Peran Mujahadah Maghrib Dalam Penguatan Spiritual Santri di Pondok Pesantren Roudlotul Qur'an
kesadaran spiritual, menjadi tantangan serius bagi generasi muda, termasuk di kalangan santri. Meskipun pesantren telah berupaya membentuk karakter dan akhlak santri, ancaman dekadensi moral, seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, dan tindak kekerasan, masih menghantui akibat lemahnya fondasi spiritual. Kondisi ini juga dirasakan di Pondok Pesantren Rodlatul Qur'an Metro, di mana masih ditemukan sebagian santri yang memiliki akhlak kurang baik dan belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai Islam yang telah diajarkan, sehingga diperlukan upaya lebih intensif untuk memperkuat spiritualitas sebagai pijakan utama dalam membangun moralitas. Metode penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif lapangan, yang dikenal juga sebagai field research. Penelitian ini menitikberatkan pada analisis proses, pola berpikir, dan pendekatan logis ilmiah, dengan hasil yang difokuskan pada lokasi penelitian. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui survei langsung di tempat penelitian yang bertujuan untuk menganalisis kegiatan rutin Mujahadah di Pondok Pesantren Rodlatul Qur’an Metro sebagai upaya penguatan spiritualitas santri. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data yang relevan dan mendalam terkait pelaksanaan Mujahadah. Teknik triangulasi digunakan untuk memastikan validitas data melalui pengujian dari berbagai perspektif. Hasil dari penelitian ini menunjukan Mujahadah menjadi elemen penting dalam penguatan spiritualitas santri di Pondok Pesantren Rodlatul Qur'an Metro. Melalui rutinitas yang melibatkan salat Magrib berjamaah, Tilawatil Qur'an, pembacaan sholawat, dan doa, santri dilatih untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan konsistensi dan keikhlasan. Aktivitas-aktivitas tersebut tidak hanya menjadi kewajiban keagamaan, tetapi juga sarana untuk membangun kesadaran spiritual yang mendalam. Dampaknya terlihat pada perubahan positif dalam diri santri, seperti meningkatnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan ketenangan hati yang dirasakan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.