Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

CHAFIDZOTUR ROFI'AH ALFADDI

2 karya publik ditemukan.

2026: 2

Resistensi dan Adaptasi Pendidikan Islam Tradisional Terhadap Modernisasi Di Pondok Pesantren Al Manshuriyah

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional memiliki peran strategis dalam menjaga transmisi nilai-nilai keislaman sekaligus menghadapi tantangan modernisasi pendidikan. Proses modernisasi yang ditandai dengan perkembangan teknologi, perubahan kurikulum, serta tuntutan kompetensi global menuntut pesantren untuk melakukan penyesuaian tanpa kehilangan identitas tradisionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk resistensi dan adaptasi pendidikan Islam tradisional terhadap modernisasi di Pondok Pesantren Al Manshuriyah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengasuh pesantren, ustaz, dan santri, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resistensi ditunjukkan melalui upaya mempertahankan sistem pengajaran kitab kuning, pola relasi kiai-santri, serta pelestarian tradisi keagamaan pesantren. Sementara itu, adaptasi diwujudkan melalui pengintegrasian kurikulum formal, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, serta pengembangan keterampilan santri sesuai kebutuhan zaman. Temuan ini menegaskan bahwa pesantren tidak sepenuhnya menolak modernisasi, melainkan melakukan seleksi dan rekontekstualisasi agar selaras dengan nilai-nilai Islam dan karakter pesantren. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam kajian pendidikan Islam serta menjadi rujukan praktis bagi pengelola pesantren dalam mengelola perubahan secara bijak dan berkelanjutan.

Resistensi dan Adaptasi Pendidikan Islam Tradisional Terhadap Modernisasi Di Pondok Pesantren Al Manshuriyah

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional memiliki peran strategis dalam menjaga transmisi nilai-nilai keislaman sekaligus menghadapi tantangan modernisasi pendidikan. Proses modernisasi yang ditandai dengan perkembangan teknologi, perubahan kurikulum, serta tuntutan kompetensi global menuntut pesantren untuk melakukan penyesuaian tanpa kehilangan identitas tradisionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk resistensi dan adaptasi pendidikan Islam tradisional terhadap modernisasi di Pondok Pesantren Al Manshuriyah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengasuh pesantren, ustaz, dan santri, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resistensi ditunjukkan melalui upaya mempertahankan sistem pengajaran kitab kuning, pola relasi kiai-santri, serta pelestarian tradisi keagamaan pesantren. Sementara itu, adaptasi diwujudkan melalui pengintegrasian kurikulum formal, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, serta pengembangan keterampilan santri sesuai kebutuhan zaman. Temuan ini menegaskan bahwa pesantren tidak sepenuhnya menolak modernisasi, melainkan melakukan seleksi dan rekontekstualisasi agar selaras dengan nilai-nilai Islam dan karakter pesantren. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam kajian pendidikan Islam serta menjadi rujukan praktis bagi pengelola pesantren dalam mengelola perubahan secara bijak dan berkelanjutan.