Kajian Penerapan Antropologi Religius dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Untuk Menguatkan Moderasi Beragama Siswa Kelas XI Di SMK Negeri 3 Metro
Penelitian ini berangkat dari belum optimalnya perkembangan akhlak dan sikap toleransi siswa, sebagaimana ditunjukkan oleh hasil observasi awal di SMKN 3 Metro yang menemukan kecenderungan sikap keagamaan eksklusif, keterbukaan yang terbatas terhadap perbedaan, serta pemahaman ajaran agama yangmasih normatif. Kondisi ini menunjukkan bahwa pembelajaran PendidikanAgama Islam (PAI) belum sepenuhnya mengintegrasikan konteks sosial budaya siswa.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pendekatan antropologi religius dalam pembelajaranPAI serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru, siswa, dan pihak sekolah, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan dioperasionalkan sebagai integrasi budaya lokal, pengalaman keagamaan siswa, serta refleksi interpretatif dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini berkontribusi dalam mengontekstualisasikan pembelajaran PAI dan mengindikasikan adanya peningkatan sikap terbuka, inklusif, dan seimbang pada siswa.Penelitian ini memberikan kontribusi pada penerapan pendekatan antropologi religius dalam konteks SMK sebagai strategi kontekstualuntuk memperkuat moderasi beragama. .