Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

APRIZAL

2 karya publik ditemukan.

2025: 2

Peran Guru Akidah Akhlak Dalam Mengembangkan Karakter Siswa yang Religius

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Dalam konteks pendidikan, kepemimpinan dicirikan oleh komitmen dan pekerjaan seorang guru atau pendidik, yang mencakup berbagai aspek seperti pengajaran, pendampingan, dan pengembangan karakter siswa. Berikut ini adalah beberapa faktor yang menjadi pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa kelas VIII MTs Ma'arif 31 Tri Bhakti Sido Makmur Lampung Timur: Guru yang baru pertama kali mengajar harus memperbaiki karakter dirinya sendiri, karena setiap guru akan menjadi panutan dan memberikan pengaruh kepada anak didiknya melalui karakternya. Proses pembentukan karakter tersebut dilaksanakan dalam pembelajaran, baik di dalam maupun di luar kelas dengan menggunakan beberapa metode pendidikan untuk membentuk karakter, seperti: Metode Keteladanan (al-Uswah al-Hasanah), Metode Pembiasaan (Ta'widiyyah), Metode Mau'izhah dan Nasehat. (Hadiah) dan ‘Iqab (Hukuman), agar peserta didik memahami dan mengamalkan program-program yang berkaitan dengan pembentukan karakter yang bermoral, dan hal ini dapat dimulai dari guru sendiri. Keywords:Pendidikan, Metode pendidikan

Peran Guru Akidah Akhlak Dalam Mengembangkan Karakter Siswa yang Religius

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam konteks pendidikan, kepemimpinan dicirikan oleh komitmen dan pekerjaan seorang guru atau pendidik, yang mencakup berbagai aspek seperti pengajaran, pendampingan, dan pengembangan karakter siswa. Berikut ini adalah beberapa faktor yang menjadi pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa kelas VIII MTs Ma'arif 31 Tri Bhakti Sido Makmur Lampung Timur: Guru yang baru pertama kali mengajar harus memperbaiki karakter dirinya sendiri, karena setiap guru akan menjadi panutan dan memberikan pengaruh kepada anak didiknya melalui karakternya. Proses pembentukan karakter tersebut dilaksanakan dalam pembelajaran, baik di dalam maupun di luar kelas dengan menggunakan beberapa metode pendidikan untuk membentuk karakter, seperti: Metode Keteladanan (al-Uswah al-Hasanah), Metode Pembiasaan (Ta'widiyyah), Metode Mau'izhah dan Nasehat. (Hadiah) dan ‘Iqab (Hukuman), agar peserta didik memahami dan mengamalkan program-program yang berkaitan dengan pembentukan karakter yang bermoral, dan hal ini dapat dimulai dari guru sendiri. Keywords:Pendidikan, Metode pendidikan