direction, but is able to demonstrate operational tactics to achieve the established goals. A teacher or lecturer who does not have a good teaching strategy will not be able to create good communication with students. Building interactive communication among students need a good strategy. Strategy not only serves as a concept map that shows only direction, but is able to demonstrate operational tactics to achieve the established goals. A teacher or lecturer who does not have a good teaching strategy will not be able to create good communication with students.